Indosdm Top
Admax1

PERFORMANCE APPRAISAL

5,191 views
-- Sponsored Ads
 
Ads by Value Media

PERFORMANCE APPRAISAL

  • DISKUSI TERBUKA tentang KINERJA karyawan dengan menggunakan KERANGKA/ACUAN yang disepakati dan sudah dipahami
  • Fokus: HASIL KERJA dan TINGKAH LAKU, bukan sifat pribadi

HAL YANG DIBICARAKAN DALAM MEETING PA

  • Tugas-tugas yang berhasil diselesaikan dengan baik
  • Tugas-tugas yang gagal diselesaikan atau tidak memenuhi target
  • Berikan umpan balik tentang kinerja keseluruhan
  • Bicarakan hal-hal yang perlu dikembangkan
  • Tentukan target pada penilaian yang akan datang
  • Tanyakan dukungan apa yang dibutuhkan bawahan

K E N D A L A

  • Universalitas Sistem Metoda PA
  • Pengaburan Makna PA
  • Penggunaan PA secara kurang etis
  • Hal-hal yang dikhawatirkan pada PA
  • Kesalahan-kesalahan yang umum terjadi

PERSEPSI NEGATIF MENGENAI PA

  • PA adalah ancaman bagi karyawan yang kinerjanya dibawah target. (melukai harga diri,kemungkinan kehilangan pekerjaan. Karyawan kategori ini bersikap defensif terhadap umpan balik.)
  • PA adalah ancaman bagi atasan (khawatir mendapat penilaian negatif dari bawahan, kesulitan untuk berganti peran sebagai teman, coach dan penilai.)

KESALAHAN YANG UMUM TERJADI

  • HALLO EFFECT :
    • pengaruh kesan sebelumnya (positif atau negatif) yang mendistorsikan mendistorsikan penilaian keseluruhan
  • STRICTNESS-LENIENCY EFFECT :
    • Kecenderungan ‘murah nilai’ dan ‘mahal nilai’
  • CENTRAL TENDENCY EFFECT :
    • Kecenderungan menilai rata-rata
  • SEQUENCING EFFECT :
    • Penilaian terhadap individu banyak dipengaruhi oleh penilaian terhadap individu sebelumnya.
  • RECENCY EFFECT :
    • Penilaian ditentukan oleh kejadian-kejadian menjelang ‘saat’ penilaian bukan merupakan penjumlahan dari hasil kerja sepanjang periode penilaian.
  • MASALAH ZERO-SUM :
    • kesalahan yang diakibatkan oleh sistem penilaian dengan kurva normal.
  • BIASED SUBJECTIVE EVALUATION :
    • Iba-benci, suka-tidak suka
    • Kecocokan pribadi
    • Gender
    • Keterlibatan di dalam proses seleksi / promosi

KEBERHASILAN implementasi PA

  • SISTEM PA
    • Relevan dengan job
    • Praktis
    • Disepakati bersama
  • PROSES
    • Sinambung
    • Setiap saat
  • PRINSIP DASAR
    • pengembangan
  • KETERAMPILAN PENILAI
    • objektif

PERFORMANCE EVALUATION

SYARAT UNTUK MENJADI PENILAI YANG ANDAL

  • Mengenal tugas dan tanggung jawab bawahan
  • Mempunyai data yang akurat tentang kinerja masing-masing bawahan
  • Mempunyai ‘standar’ yang digunakan untuk menilai kinerja bawahan (Role Playing & Behavior Modelling)
  • Dapat mengkomunikasikan penilaiannya kepada bawahan (Role Playing & Behavior Modelling)

ASPEK YANG DINILAI DISESUAIKAN DENGAN JOB & TUJUAN PENILAIAN

  • OUTCOMES (Hasil kerja)
  • BEHAVIOR (Aktivitas yang dilakukan untuk mencapai outcomes tersebut diatas)

BEBERAPA PENDEKATAN DAN METODA PENILAIAN KINERJA

METODA RATING

  • Paling tua dan paling banyak dipakai
  • Menggunakan skala dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi :
    • a) Diskret
    • b) Kontinue

Contoh Metoda Rating yang Kontinue
Aspek yang dinilai: Pengetahuan tentang pekerjaan

  • Baik sekali (81 – 100): Hafal tempat penyimpanan semua barang dan jumlah stock untuk setiap jenis barang.
  • Baik (61 – 80): hafal tempat penyimpanan dan jumlah stock sebagian besar (75%) barang.
  • Cukup (41 – 60): Hafal tempat penyimpanan dan jumlah stock barang-barang yang sering dikeluarkan.
  • Kurang (1 – 20): Hafal tempat penyimpanan barang-barang yang sering dikeluarkan, tetapi tidak tahu stocknya.

METODA CRITICAL INSIDENT METODA CRITICAL INSIDENT
Catatan tentang setiap kejadian-performance karyawan yang menonjol, (positif atau negatif) lengkap dengan tanggal kejadiannya

METODE RANKING & POINT ALLOCATION
Karyawan diurutkan dari yang kinerjanya paling baik sampai dengan yang kinerjanya dibawah target

METODE PAIRED COMPARISON
Setiap karyawan dibandingkan berulang kali dengan karyawan lain

KELEBIHAN – KEKURANGAN METODE RANKING & POINT ALLOCATION DAN METODE PAIRED COMPARISON

  • KELEBIHAN:
    • Menunjukkan keurutan
    • Ekonomis, mudah dilakukan
  • KEKURANGAN :
    • Kurang bisa memberikan gambaran spesifik tentang hal-hal yang perlu dikembangkan
    • Faktor Subyektifitas tinggi

Popularity: 16% [?]

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • MisterWong
  • Y!GG
  • Webnews
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • blogmarks
  • Blogosphere News
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Squidoo
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • Socialogs
  • email

Related posts:

  1. PERFORMANCE APPRAISAL: Kontrol untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam penilai Bagian 2 dari Dalam penilaian terhadap unjuk kerja dapat terjadi...
  2. PERFORMANCE APPRAISAL: Fokus, kriteria dan atribut Penilaian unjuk kerja: bagian pertama dari lima sub bahasan FOKUS...
  3. PERFORMANCE APPRAISAL: TEKNIK PENGISIAN FORM PENILAIAN UNJUK KERJA Bagian 3 dari tulisan tentang Performance Appraisal Form Penilaian Unjuk...
  4. PENILAIAN KINERJA DARI TINJAUAN PSIKOLOGIS Kegiatan menilai dalam kehidupan sehari-hari Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu...
  5. TEAM BUILDING TRAINING – Handout Pengawasan Dalam Kepemimpinan PRINSIP   PENGAWASAN PENGAWASAN atau KONTROL adalah BAGIAN DARI TUGAS PEMIMPIN,...
  6. Memotivasi Karyawan CIRI-CIRI MENURUNNYA MOTIVASI KERJA KARYAWAN Mengurangi waktu kerja Bekerja lebih...
  7. Bagaimana Mendelegasikan? Ringkasan: Memberikan tanggungjawab kepada orang lain secara tepat Analisa tugas...
  8. Memilih Gaya Manajemen Apakah anda sekarang sedang mencari-cari gaya manajemen yang dapat anda...
  9. Manusia dan Pekerjaan PANDANGAN MENGENAI MANUSIA DALAM DUNIA KERJA Manusia bukan hanya bertingkah...
  10. Coaching dan Counseling Coaching & Counseling merupakan kegiatan yang sangat penting peranannya dalam...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.












More from this category













More from this author

rss Subscribe to this author

Tagged as: , , ,


TopOfBlogs