<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indosdm.com &#187; komunikasi</title>
	<atom:link href="http://indosdm.com/tag/komunikasi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indosdm.com</link>
	<description>Portal HR &#124; HR Direktori &#124; Artikel MSDM &#124; Diskusi HRD</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 06:40:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Perilaku Agresif, Submisif, dan Asertif  dalam Komunikasi</title>
		<link>http://indosdm.com/perilaku-agresif-submisif-dan-asertif-dalam-komunikasi</link>
		<comments>http://indosdm.com/perilaku-agresif-submisif-dan-asertif-dalam-komunikasi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 03:33:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Character Building]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[keterampilan komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi Antarpribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Perilaku Agresif]]></category>
		<category><![CDATA[Perilaku Asertif]]></category>
		<category><![CDATA[Perilaku Submisif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=1906</guid>
		<description><![CDATA[Dalam berkomunikasi ada beberapa pengelompokan perilaku yang biasa ditunjukkan oleh seseorang. Diantaranya pengelompokan berdasarkan bagaimana seseorang bisa mengungkapkan kebutuhan dirinya sendiri dalam hubungannya dengan kebutuhan orang lain. Bagaimana mengidentifikasinya?
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/komunikasi-dalam-coaching' rel='bookmark' title='Komunikasi dalam Coaching'>Komunikasi dalam Coaching</a> <small>Komunikasi dalam Coaching Kualitas hidup seseorang berkaitan erat dengan bagaimana...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-persepsi-dan-keragaman-dalam-kerjasama' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Persepsi dan Keragaman dalam kerjasama'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Persepsi dan Keragaman dalam kerjasama</a> <small>Dalam hidup sehari-hari sadar ataupun tidak, kita selalu melakukan pemaknaan...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/teamwork-tugas-dan-proses' rel='bookmark' title='TEAMWORK: TUGAS DAN PROSES'>TEAMWORK: TUGAS DAN PROSES</a> <small>Kapanpun orang-orang bekerjasa bersama, mereka menggunakan dua jenis keterampilan. Pertama,...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1907" style="margin: 10px; float: left;" title="submisif" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2009/03/submisif.jpg" alt="submisif" width="200" height="198" /></p>
<p style="text-align: justify;">.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam berkomunikasi ada beberapa pengelompokan perilaku yang biasa ditunjukkan oleh seseorang. Diantaranya pengelompokan berdasarkan bagaimana seseorang bisa mengungkapkan kebutuhan dirinya sendiri dalam hubungannya dengan kebutuhan orang lain. Bagaimana mengidentifikasinya?</p>
<p>.</p>
<p>.</p>
<p><strong>Perilaku  agresif</strong></p>
<p>Ciri:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Jujur, terbuka namun cara mengungkapkan perasaan tidak tepat,</li>
<li> cenderung memaksakan kehendak,</li>
<li> diliputi rasa marah, menyalahkan,</li>
<li> ingin menjatuhkan orang lain,</li>
<li> menimbulkan ketegangan, rasa sakit, cemas, salah.</li>
</ul>
<p>Agresif perilaku yang:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Mengutamakan kebutuhan, perasaan diri sendiri</li>
<li> Mengabaikan hak dan perasaan orang lain</li>
<li> Menggunakan segala cara, verbal dan non verbal, misal. sinisme, kekerasan</li>
</ul>
<p>Isi pikiran yang:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Hanya perduli dengan tercapainya tujuan diri</li>
<li> Disertai tanda verbal seperti: suara keras, nada kasar, mata melotot, jari tegang</li>
</ul>
<p>Contoh seseorang dengan perilaku agresif dalam mengeluarkan pendapat:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Kerjakan saja sendiri!</li>
<li> Bodoh!</li>
<li> Pasti kamu tidak percaya!</li>
</ul>
<p><strong>Perilaku  submisif</strong></p>
<p>Ciri:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Menghindari konflik,</li>
<li> mengalahkan kebutuhan diri,</li>
<li> terhambat dl mengungkapkan diri,</li>
<li> dikuasai rasa takut, bersalah, tertekan,</li>
<li> cenderung bereaksi dibelakang</li>
</ul>
<p>Submisif perilaku yang:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Menyerah pada permintaan orang lain</li>
<li> Menomor duakan kebutuhan , perasaan diri pribadi</li>
<li> Menganggap diri lebih rendah dari orang lain</li>
</ul>
<p>Isi pikiran:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Menghindari menyakiti atau membuat marah orang lain</li>
<li> Berusaha memperoleh persetujuan orang lain</li>
</ul>
<p>Tanda non verbal:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Ragu ragu, suara pelan</li>
<li> Kontak mata sedikit</li>
<li> Gerakan &#8216;nervous&#8217;</li>
<li> Tangan mencari pegangan</li>
<li> Bahu turun, lengan melintang untuk  melindungi diri</li>
</ul>
<p>Contoh seseorang dengan perilaku submisif dalam mengeluarkan pendapat Contoh:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> &#8216;Ini hanya pendapat saya, tapi&#8230;&#8217;</li>
<li> &#8216;Maaf mengganggu waktu anda, tapi&#8230;&#8217;</li>
<li> &#8216;Bila anda berpendapat demikian, kita akan&#8230;&#8217;</li>
</ul>
<p><strong>Perilaku  asertif</strong></p>
<p>Ciri:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Berani mengungkapkan pikiran, perasaan, kebutuhan, hak pribadi, dengan</li>
<li> memperhatikan pikiran, perasaan orang lain</li>
</ul>
<p>Asertif perilaku yang:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Memperhatikan kebutuhan dan perasaan diri sendiri, namun juga</li>
<li> Menghargai hak orang lain</li>
</ul>
<p>Isi pikirannya:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Percaya, menghormati diri dan orang lain</li>
<li> menekankan penyelesaian masalah secara efektif</li>
</ul>
<p>Tanda non verbal:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> Suara sedang, namun tegas</li>
<li> menatap langsung,</li>
<li> tidak mendominir ekspresi wajah dan postur relax</li>
</ul>
<p>Contoh seseorang dengan perilaku asertive dalam mengeluarkan pendapat:</p>
<ul class="unIndentedList">
<li> &#8216;Saya berpendapat &#8230; bagaimana pendapat anda?</li>
<li> &#8216;Masalah ini akan saya hadapi dengan cara ini. Bagaimana efeknya terhadap anda?&#8217;</li>
</ul>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/panduan-team-briefing-untuk-pemberi-briefing-peran-manajemen-dalam-komunikasi" rel="bookmark" class="wherego_title">PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI</a></li><li><a href="http://indosdm.com/team-building-training-handout-persepsi-dan-keragaman-dalam-kerjasama" rel="bookmark" class="wherego_title">TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Persepsi dan Keragaman dalam kerjasama</a></li><li><a href="http://indosdm.com/team-building-training-handout-komunikasi" rel="bookmark" class="wherego_title">TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi</a></li><li><a href="http://indosdm.com/10-kesalahan-utama-dalam-presentasi" rel="bookmark" class="wherego_title">10 Kesalahan Utama Dalam Presentasi</a></li><li><a href="http://indosdm.com/team-building-games-hands-knot" rel="bookmark" class="wherego_title">Team Building Games: Hands Knot</a></li><li><a href="http://indosdm.com/team-building-training-handout-sikap-dasar-dalam-berkomunikasi-dan-bekerjasama" rel="bookmark" class="wherego_title">TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Sikap Dasar Dalam Berkomunikasi dan Bekerjasama</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=1906&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/komunikasi-dalam-coaching' rel='bookmark' title='Komunikasi dalam Coaching'>Komunikasi dalam Coaching</a> <small>Komunikasi dalam Coaching Kualitas hidup seseorang berkaitan erat dengan bagaimana...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-persepsi-dan-keragaman-dalam-kerjasama' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Persepsi dan Keragaman dalam kerjasama'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Persepsi dan Keragaman dalam kerjasama</a> <small>Dalam hidup sehari-hari sadar ataupun tidak, kita selalu melakukan pemaknaan...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/teamwork-tugas-dan-proses' rel='bookmark' title='TEAMWORK: TUGAS DAN PROSES'>TEAMWORK: TUGAS DAN PROSES</a> <small>Kapanpun orang-orang bekerjasa bersama, mereka menggunakan dua jenis keterampilan. Pertama,...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/perilaku-agresif-submisif-dan-asertif-dalam-komunikasi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KOMUNIKASI DAN SOFT SKILLS</title>
		<link>http://indosdm.com/komunikasi-dan-soft-skills</link>
		<comments>http://indosdm.com/komunikasi-dan-soft-skills#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 08:53:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal Development]]></category>
		<category><![CDATA[communication skill]]></category>
		<category><![CDATA[effective communication]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[soft skill]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=793</guid>
		<description><![CDATA[Berbagai hasil studi tentang kebutuhan perusahaan akan karyawan profesional adalah pentingnya segi kemampuan dalam berkomunikasi. Kemampuan yang dituntut perusahaan itu merupakan urutan ketiga setelah kemampuan intelektual dan kejujuran calon karyawannya.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal' rel='bookmark' title='KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL'>KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL</a> <small>Apakah kita termasuk orang yang kalau berkomunikasi dengan orang lain...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/motivasi-dan-komunikasi' rel='bookmark' title='MOTIVASI DAN KOMUNIKASI'>MOTIVASI DAN KOMUNIKASI</a> <small>Motivasi sebagai teori merupakan hal yang tidak sederhana untuk diparaktekan...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/pengembangan-kepemimpinan-myopia' rel='bookmark' title='PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN : MYOPIA'>PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN : MYOPIA</a> <small>Meningkatnya keragaman karyawan, misalnya, seharusnya lebih dipandang secara kritis lagi...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/11/komunikasi-softskill.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-794" style="margin: 10px; float: left;" title="komunikasi-softskill" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/11/komunikasi-softskill.jpg" alt="Komunikasi dan Softskill" width="200" height="219" /></a>Berbagai hasil studi tentang kebutuhan perusahaan akan karyawan profesional adalah pentingnya segi kemampuan dalam berkomunikasi. Kemampuan yang dituntut perusahaan itu merupakan urutan ketiga setelah kemampuan intelektual dan kejujuran calon karyawannya. Alasan yang sering diungkapkan perusahan adalah kemampuan komunikasi sangat penting ketika seorang karyawan harus mampu menterjemahkan apa yang yang dikehendaki pimpinan, mampu menyampaikan gagasan-gasannya dengan gamblang, mampu membuat surat bisnis, dan mampu membangun komunikasi positif dengan atasan dan sesama karyawan. Bahkan perusahaan yang sangat aktif membangun jejaring bisnisnya, kemampuan karyawan profesional dalam berkomunikasi (negosiasi) bisnis dengan pihak rekanan sangat dibutuhkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih-lebih ketika perusahaan memasuki pasar global, kemampuan berkomunikasi dengan menggunakan bahasa asing menjadi handalan perusahaan. Perusahaan-perusahaan di Indonesia sering mengalami kesulitan mencari calon karyawan profesional yang terampil dalam berkomunikasi seperti yang diuraikan di atas. Pasalnya ketrampilan yang termasuk  soft skill ini sangat jarang diajarkan di kalangan perguruan tinggi. Akibatnya perusahaan harus mengusahakan beragam jenis pelatihan dalam bidang komunikasi ini. Kemudian peusahaan pun harus menciptakan suasana komunikasi yang tidak semata-mata bernuansa bisnis saja tetapi bersuasana kekerabatan sosial internal perusahaan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan motivasi dan sekaligus kinerja para karyawannya. Pertanyaannya apa dan bagaimana pendekatan-pendekatan komunikasi di lingkungan karyawan  yang sebaiknya diterapkan dalam suatu perusahaan?.</p>
<p style="text-align: justify;">Cara berkomunikasi klasik yang sejak lama dipakai adalah melalui (1) pengungkapan kata-kata,  dan (2) melalui bahasa tulisan. Dalam prosesnya dibutuhkan kemampuan berbicara efektif yang merupakan kombinasi dari tiga unsur yaitu (1)  isi pembicaraan,  (2) keterampilan komunikasi ujaran, dan (3) keterampilan komunikasi non-ujaran.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan pengamatan empiris selain komunikasi formal, komunikasi informal, di dunia manajemen memiliki ciri-ciri pokok yang berbeda atau keunggulan dibanding dengan komunikasi formal, antara lain adalah: tidak terikat pada hirarki jabatan, suasana lebih santai dan penuh kekeluargaan, materi komunikasi tidak selalu terkait langsung dengan pekerjaan, bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja, dan suasana komunikasi lebih terbuka. Disinilah kecakapan karyawan dalam bentuk <em>softskills</em> sangat memegang peranan penting dalam memperlancar proses komunikasi efektif.</p>
<p style="text-align: justify;">Artikel ini dan tulisan lain tentang tentang Pengembangan SDM dapat juga dilihat di:  <a title="Permalink for : KOMUNIKASI DAN SOFT SKILLS" href="http://ronawajah.wordpress.com/2008/11/19/komunikasi-dan-soft-skills-3/">KOMUNIKASI DAN SOFT SKILLS</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kontributor:</strong><br />
<img style="margin: 10px; float: left;" title="Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/10/sjafri-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /><strong>Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira</strong> seorang blogger yang produktif, beliau adalah Guru Besar di Institut Pertanian Bogor yang mengasuh berbagai mata kuliah di tingkat S1 sampai S3 untuk mata kuliah, di antaranya: MSDM Strategik, Ekonomi Sumberdaya Manusia, Teori Organisasi Lanjutan, Perencanaan SDM, Manajemen Kinerja, Manajemen Pelatihan, Manajemen Program Komunikasi. MSDM Internasional, Manajemen Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan,</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau adalah salah seorang pemrakarsa berdirinya Program Doctor bidang Bisnis dan dan saat ini masih aktif berbagi ilmu di Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (MB-IPB).<br />
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang diri dan pemikiran-pemikiran beliau, silakan kunjungi Blog beliau di <a href="http://ronawajah.wordpress.com/tentang-tb-sjafri-mangkuprawira/">Rona Wajah</a></p>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/etika-kerja" rel="bookmark" class="wherego_title">ETIKA KERJA</a></li><li><a href="http://indosdm.com/program-komunikasi-dan-komunikasi-program" rel="bookmark" class="wherego_title">PROGRAM KOMUNIKASI DAN KOMUNIKASI PROGRAM</a></li><li><a href="http://indosdm.com/kematangan-emosi-dan-pengembangan-karir" rel="bookmark" class="wherego_title">KEMATANGAN EMOSI DAN PENGEMBANGAN KARIR</a></li><li><a href="http://indosdm.com/fasilitator-peranan-fungsi-dan-teknik-komunikasi" rel="bookmark" class="wherego_title">Fasilitator: Peranan, Fungsi dan Teknik Komunikasi</a></li><li><a href="http://indosdm.com/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal" rel="bookmark" class="wherego_title">KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL</a></li><li><a href="http://indosdm.com/komunikasi-dalam-coaching" rel="bookmark" class="wherego_title">Komunikasi dalam Coaching</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=793&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal' rel='bookmark' title='KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL'>KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL</a> <small>Apakah kita termasuk orang yang kalau berkomunikasi dengan orang lain...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/motivasi-dan-komunikasi' rel='bookmark' title='MOTIVASI DAN KOMUNIKASI'>MOTIVASI DAN KOMUNIKASI</a> <small>Motivasi sebagai teori merupakan hal yang tidak sederhana untuk diparaktekan...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/pengembangan-kepemimpinan-myopia' rel='bookmark' title='PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN : MYOPIA'>PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN : MYOPIA</a> <small>Meningkatnya keragaman karyawan, misalnya, seharusnya lebih dipandang secara kritis lagi...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/komunikasi-dan-soft-skills/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MOTIVASI DAN KOMUNIKASI</title>
		<link>http://indosdm.com/motivasi-dan-komunikasi</link>
		<comments>http://indosdm.com/motivasi-dan-komunikasi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 08:32:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership Competencies]]></category>
		<category><![CDATA[Leading Others]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[leadership skills]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=790</guid>
		<description><![CDATA[Motivasi sebagai teori  merupakan hal yang tidak sederhana untuk diparaktekan karena ia menyangkut beragam disiplin ilmu. Kegagalan dalam memotivasi bisa jadi karena lemahnya dalam berkomunikasi dengan karyawan yang antara lain dicerminkan oleh sikap manajer.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/panduan-team-briefing-untuk-pemberi-briefing-peran-manajemen-dalam-komunikasi' rel='bookmark' title='PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI'>PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI</a> <small>PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI 2  dari 11 tulisan Sebagai manajer...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal' rel='bookmark' title='KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL'>KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL</a> <small>Apakah kita termasuk orang yang kalau berkomunikasi dengan orang lain...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/how-to-motivate-employee' rel='bookmark' title='How to Motivate Employee'>How to Motivate Employee</a> <small>Salah satu isu yang kerap menjadi persoalan bagi para manajer...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/11/komunikasi-motivasi.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-791" style="margin: 10px; float: left;" title="komunikasi-motivasi" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/11/komunikasi-motivasi.jpg" alt="Komunikasi dan Motivasi" width="200" height="211" /></a>Pekerjaan seorang manajer di tempat kerjanya adalah melakukan penyeliaan terhadap para karyawannya dengan intensif. Tujuannya, agar karyawan bekerja dan berkinerja sesuai standar yang sudah ditentukan perusahaan. Untuk itu manajer harus mampu memotivasi mereka. Namun itu mudah diucapkan, sulit diterapkan. Motivasi sebagai teori  merupakan hal yang tidak sederhana untuk dipraktekan karena ia menyangkut beragam disiplin ilmu. Kegagalan dalam memotivasi bisa jadi karena lemahnya dalam berkomunikasi dengan karyawan yang antara lain dicerminkan oleh sikap manajer.</p>
<p style="text-align: justify;">Sikap manajer dalam berkomunikasi, termasuk sikap terhadap diri sendiri dan  sikap terhadap lawan bicara, sikap terhadap konten (materi pesan) dan penguasaan terhadap konten  yang akan disampaikan, serta level pengetahuan karyawan sebagai penerima pesan terhadap materi tersebut.  Manajer harus memiliki pengetahuan yang lebih baik dari karyawan atau memahami apa yang telah diketahui oleh karyawan agar dapat menentukan cara efektif penyampaian pesan dan sekaligus menentukan konten yang masih perlu disampaikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertimbangan terhadap semua ini akan dapat membantu manajer menyampaikan pesan yang dapat dimengerti dan dipahami oleh karyawan. Jika tidak, kegiatan komunikasi lebih mungkin menjadi gagal.  Banyak kegiatan komunikasi menjadi tidak menyenangkan hanya karena pihak-pihak yang berkomunikasi, dalam hal ini karyawan, tidak mengerti apa yang dimaksud oleh manajer. Akibatnya pihak karyawan sebagai penerima pesan tidak atau kurang punya motivasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Motivasi diibaratkan sebagai jantungnya manajemen karyawan. <em>Motivasi merupakan dorongan yang membuat karyawan melakukan sesuatu dengan cara dan untuk mencapai tujuan tertentu. </em>Tidak ada keberhasilan mengerjakan sesuatu, seperti mengelola karyawan, tanpa adanya motivasi baik dari manajer maupun dari karyawan.  Manajer membutuhkan ketrampilan untuk memahami dan menciptakan kondisi dimana semua anggota tim kerja dapat termotivasi. Ini tantangan besar karena tiap karyawan memiliki perbedaan karakteristik dan respon pada kondisi yang berbeda. Sementara, kondisi itu sendiri termasuk jenis masalah selalu berubah-ubah sepanjang waktu. Semua itu sebagai prasyarat mencapai motivasi karyawan yang efektif yang didukung lingkungan manajemen, suasana komunikasi, dan kepemimpinan yang nyaman. Sebaliknya karyawan yang tidak memiliki motivasi dicirikan antara lain oleh sering stres, sakit fisik, malas bekerja, kualitas kerja rendah, komunikasi personal yang kurang, dan masa bodoh dengan tugas pekerjaannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa motif seorang karyawan mau bekerja? Ya,  harus dipahami bahwa semua karena memiliki keinginan dan kepentingan. Manajer sendiri siap  bekerja karena memiliki beberapa keinginan:  untuk mengabdi sesuai dengan ajaran agama yaitu ibadah dan mendapat pahala, keinginan untuk hidup sejahtera, keinginan untuk mencapai posisi tertentu, keinginan akan kekuasaan, dan keinginan untuk pengakuan status sosial. Sementara karyawan disamping berkeinginan untuk mengaktualisasi diri tentunya juga  untuk meningkatkan kesejahteraan dirinya dan keluarganya. Seorang karyawan yang termotivasi biasanya bersifat energetik dan semangat dalam mengerjakan sesuatu secara konsisten dan aktif mencari peran dengan tanggung jawab yang lebih besar. Beberapa karyawan boleh jadi tidak merasa takut kalau dihadapkan pada tantangan bahkan justru termotivasi untuk mengatasinya. Seorang atau beberapa karyawan dalam tim yang motivasinya tinggi dapat membangkitkan semangat rekan-rekan lainnya dan membawanya ke arah prestasi yang semakin tinggi. Dan biasanya mereka yang memiliki motivasi sekaligus juga  memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik dan luwes dalam pergaulan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebaliknya para karyawan yang motivasinya kurang akan sering menampilkan rasa tidak senang akan tugas-tugas dan tujuannya serta cenderung masa bodoh. Akibatnya, kinerja mereka menjadi buruk dan sering melepaskan tanggung jawabnya. Mereka umumnya  datang terlambat atau tidak masuk kerja. Kecerdasan komunikasinya relatif sangat rendah dan cenderung suka memprovokasi rekan-rekan kerjanya. Mereka kerap mengeluh dan  membesar-besarkan masalah yang sebenarnya kecil. Sebagai konsekuensinya karyawan tersebut akan sulit mengatasi perubahan-perubahan yang terjadi. Kemorosotan motivasi bagai suatu infeksi yang sulit disembuhkan. Nah disinilah pihak manajer harus memiliki daya tanggap dan kepekaan tinggi terhadap karyawan seperti itu. Ajaklah mereka mengobrol dari hati ke hati. Perdalam apa saja faktor yang menyebabkan motivasi kerjanya rendah. Semakin baiknya proses komunikasi yang dibangun manajer maka semakin terbuka alasan-alasan sang karyawan bermotivasi rendah. Dari situlah lalu manajer bisa melakukan pendekatan-pendekatan personal dan manajerial lewat komunikasi yang nyaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Artikel ini dan tulisan lain tentang tentang Pengembangan SDM dapat juga dilihat di:    <a title="Permalink for : MOTIVASI  DAN KOMUNIKASI" href="http://ronawajah.wordpress.com/2008/11/25/motivasi-dan-komunikasi/">MOTIVASI DAN KOMUNIKASI</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kontributor:</strong><br />
<img style="margin: 10px; float: left;" title="Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/10/sjafri-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /><strong>Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira</strong> seorang blogger yang produktif, beliau adalah Guru Besar di Institut Pertanian Bogor yang mengasuh berbagai mata kuliah di tingkat S1 sampai S3 untuk mata kuliah, di antaranya: MSDM Strategik, Ekonomi Sumberdaya Manusia, Teori Organisasi Lanjutan, Perencanaan SDM, Manajemen Kinerja, Manajemen Pelatihan, Manajemen Program Komunikasi. MSDM Internasional, Manajemen Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan,</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau adalah salah seorang pemrakarsa berdirinya Program Doctor bidang Bisnis dan dan saat ini masih aktif berbagi ilmu di Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (MB-IPB).<br />
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang diri dan pemikiran-pemikiran beliau, silakan kunjungi Blog beliau di <a href="http://ronawajah.wordpress.com/tentang-tb-sjafri-mangkuprawira/">Rona Wajah</a></p>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/fasilitator-peranan-fungsi-dan-teknik-komunikasi" rel="bookmark" class="wherego_title">Fasilitator: Peranan, Fungsi dan Teknik Komunikasi</a></li><li><a href="http://indosdm.com/komunikasi-dalam-coaching" rel="bookmark" class="wherego_title">Komunikasi dalam Coaching</a></li><li><a href="http://indosdm.com/panduan-team-briefing-untuk-pemberi-briefing-peran-manajemen-dalam-komunikasi" rel="bookmark" class="wherego_title">PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI</a></li><li><a href="http://indosdm.com/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal" rel="bookmark" class="wherego_title">KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL</a></li><li><a href="http://indosdm.com/team-building-training-handout-komunikasi" rel="bookmark" class="wherego_title">TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi</a></li><li><a href="http://indosdm.com/coaching-and-counseling-tips-memberi-umpan-balik-efektif-kata-kunci" rel="bookmark" class="wherego_title">Coaching and Counseling: Tips Memberi Umpan Balik Efektif &#038; kata kunci</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=790&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/panduan-team-briefing-untuk-pemberi-briefing-peran-manajemen-dalam-komunikasi' rel='bookmark' title='PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI'>PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI</a> <small>PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI 2  dari 11 tulisan Sebagai manajer...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal' rel='bookmark' title='KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL'>KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL</a> <small>Apakah kita termasuk orang yang kalau berkomunikasi dengan orang lain...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/how-to-motivate-employee' rel='bookmark' title='How to Motivate Employee'>How to Motivate Employee</a> <small>Salah satu isu yang kerap menjadi persoalan bagi para manajer...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/motivasi-dan-komunikasi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PROGRAM KOMUNIKASI DAN KOMUNIKASI PROGRAM</title>
		<link>http://indosdm.com/program-komunikasi-dan-komunikasi-program</link>
		<comments>http://indosdm.com/program-komunikasi-dan-komunikasi-program#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 06:19:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Communication Programs]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Perencanaan Program Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Program komunikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=785</guid>
		<description><![CDATA[Dalam prakteknya, agar program penyiaran berjalan efektif maka harus diarahkan oleh ketua atau manajer tim. Manajer harus mengarahkan pelaksana untuk bekerja sesuai rencana dan jadwal program, tugas dan wewenang masing-masing. Untuk itu arahan haruslah jelas dan realistis.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-komunikasi' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi</a> <small>KOMUNIKASI adalah pertukaran informasi antara dua pihak atau lebih, sehingga...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal' rel='bookmark' title='KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL'>KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL</a> <small>Apakah kita termasuk orang yang kalau berkomunikasi dengan orang lain...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/panduan-team-briefing-untuk-pemberi-briefing-peran-manajemen-dalam-komunikasi' rel='bookmark' title='PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI'>PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI</a> <small>PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI 2  dari 11 tulisan Sebagai manajer...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/11/komunikasi.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-786" style="margin: 10px; float: left;" title="komunikasi" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/11/komunikasi.jpg" alt="Program Komunikasi" width="200" height="222" /></a>Program komunikasi, bentuk dan jenisnya sangat beragam. Ada yang berbentuk program siaran atau informasi yang menyangkut dimensi hiburan, pendidikan, keagamaan, politik, hukum, pembangunan dsb. Dalam artikel ini diambil contoh bagaimana suatu  program siaran pembangunan perdesaan dirancang dan dilaksanakan. Dengan kata lain bagaimana program syiar pembangunan tersebut dikelola seoptimum mungkin. Untuk itu maka program komunikasi itu perlu direncanakan secara matang, diorganisasikan, diarahkan, dikendalikan, dan kemudian dievaluasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Lingkup kegiatan perencanaan meliputi; menganalisis apa yang menjadi  masalah dan kebutuhan khalayak yang berkait dengan pembangunan perdesaan dan juga masalah pelaksanaan  komunikasi di lapangan. Analisis masalah ini penting karena instansi penyiaran pembangunan perdesaan dapat membatasi lingkup dan materi informasi atau pesan yang akan disyiarkan, merumuskan tujuan penyiaran, anggaran, dan menetapkan metode dan media penyiarannya. Selain itu sudah bisa ditentukan siapa khlayak sasarannya, siapa yang mensyiarkan, dan kapan serta dimana disyiarkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Setelah perencanaan maka program perlu diorganisasi oleh instansi yang bertanggung jawab melaksanakan penyiaran pembangunan perdesaan. Perlu ditetapkan apa dan bagaimana bentuk organisasinya apakah ada spesifikasi tim penyiaran atau hanya gugus tugas yang sifatnya sementara. Dalam tahap ini sebaiknya dirumuskan uraian pekerjaan dan uraian peran  setiap anggota tim. Kemudian ditentukan bagaimana pendistribusian hak, kewajiban, wewenang, dan peran masing-masing individu pengelola secara sistemik.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam prakteknya, agar program penyiaran berjalan efektif maka harus diarahkan oleh ketua atau manajer tim. Manajer harus mengarahkan pelaksana untuk bekerja sesuai rencana dan jadwal program, tugas dan wewenang masing-masing. Untuk itu arahan haruslah jelas dan realistis. Dalam fase ini arahan dimaksudkan pula agar tim penyiaran bekerja dengan kompak penuh suasana kebersamaan. Untuk itu manajer harus secara rutin melakukan pemantauan dan penyeliaan untuk memerkecil deviasi pelaksanaan program. Jangan lupa, unsur pemotivasian dari manajer terhadap subordinasinya pada tahap ini sangat penting dilaksanakan untuk mengembangkan semangat kerja tim.</p>
<p style="text-align: justify;">Hasil pelaksanaan harus dievaluasi untuk mengetahui sejauh mana  program sudah mencapai tujuannya. Selain itu dianalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan program. Termasuk perlu diketahui faktor-faktor kendala pelaksanaan program. Hasil evaluasi dipakai sebagai umpan balik untuk memerbaiki perencanaan program; apakah program tetap dilanjutkan tanpa perbaikan, perlu diperbaiki, dan atau dihentikan untuk digantikan dengan program yang baru.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu ada program komunikasi dan ada juga yang disebut komunikasi program. Untuk maksud apa? Ya ini sebenarnya merupakan tindak lanjut dari program komunikasi. Dengan kata lain bagaimana setiap program penyiaran pembangunan perdesaan, apakah itu rencananya, pelaksanaannya, dan hasilnya, perlu disebarluaskan atau dikomunikasikan ke berbagai pihak khususnya pihak media. Disini komunikasi program dijabarkan dalam bentuk penyusunan, pendokumentasian, pempublikasian, penyerahan dan pendistribusian laporan program komunikasi. Bergantung kepentingan dan khalayak sasarannya, dimensi waktu pelaporan kemajuan program penyiaran pembangunan perdesaan bisa bulanan,  kuartalan, semesteran, dan juga tahunan.</p>
<p style="text-align: justify;">Media yang digunakan dalam diseminasi atau komunikasi program ini bisa berupa situs internet, radio, televisi, brosur, majalah, dan surat kabar. Dengan aktifitas komunikasi program ini maka pihak-pihak terkait seperti pemeritah pusat, pemerintah daerah, dinas terkait, dan organisasi kemasyarakatan dapat mengetahui perkembangan program penyiaran pembangunan perdesaan berikut masalah-masalahnya. Dari isi pelaporan  maka pihak-pihak tersebut dapat menggunakannya untuk menyusun program spesifik pembangunan perdesaan sesuai dengan bidang dan  kompetensinya. Misalnya pembangunan infrastruktur, pengembangan sumberdaya manusia, kelembagaan sosial ekonomi perdesaan, pengembangan sektor-sektor produksi, dsb.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan demikian antara aktifitas program komunikasi dan komunikasi program terdapat saling berkaitan dan bersifat sinergis. Setiap program komunikasi yang dikemas dan dilaksanakan berikut hasilnya harus diseminasikan atau dikomunikasikan kepada khalayak luas. Maksudnya adalah agar setiap subsistem penyiaran pembangunan perdesaan (di dalam dan luar tim) terlibat aktif dan saling mendukung sejak awal. Disinilah peran manajer penyiaran menjadi sangat strategis untuk melakukan pendekatan dengan berbagai pihak secara berkelanjutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Artikel ini dan tulisan lain tentang tentang Pengembangan SDM dapat juga dilihat di:  <a title="Permalink for : PROGRAM KOMUNIKASI DAN KOMUNIKASI PROGRAM" href="http://ronawajah.wordpress.com/2008/11/23/program-komunikasi-dan-komunikasi-program/">PROGRAM KOMUNIKASI DAN KOMUNIKASI PROGRAM</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kontributor:</strong><br />
<img style="margin: 10px; float: left;" title="Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/10/sjafri-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /><strong>Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira</strong> seorang blogger yang produktif, beliau adalah Guru Besar di Institut Pertanian Bogor yang mengasuh berbagai mata kuliah di tingkat S1 sampai S3 untuk mata kuliah, di antaranya: MSDM Strategik, Ekonomi Sumberdaya Manusia, Teori Organisasi Lanjutan, Perencanaan SDM, Manajemen Kinerja, Manajemen Pelatihan, Manajemen Program Komunikasi. MSDM Internasional, Manajemen Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan,</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau adalah salah seorang pemrakarsa berdirinya Program Doctor bidang Bisnis dan dan saat ini masih aktif berbagi ilmu di Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (MB-IPB).<br />
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang diri dan pemikiran-pemikiran beliau, silakan kunjungi Blog beliau di <a href="http://ronawajah.wordpress.com/tentang-tb-sjafri-mangkuprawira/">Rona Wajah</a></p>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/buku-pedoman-team-briefing" rel="bookmark" class="wherego_title">Buku Pedoman Team Briefing</a></li><li><a href="http://indosdm.com/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal" rel="bookmark" class="wherego_title">KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL</a></li><li><a href="http://indosdm.com/perilaku-agresif-submisif-dan-asertif-dalam-komunikasi" rel="bookmark" class="wherego_title">Perilaku Agresif, Submisif, dan Asertif  dalam Komunikasi</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=785&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-komunikasi' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi</a> <small>KOMUNIKASI adalah pertukaran informasi antara dua pihak atau lebih, sehingga...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal' rel='bookmark' title='KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL'>KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL</a> <small>Apakah kita termasuk orang yang kalau berkomunikasi dengan orang lain...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/panduan-team-briefing-untuk-pemberi-briefing-peran-manajemen-dalam-komunikasi' rel='bookmark' title='PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI'>PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI</a> <small>PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI 2  dari 11 tulisan Sebagai manajer...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/program-komunikasi-dan-komunikasi-program/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL</title>
		<link>http://indosdm.com/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal</link>
		<comments>http://indosdm.com/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Nov 2008 01:16:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Leading Others]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Development]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi Antarpribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Komunikasi atasan ke bawahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=763</guid>
		<description><![CDATA[Apakah kita termasuk orang yang kalau berkomunikasi dengan orang lain suka ngelantur atau ngawur ? Ciri-ciri orang yang seperti itu gampang dilihat. Yakni mereka yang diumpamakan selalu senang membuka mulutnya. Selain itu dicirikan pula oleh perilaku yang gemar ngomong tanpa tema pembicaraan yang jelas, bicara tidak kenal waktu, dan pada orang yang tidak tepat.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/panduan-team-briefing-untuk-pemberi-briefing-peran-manajemen-dalam-komunikasi' rel='bookmark' title='PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI'>PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI</a> <small>PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI 2  dari 11 tulisan Sebagai manajer...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-komunikasi' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi</a> <small>KOMUNIKASI adalah pertukaran informasi antara dua pihak atau lebih, sehingga...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/komunikasi-dalam-coaching' rel='bookmark' title='Komunikasi dalam Coaching'>Komunikasi dalam Coaching</a> <small>Komunikasi dalam Coaching Kualitas hidup seseorang berkaitan erat dengan bagaimana...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/11/kkap.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-764" style="margin: 10px; float: left;" title="kkap" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/11/kkap.jpg" alt="KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL" width="200" height="206" /></a>Apakah kita termasuk orang yang kalau berkomunikasi dengan orang lain suka ngelantur atau ngawur ?. Ciri-ciri orang yang seperti itu gampang dilihat. Yakni mereka yang diumpamakan selalu senang membuka mulutnya. Lalu layaknya diisi kedua belah kakinya sampai-sampai kalau ngomong tidak beraturan, atau tidak bermakna. Selain itu dicirikan pula oleh perilaku yang gemar ngomong tanpa tema pembicaraan yang jelas, bicara tidak  kenal waktu, dan  pada orang yang tidak tepat. Orang seperti itu dikelompokan sebagai mereka yang tidak memiliki ketrampilan komunikasi antar personal (KKAP).</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka yang piawai dalam KKAP biasanya dicirikan oleh kemampuannya dalam mengarahkan, memotivasi, dan bekerjasama secara efektif dengan orang lain. Selain  itu mampu memahami pemikiran orang lain dengan jelas. Semuanya berbasis pada kesadaran diri. Jadi orang seperti itu, sebelum mampu memahami orang lain, seharusnya mampu memahami dirinya, perasaannya, keyakinannya, nilai pribadinya, sikap, persepsi tentang lingkungan, dan motivasi untuk memperoleh sesuatu yang patut dikerjakannya. Hal demikian membantunya untuk menerima kenyataan bahwa tiap orang adalah berbeda dalam hal ketrampilan dan kemampuan, keyakinan, nilai, dan keinginannya</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam implementasinya, KKAP harus merupakan bagian dari kehidupan pribadi dan sosial seseorang secara bersinambung. KKAP diumpamakan tidak ubahnya sebagai potensi proses pernapasan selama orang itu hidup. Atau sebagai perilaku yang hadir secara otomatis dalam kehidupan. Dengan kata lain seharusnya KKAP tidak timbul tenggelam hanya ketika dibutuhkan saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam penelitiannya, Karpin Committee (1995) menyimpulkan bahwa para manajer di Australia membutuhkan pengembangan KKAP yang lebih banyak lagi. Komite itu menemukan bahwa KKAP merupakan unsur yang paling esensial dari keberhasilan seorang manajer.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam hal ini Kris Cole (2005) merinci inti dari KKAP meliputi:</p>
<p style="text-align: justify;">1.      <em>Komunikasi yang jelas.</em> Gagasan cemerlang dan instruksi-instruksi penting dari seorang manajer menjadi percuma kalau tidak dipahami orang lain. Sementara itu lebih dari 75 persen waktu para manajer dialokasikan untuk berkomunikasi dengan orang lain. Karena itu KKAP menjadi sangat penting.</p>
<p style="text-align: justify;">2.      <em>Asertiv dan empati.</em> Manajer bekerja dengan dan atau melalui orang lain. Jadi setiap pernyataannya harus mudah dipahami dan dimengerti orang lain seperti juga  dia mampu melihat sesuatu dari pikiran atau pandangan orang lain tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">3.      <em>Integritas.</em> Cirri-ciri orang yang memiliki KKAP biasanya bekerja dengan jujur dan menghargai orang lain, yang berpegang pada etika, dan sistem nilai. Para manajer dengan integritas tinggi melakukan sesuatu sejalan dengan yang mereka katakan. Satunya kata dengan perbuatan, menghindari kecurangan, dan membangun kejujuran. &#8220;<em>Say what they mean and mean what they say</em>&#8220;. Para subordinasi umumnya percaya dengan sifat manajer yang mampu bekerja dengan benar dan akan mengikuti apa yang diarahkan oleh manajer tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">4.      <em>Mendorong dan memotivasi.</em> Kemampuan manajer dalam mendorong dan memotivasi serta meningkatkan spirit orang lain dalam mencapai hasil terbaik. Sesuatu yang terbaik adalah aset yang tinggi nilainya.</p>
<p style="text-align: justify;">5.      <em>Respek pada orang lain.</em> Manajer yang efektif adalah seseorang yang tidak lalai menghormati orang lain dalam hal perasaan, gagasan, aspirasi, dan kontribusi untuk organisasi dan luar organisasi.</p>
<p style="text-align: justify;">6.      <em>Mampu sebagai pemain tim dan bekerjasama secara efektif.</em> Manajer efektif adalah seseorang yang mampu bekerja sama dengan orang lain secara kooperatif di dalam organisasi (manajer lainnya, tim kerja, dan departemen lainnya) dan luar organisasi (publik, pemasok, kontraktor, pekerja musiman, dan pelanggan).</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber adaptasi:</p>
<p style="text-align: justify;">Kris Cole, 2005, Management, Theory and Practice. Pearson Education. Australia <em>dalam </em>Tb. Sjafri Mangkuprawira. 2008. Horison:Bisnis, Manajemen, dan SDM. IPB Press. Bogor.</p>
<p style="text-align: justify;">Artikel ini dan tulisan lain tentang tentang Pengembangan SDM dapat juga dilihat di  <a title="Permalink for : KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL" href="http://ronawajah.wordpress.com/2008/11/20/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal-2/">Keterampilan Komunikasi Antarpersonal</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kontributor:</strong><br />
<img style="margin: 10px; float: left;" title="Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/10/sjafri-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /><strong>Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira</strong> seorang blogger yang produktif, beliau adalah Guru Besar di Institut Pertanian Bogor yang mengasuh berbagai mata kuliah di tingkat S1 sampai S3 untuk mata kuliah, di antaranya: MSDM Strategik, Ekonomi Sumberdaya Manusia, Teori Organisasi Lanjutan, Perencanaan SDM, Manajemen Kinerja, Manajemen Pelatihan, Manajemen Program Komunikasi. MSDM Internasional, Manajemen Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan,</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau adalah salah seorang pemrakarsa berdirinya Program Doctor bidang Bisnis dan dan saat ini masih aktif berbagi ilmu di Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (MB-IPB).<br />
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang diri dan pemikiran-pemikiran beliau, silakan kunjungi Blog beliau di <a href="http://ronawajah.wordpress.com/tentang-tb-sjafri-mangkuprawira/">Rona Wajah</a></p>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/komunikasi-dalam-coaching" rel="bookmark" class="wherego_title">Komunikasi dalam Coaching</a></li><li><a href="http://indosdm.com/team-building-training-handout-komunikasi" rel="bookmark" class="wherego_title">TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi</a></li><li><a href="http://indosdm.com/panduan-team-briefing-untuk-pemberi-briefing-peran-manajemen-dalam-komunikasi" rel="bookmark" class="wherego_title">PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI</a></li><li><a href="http://indosdm.com/perilaku-agresif-submisif-dan-asertif-dalam-komunikasi" rel="bookmark" class="wherego_title">Perilaku Agresif, Submisif, dan Asertif  dalam Komunikasi</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=763&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/panduan-team-briefing-untuk-pemberi-briefing-peran-manajemen-dalam-komunikasi' rel='bookmark' title='PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI'>PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI</a> <small>PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI 2  dari 11 tulisan Sebagai manajer...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-komunikasi' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi</a> <small>KOMUNIKASI adalah pertukaran informasi antara dua pihak atau lebih, sehingga...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/komunikasi-dalam-coaching' rel='bookmark' title='Komunikasi dalam Coaching'>Komunikasi dalam Coaching</a> <small>Komunikasi dalam Coaching Kualitas hidup seseorang berkaitan erat dengan bagaimana...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Sikap Dasar Dalam Berkomunikasi dan Bekerjasama</title>
		<link>http://indosdm.com/team-building-training-handout-sikap-dasar-dalam-berkomunikasi-dan-bekerjasama</link>
		<comments>http://indosdm.com/team-building-training-handout-sikap-dasar-dalam-berkomunikasi-dan-bekerjasama#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 07:25:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[T&D]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi dalam team]]></category>
		<category><![CDATA[team building]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=23</guid>
		<description><![CDATA[LATAR  BELAKANG Manusia pada dasarnya terbatas, tidak sempurna, mempunyai kelebihan dalam segi tertentu, namun mempunyai kekurangan dalam segi lainnya. Dalam keunikannya, manusia tidak mampu mencapai tujuan hidupnya seorang diri, dia selalu membutuhkan orang lain. KERJA SAMA dalam organisasi terwujud dalam bentuk struktur organisasi yang secara sederhana dapat diuraikan menjadi bagian-bagian organisasi : ATASAN  berperan mengatur [...]
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-konsensus' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Konsensus'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Konsensus</a> <small>KONSENSUS KONSENSUS adalah perpaduan berbagai pikiran, pengetahuan, informasi, pendapat, dan...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-pengenalan-diri-dan-sesama' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Pengenalan Diri dan Sesama'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Pengenalan Diri dan Sesama</a> <small>DIRI atau KEPRIBADIAN adalah sifat-sifat yang ada pada diri seseorang,...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-komunikasi' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi</a> <small>KOMUNIKASI adalah pertukaran informasi antara dua pihak atau lebih, sehingga...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LATAR  BELAKANG </strong></p>
<p align="justify">
Manusia  pada dasarnya terbatas, tidak sempurna, mempunyai kelebihan dalam segi  tertentu, namun mempunyai kekurangan dalam segi lainnya. Dalam keunikannya,  manusia tidak mampu mencapai tujuan hidupnya seorang diri, dia selalu  membutuhkan orang lain.</p>
<p align="justify">KERJA SAMA dalam organisasi terwujud  dalam bentuk struktur organisasi yang secara sederhana dapat diuraikan menjadi  bagian-bagian organisasi :</p>
<ul>
<li>ATASAN  berperan mengatur  organisasi/divisi/bagian/seksi secara keseluruhan, melihat garis besar,  merencanakan, membagi tugas, mengarahkan, mengawasi supaya tujuan bersama dapat  tercapai.</li>
<li>BAWAHAN  berperan melaksanakan tugas atau kegiatan yang  sudah direncanakan oleh atasan. Umumnya sifat tugasnya lebih khusus, mendetil  dan teknis.</li>
<li>REKAN  KERJA berperan  sebagai <em>supplier</em> untuk divisi/bagian/seksi berikutnya atau sebagai  konsumen dari <em>end product</em> divisi/bagian/seksi sebelumnya.</li>
</ul>
<p align="justify"><strong>SYARAT-SYARAT  UNTUK  BEKERJA   SAMA </strong></p>
<p align="justify"><strong>1.  SALING PERCAYA</strong></p>
<p>Kepercayaan  dilandasi oleh pandangan terhadap orang lain. Orang yang berpikiran  positif  cenderung memandang orang lain  positif, atau sebaliknya.</p>
<ul>
<li>Kepercayaan  merupakan keyakinan bahwa masing-masing bagian bersungguh- sungguh saling  mendukung dan saling membantu dalam mencapai tujuan bersama, sesuai dengan  tugasnya dan kemampuannya masing-masing. Tidak ada kecurigaan bahwa bagian yang  satu akan menghambat bagian yang lain.</li>
<li>Kepercayaan  menumbuhkan keberanian mengambil resiko dan inisiatif untuk mencoba, memberikan  kesempatan kepada pihak lain untuk menunjukkan itikad baiknya.</li>
<li>Kepercayaan  lebih mudah ditumbuhkan jika kedua belah pihak sama-sama mendapat keuntungan.</li>
<li>Tanpa  bukti, orang tidak akan langsung percaya.</li>
<li>Kepercayaan  sulit didapat, tetapi sekali rusak sulit dipulihkan. Jika perkataan orang sudah  tidak dapat dipercaya, komunikasi menjadi proses yang semu</li>
</ul>
<p align="justify"><strong>2. INISIATIF, PRAKARSA</strong></p>
<p>Sikap  aktif, tidak menunggu, mengajukan usul, mengemukakan pendapat, mengajak untuk  memulai kegiatan, yang berarti juga keberanian untuk mengambil resiko.</p>
<p>Untuk  memupuk sikap berinisiatif pada bawahan, atasan perlu mendengarkan, menghargai  dan memberikan dukungan terhadap usul, pendapat yang diajukan bawahan serta  memberi kesempatan untuk mencoba.</p>
<p align="justify"><strong>3. KOMUNIKASI</strong></p>
<p>Pada  saat tidak ada komunikasi, orang mengambil keputusan berdasarkan  perkiraan.  Jika kita mempunyai pikiran  tertentu, seringkali kita menganggap orang lain mempunyai pikiran yang sama  dengan kita. Selanjutnya kita ber tindak berdasarkan pikiran atau dugaan atau  harapan kita, yang belum tentu benar.</p>
<p>Keputusan  yang diambil berdasarkan asumsi pribadi mengandung subyektivitas yang lebih  besar daripada fakta dan kenyataan.</p>
<p>Dengan  berkomunikasi terjadi hubungan timbal balik yang saling mengisi, untuk mencapai  kesekapatan dalam rangka mencapai tujuan bersama. Keadaan ini mempersyaratkan  keterbukaan dua arah :</p>
<ul>
<li>Keterbukaan ke luar, yaitu kesediaan untuk  memberikan pengetahuan, bantuan kepada anggota lain atau bagian lain dari  kelompok.</li>
<li>Keterbukaan ke  dalam, yaitu kesediaan untuk menerima pengetahuan, bantuan dari anggota lain  atau bagian lain dari kelompok.</li>
</ul>
<p align="justify">Di  dalam hidup dan kerja tidak ada yang percuma. Selalu usahakan untuk  membicarakan dan mendengarkan pihak lain. Kalaupun pihak lain tidak bisa  berubah seperti yang kita harapkan, minimal mereka tahu apa yang kita inginkan.</p>
<p align="justify"><strong>4.  PEKA DAN TANGGAP</strong></p>
<p>Ketepatan  dalam mengamati situasi dan kondisi yang ada, mengambil keputusan dan bertindak  sesuai dengan situasi dan kondisi itu. Hal ini akan meningkat jika didasari  oleh interaksi yang meningkatkan saling pengertian diantara anggota kelompok.</p>
<p align="justify"><strong>5.  KETERLIBATAN</strong></p>
<p>Perasaan  solider, perasaan memiliki kelompok. Bila kelompok berhasil turut merasa senang  dan bangga, dan bila kelompok mengalami hambatan turut merasa susah dan malu.Niat  dan kesediaan untuk melaksanakan keputusan yang sudah disepakati bersama.  Kesadaran bahwa apa yang terjadi di dalam kelompok akan berpengaruh terhadap  diri anggota dan juga apa yang terjadi pada diri anggota akan berpengaruh  terhadap kelompok.</p>
<p align="justify"><strong>6.  DISIPLIN</strong></p>
<p>Keteraturan,  kepatuhan pada rencana dan pemabgian tugas yang sudah disepakati bersama.</p>
<p>Kesadaran  bahwa kegiatan satu bagian berpengaruh terhadap seluruh kelompok. Hal ini  sangat dipengaruhi oleh kesungguhan masing-masing anggota terhadap kesepakatan  bersama, khususnya dalam cara untuk mencapai tujuan bersama.</p>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/kesalahan-dalam-mengirim-cv-dan-surat-lamaran-pekerjaaan" rel="bookmark" class="wherego_title">Kesalahan Dalam Mengirim CV dan Surat Lamaran Pekerjaaan</a></li><li><a href="http://indosdm.com/manusia-dan-pekerjaan" rel="bookmark" class="wherego_title">Manusia dan Pekerjaan</a></li><li><a href="http://indosdm.com/metoda-assessment-psikologi-dalam-rekrutmen" rel="bookmark" class="wherego_title">METODA ASSESSMENT PSIKOLOGI DALAM REKRUTMEN</a></li><li><a href="http://indosdm.com/team-building-training-handout-persepsi-dan-keragaman-dalam-kerjasama" rel="bookmark" class="wherego_title">TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Persepsi dan Keragaman dalam kerjasama</a></li><li><a href="http://indosdm.com/kompetensi-karyawan-dalam-organisasi-pembelajaran" rel="bookmark" class="wherego_title">KOMPETENSI KARYAWAN DALAM ORGANISASI PEMBELAJARAN</a></li><li><a href="http://indosdm.com/team-building-games-hands-knot" rel="bookmark" class="wherego_title">Team Building Games: Hands Knot</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=23&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-konsensus' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Konsensus'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Konsensus</a> <small>KONSENSUS KONSENSUS adalah perpaduan berbagai pikiran, pengetahuan, informasi, pendapat, dan...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-pengenalan-diri-dan-sesama' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Pengenalan Diri dan Sesama'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Pengenalan Diri dan Sesama</a> <small>DIRI atau KEPRIBADIAN adalah sifat-sifat yang ada pada diri seseorang,...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-komunikasi' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi</a> <small>KOMUNIKASI adalah pertukaran informasi antara dua pihak atau lebih, sehingga...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/team-building-training-handout-sikap-dasar-dalam-berkomunikasi-dan-bekerjasama/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi</title>
		<link>http://indosdm.com/team-building-training-handout-komunikasi</link>
		<comments>http://indosdm.com/team-building-training-handout-komunikasi#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2008 06:57:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[T&D]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[team building]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[KOMUNIKASI adalah pertukaran informasi antara dua pihak atau lebih, sehingga pihak-pihak yang berkomunikasi mengetahui informasi tersebut. TUJUAN KOMUNIKASI Memberikan informasi. Menjelaskan hubungan antara informasi yang satu dengan yang lain (sebab akibat, alasan dan tujuan). Menimbulkan niat untuk melaksanakan informasi Membuat keputusan untuk melaksanakan niat tersebut. Melaksanakan keputusan dalam tindakan nyata. Komunikasi dalam memimpin berarti kemampuan [...]
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-pengenalan-diri-dan-sesama' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Pengenalan Diri dan Sesama'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Pengenalan Diri dan Sesama</a> <small>DIRI atau KEPRIBADIAN adalah sifat-sifat yang ada pada diri seseorang,...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/fasilitator-peranan-fungsi-dan-teknik-komunikasi' rel='bookmark' title='Fasilitator: Peranan, Fungsi dan Teknik Komunikasi'>Fasilitator: Peranan, Fungsi dan Teknik Komunikasi</a> <small>Fasilitator: Peranan, Fungsi dan Teknik Komunikasi Fasilitator adalah orang yang...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/manusia-dan-pekerjaan' rel='bookmark' title='Manusia dan Pekerjaan'>Manusia dan Pekerjaan</a> <small>PANDANGAN MENGENAI MANUSIA DALAM DUNIA KERJA Manusia bukan hanya bertingkah...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>KOMUNIKASI adalah pertukaran informasi antara dua pihak atau lebih,    sehingga pihak-pihak yang berkomunikasi mengetahui informasi tersebut.</p>
<p align="justify">TUJUAN  KOMUNIKASI</p>
<div>
<ul>
<li>Memberikan informasi.</li>
<li>Menjelaskan hubungan antara informasi yang satu dengan yang lain  (sebab akibat, alasan dan tujuan).</li>
<li>Menimbulkan niat untuk melaksanakan informasi</li>
<li>Membuat keputusan untuk melaksanakan niat  tersebut.</li>
<li>Melaksanakan keputusan dalam tindakan nyata.</li>
</ul>
</div>
<p align="justify">Komunikasi dalam memimpin  berarti kemampuan untuk mempersuasi dalam rangka mencapai konsensus.</p>
<p align="justify">PROSES  KOMUNIKASI</p>
<p align="justify">MACAM-MACAM  KOMUNIKASI :</p>
<div>
<ul>
<li>Searah  &#8211; dua arah</li>
<li>Lisan  &#8211; tertulis</li>
<li>Bahasa  kata-kata &#8211; bahasa tubuh, isyarat, lambang</li>
<li>Resmi  &#8211; tidak resmi</li>
<li>Langsung  &#8211; tidak langsung</li>
</ul>
</div>
<p align="justify">HAL-HAL  YANG   MEMPENGARUHI  KOMUNIKASI :</p>
<div>
<ul>
<li>Peran pendengar &#8211; pembicara,  perlu terjadi bergantian. Mendengarkan dengan penuh perhatian dan berbicara  dengan jelas dan ekonomis.</li>
<li>Pandangan  terhadap orang yang diajak berkomunikasi dan kondisi diri   pada waktu berkomunikasi  .</li>
<li>Waktu dan tempat  dilaksanakannya komunikasi.</li>
<li>Keterbukaan, kesediaan untuk memberikan  informasi yang diketahui dan kesediaan untuk menerima informasi yang berasal  dari pihak lain. Berpandangan jernih, tidak berprasangka.</li>
<li>Keselarasan arti lambang,  kesepakatan tentang lambang yang dipergunakan dalam berkomunikasi. Dalam hal  ini yang perlu diperhatikan adalah latar belakang pendidikan, budaya, agama dan  status sosial ekonomi.</li>
<li>Keutuhan informasi dalam kaitan  dengan macam-macam komunikasi yang digunakan.</li>
<li>Untuk  setiap tujuan komunikasi perlu dipertimbangkan teknik komunikasi yang sesuai.  Diperlukan kepekaan, latihan dan kreativitas untuk menentukan bentuk komunikasi  yang paling tepat.</li>
</ul>
</div>
<p align="justify">Penghayatan orang saat  mengalami KOMUNIKASI SEARAH tanpa mendapat kesempatan untuk bertanya :</p>
<div>
<ul>
<li> bingung, kesal, jengkel,  tidak puas, &#8220;malas&#8221; memperhatikan instruksi, khawatir hasil kerja  tidak sesuai dengan yang diharapkan</li>
</ul>
</div>
<p align="justify">Penghayatan di atas membuat  pihak pelaksana :</p>
<div>
<ul>
<li>takut salah, ragu-ragu untuk bertindak, sehingga lebih banyak  mengerjakan tugas berdasarkan imaginasi sendiri, disamping berusaha mencari  informasi tambahan dari orang lain.</li>
<li>Lebih jauh lagi bahkan dapat mengurangi  kesungguhan dalam melaksanakan tugas, sikap acuh-tak acuh, apatis, sampai ke  lempar tanggung jawab.</li>
</ul>
</div>
<p align="justify">Penghayatan orang saat  mengalami KOMUNIKASI DUA ARAH :</p>
<div>
<ul>
<li> senang, lebih percaya diri,  tenang &#8211; ada kepastian</li>
</ul>
</div>
<p align="justify">Penghayatan di atas mendorong  pihak pelaksana untuk melakukan tugasnya dengan lebih bersemangat dan lebih  sungguh-sungguh karena tanggung jawab ada di tangan pihak pelaksana.</p>
<p align="justify">Komunikasi searah cocok  digunakan untuk kasus atau situasi sebagai berikut :</p>
<div>
<ul>
<li>dalam menegakkan aturan atau  memberi pengumuman</li>
<li>gawat darurat atau urgent</li>
</ul>
</div>
<p align="justify">TIPS  dalam menyampaikan rencana dan instruksi kerja :</p>
<div>
<ul>
<li>kenali siapa (kualifikasi  bawahan : kemampuan dan tingkat kematangan) yang akan melaksanakan rencana  kerja atau instruksi kerja</li>
<li>gunakan bahasa dan istilah  yang dimengerti oleh orang yang diberi instruksi</li>
<li>kombinasikan antara instruksi  tertulis dan lisan, bila diperlukan gunakan alat peraga</li>
<li>sampaikan secara sistematis  (bertahap), dari global ke detail</li>
<li>sampaikan secara jelas,  jangan mengundang improvisasi</li>
<li>perhatikan kecepatan  pemberian instruksi</li>
<li>tentukan target dan berikan  umpan balik. Meskipun instruksi sudah jelas, tanpa adanya umpan balik tentang  hasil kerja, tetap menimbulkan keraguan.</li>
</ul>
</div>
<p align="justify">Di budaya Indonesia, untuk  mengetahui apakah bawahan sudah mengetahui apa yang diinstruksikan atau belum,  apakah instruksi tidak ditangkap berbeda, ATASAN PERLU MELAKUKAN CHECK AND  RECHECK. Caranya dengan meminta bawahan mengungkapkan apa yang diinstruksikan  dengan kata-katanya sendiri. Yang jelas untuk atasan, belum tentu jelas untuk  bawahan.</p>
<p align="justify">TIPS DALAM MENEGUR BAWAHAN :</p>
<div>
<ul>
<li> tidak dihadapan banyak orang,  kecuali pada saat dalurat</li>
<li>segera setelah kejadian</li>
<li>gunakan prinsip terapi  dokter. Pertimbangan perasaan yang berlebihan jika diberikan kepada orang yang  tidak peka, akan menjadi bumerang untuk atasan. Atasan bisa dipersepsi tidak  mempunyai wibawa.</li>
</ul>
</div>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/memilih-gaya-manajemen" rel="bookmark" class="wherego_title">Memilih Gaya Manajemen</a></li><li><a href="http://indosdm.com/team-building-training-handout-konsensus" rel="bookmark" class="wherego_title">TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Konsensus</a></li><li><a href="http://indosdm.com/team-building-games-hands-knot" rel="bookmark" class="wherego_title">Team Building Games: Hands Knot</a></li><li><a href="http://indosdm.com/fasilitator-peranan-fungsi-dan-teknik-komunikasi" rel="bookmark" class="wherego_title">Fasilitator: Peranan, Fungsi dan Teknik Komunikasi</a></li><li><a href="http://indosdm.com/team-building-training-handout-pengenalan-diri-dan-sesama" rel="bookmark" class="wherego_title">TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Pengenalan Diri dan Sesama</a></li><li><a href="http://indosdm.com/mengapa-training-diperlukan" rel="bookmark" class="wherego_title">Mengapa Training Diperlukan</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=21&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-pengenalan-diri-dan-sesama' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Pengenalan Diri dan Sesama'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Pengenalan Diri dan Sesama</a> <small>DIRI atau KEPRIBADIAN adalah sifat-sifat yang ada pada diri seseorang,...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/fasilitator-peranan-fungsi-dan-teknik-komunikasi' rel='bookmark' title='Fasilitator: Peranan, Fungsi dan Teknik Komunikasi'>Fasilitator: Peranan, Fungsi dan Teknik Komunikasi</a> <small>Fasilitator: Peranan, Fungsi dan Teknik Komunikasi Fasilitator adalah orang yang...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/manusia-dan-pekerjaan' rel='bookmark' title='Manusia dan Pekerjaan'>Manusia dan Pekerjaan</a> <small>PANDANGAN MENGENAI MANUSIA DALAM DUNIA KERJA Manusia bukan hanya bertingkah...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/team-building-training-handout-komunikasi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

