Indosdm Top
Admax1

MEMENANGKAN GAGASAN DALAM PEKERJAAN

701 views
-- Sponsored Ads
 
Ads by Value Media

win-ideaPernahkan anda memiliki gagasan tertentu namun tidak diterima oleh bos atau teman-teman kolega anda? Misalnya karena gagasan anda tidak relevan dengan tujuan organisasi? Karena gagasan anda tidak membumi? Gagasan anda tidak memiliki argumen kuat,dsb?. Jangan cepat mundur bahkan menyerah. Ada beberapa yang hal yang sebaiknya diperhatikan. Apalagi kalau anda sendiri yang diminta untuk membuat gagasan.

Katakanlah anda sedang siap untuk menghadiri suatu rapat membahas agenda survei pasar yang efektif. Rapat internal itu sendiri bakal dihadiri oleh bos dan beberapa orang yang selevel dengan anda. Dan anda ditunjuk oleh bos untuk membuat rencana kegiatan survei dan sekaligus penyaji dalam rapat. Ini menjadi kesempatan bagus untuk menjelaskan  gagasan anda dihadapan pimpinan dan kolega.

Apa yang sebaiknya anda lakukan? Yang pertama adalah persiapan sebelum rapat. Karena anda diminta sebagai penggagas maka anda harus sudah menyiapkannya sebaik mungkin. Anda sebaiknya mengumpulkan data sekunder berupa laporan-laporan organisasi. Anda pelajari serinci mungkin dalam hal konsep pemasaran,  masalah yang dihadapi organisasi, tren penjualan, karakteristik segmen pasar selama ini, karakteristik pesaing, dsb. Kemudian anda harus menyiapkan metode survei yang operasional dapat diterapkan termasuk teknik monitoring dan evaluasinya. Dan tentunya dengan uraian tentang penjadwalan dan dukungan personalia dan dana.

Pada tahap rapat berikutnya, anda harus mampu menjelaskan gagasan anda. Sejauh mungkin diawali dengan kelebihan-kelebihan gagasan anda. Ketika diskusi berlangsung upayakan anda tidak mudah “menyerah” dan selalu menerima gagasan dari setiap yang hadir. Sebaliknya anda harus menunjukkan kemampuan dalam pemahaman tentang konsep-kosep pemasaran dan juga teknik survei pasar. Namun secara obyektif tidak ada salahnya anda juga menjelaskan keterbatasan  gagasan dan siap menerima masukan dari kolega dan bos.

Pada tahap ketiga, anda segera memperbaiki gagasan dalam bentuk yang lebih operasional. Isinya sejauh mungkin sudah menampung masukan-masukan yang dinilai relevan tentang survei pasar. Perbaikan gagasan hendaknya disajikan dalam format buku yang menarik untuk menunjukkan anda bersungguh-sungguh membuat konsep survei pasar dengan sebaik mungkin.

Pada tahap akhir, konsep tersebut anda sampaikan langsung ke bos didahului dengan penjelasan singkat  tentang isi perbaikan konsep. Biasanya respon bos ketika itu mengatakan akan mempelajari dahulu dan mungkin langsung menerima konsep yang sudah anda perbuat. Kalau toh ada masukan dari bos, dan isinya relatif sudah bagus umumnya pihak bos secara prinsip akan menerima dengan catatan-catatan kecil yang harus diperhatikan oleh anda. Setelah disetujui lalu  konsep tersebut oleh pimpinan atau bos  diserahkan kepada divisi pemasaran untuk segera dilaksanakan.

Tulisan asli dari artikel ini dan tulisan-tulisan menarik lainnya dalam bidang personal development dan MSDM dapat juga diakses langsung melalui link: MEMENANGKAN GAGASAN

Kontributor:
Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira seorang blogger yang produktif, beliau adalah Guru Besar di Institut Pertanian Bogor yang mengasuh berbagai mata kuliah di tingkat S1 sampai S3 untuk mata kuliah, di antaranya: MSDM Strategik, Ekonomi Sumberdaya Manusia, Teori Organisasi Lanjutan, Perencanaan SDM, Manajemen Kinerja, Manajemen Pelatihan, Manajemen Program Komunikasi. MSDM Internasional, Manajemen Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan,

Beliau adalah salah seorang pemrakarsa berdirinya Program Doctor bidang Bisnis dan dan saat ini masih aktif berbagi ilmu di Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (MB-IPB).
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang diri dan pemikiran-pemikiran beliau, silakan kunjungi Blog beliau di Rona Wajah

Popularity: 5% [?]

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • MisterWong
  • Y!GG
  • Webnews
  • Digg
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • blogmarks
  • Blogosphere News
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Squidoo
  • Technorati
  • YahooMyWeb
  • Socialogs
  • email

Related posts:

  1. ASPEK NON-MATERIAL DALAM MEMILIH PEKERJAAN Apakah memang kebahagiaan dalam berkarir ditentukan oleh aspek material atau...
  2. Peran Profesional HR dalam Six Sigma – Upaya untuk bisa terlibat aktif dalam Six Sigma HRD memiliki peranan substansial untuk kesuksesan inisiatif Six Sigma. Tapi...
  3. Membangun Soft Competency SDM: Upaya Memenangkan Persaingan Rumah Sakit Beberapa ahli menyatakan bahwa pengetahuan dan ketrampilan merupakan hard competency...
  4. PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: APA YANG PERLU DIMASUKKAN DALAM BRIEFING? APA YANG PERLU DIMASUKKAN DALAM BRIEFING 5 dari 11 tulisan...
  5. Manusia dan Pekerjaan PANDANGAN MENGENAI MANUSIA DALAM DUNIA KERJA Manusia bukan hanya bertingkah...
  6. PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERSIAPAN PERSIAPAN 4 dari 11 tulisan Persiapan yang baik adalah hal...
  7. TEAM BUILDING TRAINING – Handout Persepsi dan Keragaman dalam kerjasama Dalam hidup sehari-hari sadar ataupun tidak, kita selalu melakukan pemaknaan...
  8. Konsep WTS dalam menggali potensi bawahan Soejitno IRMIM memperkenalkan salah satu metode menggali potensi dan kemampuan...
  9. Etika dalam Kepemimpinan 1–Apakah “Etika” itu? Pada pengertian yang paling dasar, etika adalah...
  10. Bagaimana Menentukan Prioritas? Ringkasan: Beradaptasi secara cepat terhadap prioritas yang berubah Deskripsikan konteksnya...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.












More from this category













More from this author

rss Subscribe to this author

Tagged as: ,

Comments

Trackbacks

There are no trackbacks



TopOfBlogs