Sejarah, Visi dan filosofi Six Sigma
1,309 views
--
Sponsored Ads
Ads by Value Media
- 1987 : CEO Motorola mendeklarasikan Motorola akan menuju six sigma pada tahun 1992.
- 1988 : Konsorsium six sigma dibentuk (Motorola, Raytheon, ABB, CDI, Kodak).
- 1989/1990 : IBM mencoba six sigma, tapi gagal.
- 1993 : Larry Bossidy (Allied Signal) membuat pendekatan baru six sigma dengan membentuk black belt.
- 1995 : Jack Welch dari General Electric mengadopsi six sigma.
- 1996/1997 : Six sigma mulai digunakan oleh banyak perusahaan setelah kesuksesan Allied dan GE. Perusahaan tsb antara lain : Siebe, Bombardier, Lockheed Martin, Polaroid, Nokia, Sony, Siemens, BBA, Compaq dll.
VISI DAN FILOSOFI
Visi Six Sigma adalah untuk memuaskan customer dengan memberikan kualitas produk dan pelayanan terbaik lewat pencapaian 6 sigma
Filosofi Six Sigma adalah untuk mengaplikasikan suatu pendekatan yang terstruktur, sistematis untuk meraih operational excellent di seluruh area bisnis dengan breaktrough improvement .
Popularity: 5% [?]
Related posts:
- Peran Profesional HR dalam Six Sigma – Upaya untuk bisa terlibat aktif dalam Six Sigma HRD memiliki peranan substansial untuk kesuksesan inisiatif Six Sigma. Tapi...
- Peran HR Professional dalam Six Sigma – Definisi & Peran-Peran Dalam Six Sigma Agar dapat memahami peranan penting HR dalam Six Sigma, penting...
- APLIKASI SIX SIGMA – PROGRAM EFISIENSI FUNGSI HRD TREN BARU APLIKASI SIX SIGMA – PROGRAM EFISIENSI FUNGSI HRD...
- Peran Profesional HR dalam Six Sigma – Wilayah Kontribusi & Tanggung Jawab Seiring dengan inisiatif Six sigma pada organisasi utama, masih banyak...
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.



















