<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indosdm.com &#187; Corporate Learning</title>
	<atom:link href="http://indosdm.com/category/training-and-development/corporate-learning/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indosdm.com</link>
	<description>Portal HR &#124; HR Direktori &#124; Artikel MSDM &#124; Diskusi HRD</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 06:40:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Pentingnya Pelatihan Berbasis Kompetensi di Perusahaan</title>
		<link>http://indosdm.com/pentingnya-pelatihan-berbasis-kompetensi-di-perusahaan</link>
		<comments>http://indosdm.com/pentingnya-pelatihan-berbasis-kompetensi-di-perusahaan#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 20:31:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Corporate Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=2300</guid>
		<description><![CDATA[Ketika perusahaan sedang dibangun untuk menjadi organisasi pembelajaran maka pelatihan berbasis kompetensi menjadi sangat strategis.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/seleksi-karyawan-berbasis-kompetensi' rel='bookmark' title='SELEKSI KARYAWAN BERBASIS KOMPETENSI'>SELEKSI KARYAWAN BERBASIS KOMPETENSI</a> <small>Dalam prakteknya tidak ada kombinasi dari instrumen penyeleksian yang standar...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/program-orientasi-berbasis-kompetensi' rel='bookmark' title='PROGRAM ORIENTASI BERBASIS KOMPETENSI'>PROGRAM ORIENTASI BERBASIS KOMPETENSI</a> <small>Walaupun karyawan baru sudah berhasil melalui proses rekrutmen dan seleksi...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/pentingnya-rotasi-pekerjaan' rel='bookmark' title='PENTINGNYA ROTASI PEKERJAAN'>PENTINGNYA ROTASI PEKERJAAN</a> <small>Rotasi atau perputaran pekerjaan tidak selalu berjalan mulus. Bisa saja...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-2301" style="margin: 10px; float: left;" title="pelatihan_kompetensi" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2009/08/pelatihan_kompetensi.jpg" alt="pelatihan_kompetensi" width="200" height="202" />Pelaksanaan suatu pelatihan oleh perusahaan sering mengalami kegagalan. Disamping jarang dilakukan analisis kebutuhan pelatihan juga karena pola pelatihan bersifat konvensional. Dengan demikian pelatihan kurang mampu menjawab kebutuhan organisasi, individu karyawan, dan kebutuhan akan pekerjaannya. Hal penting dalam sebuah perusahaan adalah mensosialisasi para karyawannya ke dalam budaya perusahaan agar mereka dapat menjadi karyawan yang produktif dan efektif, segera setelah memasuki dan menjadi anggota sistem sosial pada perusahaan. Salah satu cara utama untuk melakukan hal itu adalah melalui pelatihan berbasis kompetensi. Mengapa diperlukan? Karena penempatan karyawan dalam pekerjaan secara langsung tidak menjamin mereka akan berhasil. Karyawan baru sering merasa tidak pasti tentang peranan dan tanggung jawab mereka.</p>
<p align="justify">Permintaan pekerjaan dan kapabilitas karyawan haruslah seimbang melalui program orientasi dan pelatihan. Keduanya sangat dibutuhkan. Meskipun para karyawan telah dilatih dan telah menguasai pekerjaannya, mereka membutuhkan pengembangan lebih jauh untuk menyiapkan tanggung jawab mereka di masa depan. Ada kecenderungan yang terus terjadi, yaitu semakin beragamnya karyawan dengan organisasi yang lebih datar menyebabkan karyawan mampu mengembangkan tugas kewajiban dan tanggung jawabnya yang lebih besar.</p>
<p align="justify">Melalui pelatihan berbasis kompetensi, karyawan terbantu mengerjakan pekerjaan yang ada, dapat meningkatkan keseluruhan karir karyawan, dan membantu mengembangkan tanggung jawabnya di masa depan. Pengembangan dapat membantu karyawan agar mampu mengatasi tanggung jawabnya di masa depan, maka salah satu upaya strategis yang perlu dilakukan adalah menciptakan sebuah proses belajar berkelanjutan di seluruh lapisan karyawan melalui paket pelatihan dan pengembangan. Hal demikian tidak bisa ditunda-tunda lagi khususnya mereka yang bergerak di sektor agribisnis di Indonesia, yang persoalan utamanya adalah kualitas SDM yang kurang berkualifikasi. Padahal, di era masa depan salah satu indikator daya saing tinggi adalah penguasaan SDM bermutu.</p>
<p align="justify">Satu hal lagi, seperti halnya sebuah proses pembelajaran, UNESCO dalam paradigma pendidikan yang terbaru menekankan bahwa sasaran pendidikan diarahkan pada (1) <em>learning to know</em>; (2) <em>learning to do</em>; (3) <em>learning to be</em>; (4) <em>learning to live</em> <em>together</em>. Di masa depan dan siapa pun peserta dan penyelenggaranya, proses pembelajaran perlu diarahkan pada kegiatan &#8220;belajar untuk belajar&#8221; sehingga terbentuklah masyarakat Indonesia sebagai masyarakat belajar; tidak terkecuali di lingkungan perusahaan. Di samping itu, pembelajaran lewat pelatihan hendaknya dikemas bukanlah untuk membentuk orang yang mandiri dan terampil namun dengan kepribadian (soft skills) nol. Jadi, intinya pelatihan seharusnya memiliki beragam aspek dominan yang lengkap. Ketika perusahaan sedang dibangun untuk menjadi organisasi pembelajaran maka pelatihan berbasis kompetensi menjadi sangat strategis.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan asli dari artikel ini dan tulisan menarik lainnya tentang manajemen sumber daya manusia, dapat juga diakses melalui link ini:  <a title="KEBUTUHAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI" href="http://ronawajah.wordpress.com/2009/07/29/kebutuhan-pelatihan-berbasis-komptensi/">KEBUTUHAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kontributor:</strong><br />
<img style="margin: 10px; float: left;" title="Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira" src="../wp-content/uploads/2008/10/sjafri-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /><strong>Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira</strong> seorang blogger yang produktif, beliau adalah Guru Besar di Institut Pertanian Bogor yang mengasuh berbagai mata kuliah di tingkat S1 sampai S3 untuk mata kuliah, di antaranya: MSDM Strategik, Ekonomi Sumberdaya Manusia, Teori Organisasi Lanjutan, Perencanaan SDM, Manajemen Kinerja, Manajemen Pelatihan, Manajemen Program Komunikasi. MSDM Internasional, Manajemen Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan,</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau adalah salah seorang pemrakarsa berdirinya Program Doctor bidang Bisnis dan dan saat ini masih aktif berbagi ilmu di Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (MB-IPB).<br />
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang diri dan pemikiran-pemikiran beliau, silakan kunjungi Blog beliau di <a href="http://ronawajah.wordpress.com/tentang-tb-sjafri-mangkuprawira/">Rona Wajah</a></p>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/manajer-pentingnya-pengkondisian-ekspektasi-optimis" rel="bookmark" class="wherego_title">MANAJER: PENTINGNYA PENGKONDISIAN EKSPEKTASI OPTIMIS</a></li><li><a href="http://indosdm.com/panduan-mengevaluasi-pelatihan-dan-pengembangan-pada-level-individu" rel="bookmark" class="wherego_title">PANDUAN MENGEVALUASI PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN PADA LEVEL INDIVIDU</a></li><li><a href="http://indosdm.com/9-desain-program-pelatihan-di-tempat-kerja-not-just-skill-but-new-behavior" rel="bookmark" class="wherego_title">9 Desain program pelatihan di tempat kerja (on the job training)</a></li><li><a href="http://indosdm.com/seleksi-karyawan-berbasis-kompetensi" rel="bookmark" class="wherego_title">SELEKSI KARYAWAN BERBASIS KOMPETENSI</a></li><li><a href="http://indosdm.com/team-building-games-hands-knot" rel="bookmark" class="wherego_title">Team Building Games: Hands Knot</a></li><li><a href="http://indosdm.com/kepemimpinan-berbasis-kekuatan" rel="bookmark" class="wherego_title">KEPEMIMPINAN BERBASIS KEKUATAN</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=2300&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/seleksi-karyawan-berbasis-kompetensi' rel='bookmark' title='SELEKSI KARYAWAN BERBASIS KOMPETENSI'>SELEKSI KARYAWAN BERBASIS KOMPETENSI</a> <small>Dalam prakteknya tidak ada kombinasi dari instrumen penyeleksian yang standar...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/program-orientasi-berbasis-kompetensi' rel='bookmark' title='PROGRAM ORIENTASI BERBASIS KOMPETENSI'>PROGRAM ORIENTASI BERBASIS KOMPETENSI</a> <small>Walaupun karyawan baru sudah berhasil melalui proses rekrutmen dan seleksi...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/pentingnya-rotasi-pekerjaan' rel='bookmark' title='PENTINGNYA ROTASI PEKERJAAN'>PENTINGNYA ROTASI PEKERJAAN</a> <small>Rotasi atau perputaran pekerjaan tidak selalu berjalan mulus. Bisa saja...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/pentingnya-pelatihan-berbasis-kompetensi-di-perusahaan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KOMPETENSI KARYAWAN DALAM ORGANISASI PEMBELAJARAN</title>
		<link>http://indosdm.com/kompetensi-karyawan-dalam-organisasi-pembelajaran</link>
		<comments>http://indosdm.com/kompetensi-karyawan-dalam-organisasi-pembelajaran#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 18:06:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Corporate Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Knowledge Management]]></category>
		<category><![CDATA[Skills/Competencies]]></category>
		<category><![CDATA[KOMPETENSI KARYAWAN]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi pembelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=2256</guid>
		<description><![CDATA[Kalau perusahaan disebut sebagai organisasi pembelajaran, manajemen puncak sudah menempatkan upaya pengembangan kompetensi karyawan sebagai tugas rutinnya.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/langkah-strategis-mewujudkan-perusahaan-sebagai-organisasi-pembelajaran' rel='bookmark' title='LANGKAH STRATEGIS MEWUJUDKAN PERUSAHAAN SEBAGAI ORGANISASI PEMBELAJARAN'>LANGKAH STRATEGIS MEWUJUDKAN PERUSAHAAN SEBAGAI ORGANISASI PEMBELAJARAN</a> <small>Dalam organisasi pembelajaran terjadi proses pemberian kesempatan kepada setiap karyawan...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/organisasi-pembelajaran-vs-krisis-moneter-global' rel='bookmark' title='ORGANISASI PEMBELAJARAN VS KRISIS MONETER GLOBAL'>ORGANISASI PEMBELAJARAN VS KRISIS MONETER GLOBAL</a> <small>Tantangan yang dihadapi perusahaan saat kini adalah membuat kemajuan yang...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/pengembangan-kapasitas-organisasi-pembelajaran' rel='bookmark' title='PENGEMBANGAN KAPASITAS ORGANISASI PEMBELAJARAN'>PENGEMBANGAN KAPASITAS ORGANISASI PEMBELAJARAN</a> <small>Gaya yang dapat mempengaruhi organisasi dalam mengembangkan gagasan-gagasan meliputi eksperimen,...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img class="aligncenter size-full wp-image-2257" style="margin: 10px; float: left;" title="sjafri-new" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2009/06/sjafri-new.jpg" alt="sjafri-new" width="200" height="214" />Perubahan dunia berpengaruh terhadap organisasi bisnis dan sekaligus terhadap kompetensi karyawan. Karyawan semakin dipandang sebagai aset yang sangat penting dari suatu perusahaan. Semakin banyak tantangan bisnis yang dihadapi perusahaan maka kedudukan karyawan menjadi semakin sangat strategis. Keunggulan kompetitif suatu perusahaan sangat bergantung pada mutu sumberdaya manusia karyawan. Artinya ketika perusahaan akan menghadapi proses pengubahan atau terlibat dalam menciptakan ubahan maka karyawan diposisikan sebagai pemain utama perusahaan.</p>
<p align="justify">Perusahaan akan selalu memikat, mengembangkan dan mempertahankan karyawan yang berketerampilan inovatif. Dan agar karyawan tetap bertahan bekerja di perusahaannya maka diperlukan lingkungan pembelajaran yang berkelanjutan. Bagaimana misalnya para karyawan secara bertahap dikembangkan potensi dirinya untuk memiliki pemikiran kompetitif, sinergis dan pemikiran global. Dengan demikian perusahaan akan semakin siap dalam menghadapi setiap proses perubahan lokal dan global. Hal demikian tampak jelas di suatu organisasi pembelajaran (learning organization)</p>
<p align="justify">Perusahaan akan terus mengembangkan potensi karyawan yang memiliki kompetensi atau standar sektor ekonomi nasional dan global. Ciri-ciri kompetensi karyawan dimaksud adalah memiliki pengetahuan, kapabilitas dan sikap inisiatif dan inovatif dalam berbagai dimensi pekerjaan:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Keterampilan dan sikap dalam memecahkan masalah yang berorientasi pada efisiensi, produktivitas, mutu, dan kepedulian terhadap dampak lingkungan.</li>
<li>Keterampilan dan sikap dalam berkomunikasi horisontal dan vertikal serta  membangun jejaring kerja internal.</li>
<li>Keterampilan dan sikap dalam pengendalian emosi diri, membangun persahabatan dan obyektivitas persepsi.</li>
<li>Sikap dalam mau belajar secara berkelanjutan.</li>
<li>Keterampilan dan sikap dalam pengembangan diri untuk mengaitkan kompetensi pekerjaan dengan kompetensi pribadi individu.</li>
<li>Keterampilan dan sikap maju untuk mencari cara-cara baru dalam mengoptimumkan pelayanan mutu terhadap pelanggan.</li>
<li>Keterampilan dan sikap saling memperkuat (sinergitas) antarkaryawan untuk selalu meningkatkan mutu produk dan mutu pelayanan pada pelanggan.</li>
</ol>
<p align="justify">Kalau perusahaan disebut sebagai organisasi pembelajaran, manajemen puncak sudah menempatkan upaya pengembangan kompetensi karyawan sebagai tugas rutinnya. Karyawan diberi kesempatan untuk mengembangkan dirinya melalui bursa gagasan yang diselenggarakan oleh manajemen puncak. Dari situ pihak manajemen bisa mengamati siapa saja karyawan yang memiliki pengetahuan, ketrampilan, sikap dan talenta tinggi. Dan kemudian dikaitkan dengan kinerjanya. Lalu dapat ditentukan siapa saja yang disiapkan untuk menempati posisi jabatan yang lebih tinggi. Sementara mereka yang berada pada kinerja yang di bawah standar diberi kesempatan untuk meningkuti pelatihan dan pengembangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan asli artikel ini dan artikel menarik lain tentang MSDM dapat juga diakses langsung melalui link:  <a title="KOMPETENSI KARYAWAN DALAM ORGANISASI PEMBELAJARAN" href="http://ronawajah.wordpress.com/2009/06/07/kompetensi-karyawan-dalam-organisasi-pembelajaran/">KOMPETENSI KARYAWAN DALAM ORGANISASI PEMBELAJARAN</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kontributor:</strong><br />
<img style="margin: 10px; float: left;" title="Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira" src="../wp-content/uploads/2008/10/sjafri-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /><strong>Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira</strong> seorang blogger yang produktif, beliau adalah Guru Besar di Institut Pertanian Bogor yang mengasuh berbagai mata kuliah di tingkat S1 sampai S3 untuk mata kuliah, di antaranya: MSDM Strategik, Ekonomi Sumberdaya Manusia, Teori Organisasi Lanjutan, Perencanaan SDM, Manajemen Kinerja, Manajemen Pelatihan, Manajemen Program Komunikasi. MSDM Internasional, Manajemen Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan,</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau adalah salah seorang pemrakarsa berdirinya Program Doctor bidang Bisnis dan dan saat ini masih aktif berbagi ilmu di Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (MB-IPB).<br />
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang diri dan pemikiran-pemikiran beliau, silakan kunjungi Blog beliau di <a href="http://ronawajah.wordpress.com/tentang-tb-sjafri-mangkuprawira/">Rona Wajah</a></p>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/pendekatan-elegan-perusahaan-manager-dan-karyawan-dalam-penguatan-daya-saing-bisnis" rel="bookmark" class="wherego_title">PENDEKATAN ELEGAN PERUSAHAAN, MANAGER DAN KARYAWAN DALAM PENGUATAN DAYA SAING BISNIS</a></li><li><a href="http://indosdm.com/brainstormings-vs-focus-group-discussion-dalam-teori-dan-praktek" rel="bookmark" class="wherego_title">Brainstormings vs Focus Group Discussion Dalam Teori dan  Praktek</a></li><li><a href="http://indosdm.com/perkembangan-dan-evolusi-teori-balanced-scorecard" rel="bookmark" class="wherego_title">Perkembangan dan Evolusi Teori Balanced Scorecard</a></li><li><a href="http://indosdm.com/manajer-memperkecil-paradoksial-potensi-diri-karyawan" rel="bookmark" class="wherego_title">MANAJER: MEMPERKECIL PARADOKSIAL POTENSI DIRI KARYAWAN</a></li><li><a href="http://indosdm.com/kamus-kompetensi-kesadaran-organisasi-organization-awareness" rel="bookmark" class="wherego_title">Kamus Kompetensi: Kesadaran Organisasi (Organization Awareness)</a></li><li><a href="http://indosdm.com/mengatasi-masalah-karyawan-dan-karyawan-bermasalah" rel="bookmark" class="wherego_title">MENGATASI MASALAH KARYAWAN DAN KARYAWAN BERMASALAH</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=2256&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/langkah-strategis-mewujudkan-perusahaan-sebagai-organisasi-pembelajaran' rel='bookmark' title='LANGKAH STRATEGIS MEWUJUDKAN PERUSAHAAN SEBAGAI ORGANISASI PEMBELAJARAN'>LANGKAH STRATEGIS MEWUJUDKAN PERUSAHAAN SEBAGAI ORGANISASI PEMBELAJARAN</a> <small>Dalam organisasi pembelajaran terjadi proses pemberian kesempatan kepada setiap karyawan...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/organisasi-pembelajaran-vs-krisis-moneter-global' rel='bookmark' title='ORGANISASI PEMBELAJARAN VS KRISIS MONETER GLOBAL'>ORGANISASI PEMBELAJARAN VS KRISIS MONETER GLOBAL</a> <small>Tantangan yang dihadapi perusahaan saat kini adalah membuat kemajuan yang...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/pengembangan-kapasitas-organisasi-pembelajaran' rel='bookmark' title='PENGEMBANGAN KAPASITAS ORGANISASI PEMBELAJARAN'>PENGEMBANGAN KAPASITAS ORGANISASI PEMBELAJARAN</a> <small>Gaya yang dapat mempengaruhi organisasi dalam mengembangkan gagasan-gagasan meliputi eksperimen,...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/kompetensi-karyawan-dalam-organisasi-pembelajaran/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MANFAAT MAGANG BAGI KARYAWAN</title>
		<link>http://indosdm.com/manfaat-magang-bagi-karyawan</link>
		<comments>http://indosdm.com/manfaat-magang-bagi-karyawan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2009 01:14:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Corporate Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=2242</guid>
		<description><![CDATA[Magang umumnya merupakan pembelajaran bagi para karyawan yang sudah lebih berpengalaman atau karyawan lainnya. Meskipun hal itu mungkin dilengkapi dengan pelatihan di luar kelas-pekerjaan. Kebanyakan para karyawan terampil, seperti perancang produksi dan administrasi pembukuan dilatih melalui program magang formal.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/penempatan-karyawan-antarunit' rel='bookmark' title='PENEMPATAN KARYAWAN ANTARUNIT'>PENEMPATAN KARYAWAN ANTARUNIT</a> <small>Sering terjadi penugasan kembali karyawan yang ada untuk menempati posisi...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/tindak-lanjut-orientasi-karyawan' rel='bookmark' title='TINDAK LANJUT ORIENTASI KARYAWAN'>TINDAK LANJUT ORIENTASI KARYAWAN</a> <small>Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan program orientasi adalah bagaimana...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/pemberdayaan-dan-partisipasi-karyawan-apakah-sama' rel='bookmark' title='PEMBERDAYAAN DAN PARTISIPASI KARYAWAN : APAKAH SAMA?'>PEMBERDAYAAN DAN PARTISIPASI KARYAWAN : APAKAH SAMA?</a> <small>elain pemberdayaan ada istilah pengembangan partisipasi karyawan yang kedengarannya bermakna...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img class="aligncenter size-full wp-image-2243" style="margin: 10px; float: left;" title="internship" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2009/06/internship.jpg" alt="internship" width="200" height="217" />Dalam pengembangan sumberdaya manusia dikenal adanya istilah magang sebagai bagian dari suatu pelatihan. Magang umumnya merupakan pembelajaran bagi para karyawan yang sudah lebih berpengalaman atau karyawan lainnya. Meskipun hal itu mungkin dilengkapi dengan pelatihan di luar kelas-pekerjaan. Kebanyakan para karyawan terampil, seperti perancang produksi dan administrasi pembukuan dilatih melalui program magang formal. Bantuan dan tugas belajar selama pelatihan dengan cara magang menggunakan tingkat partisipasi tinggi. Dengan demikian peserta pelatihan dan memiliki kemampu-pindahan yang tinggi terhadap pekerjaan ini.</p>
<p align="justify">Selain magang terdapat bentuk pelatihan dengan menyediakan sebuah model untuk peserta pelatihan dimana peserta meniru apa yang dilakukan atau ditunjukkan pelatih. Kebanyakan perusahaan menggunakan model pelatihan ini. Bentuk ini memang kurang begitu formal daripada program magang karena kurang terdapat sesi formal di dalam kelas. Oleh karena itu, baru disediakan manakala dibutuhkan sebagai bagian dari program yang sudah disiapkan secara hati-hati.</p>
<p align="justify">Pelatihan selalu ditangani oleh penyelia atau manajer; tidak selalu oleh departemen SDM. Kadang-kadang seorang manajer atau tenaga profesional lainnya mengambil manfaat dan memainkan peranan mentor, dan memberikan ketrampilan dan nasihat karir. Bentuk partisipasi, umpan balik, dan perpindahan pekerjaan sangat mungkin memiliki porsi tinggi dalam proses pembelajaran ini.</p>
<p align="justify">Tugas-tugas untuk gugus tugas dapat membantu banyak karyawan dengan cara yang sama dengan magang dan <em>coaching</em>. Melalui periode pertemuan staf yang teratur dengan para gugus tugas, seorang manajer mengembangkan ketrampilan antarpersonal, belajar mengevaluasi informasi, dan memperoleh pengalaman dalam mengamati model-model potensial.</p>
<p align="justify">Para peserta magang umumnya merasa lebih puas ketimbang dengan pembelajaran yang sifatnya teoritis. Mereka merasa diberi peran banyak untuk mengmbangkan kraetifitasnya. Sekaligus dihargai akan jerih payahnya selama dan sesudah magang. Kompensasi dalam bentuk gaji dan atau upah tetap diberikan. Bahkan ada juga yang memeroleh uang saku selama magang.</p>
<p align="justify">Beberapa hasil studi menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan dalam bentuk magang ini berpengaruh terhadap peningkatan ketrampilan dan sikap kerja keras para pesertanya. Kinerja mereka pun semakin meningkat setelah mereka mengikuti magang antara satu sampai dua bulan. Hal ini karena mereka mampu menarik pelajaran dari kekeliruan dan keberhasilan dalam praktek selama magang. Dengan pengalaman magangnya mereka semakin berhati-hati dalam mengerjakan tugas-tugasnya. Pada intinya mereka bekerja dalam upaya meningkatkan mutu kerjanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan asli artikel ini dan artikel-artikel lainnya tentang MSDM dapat juga diakses langsung melalui link: <a title="MANFAAT MAGANG BAGI KARYAWAN" href="http://ronawajah.wordpress.com/2009/06/18/manfaat-magang-bagi-karyawan/">MANFAAT MAGANG BAGI KARYAWAN</a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Kontributor:</strong><br />
<img style="margin: 10px; float: left;" title="Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira" src="../wp-content/uploads/2008/10/sjafri-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /><strong>Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira</strong> seorang blogger yang produktif, beliau adalah Guru Besar di Institut Pertanian Bogor yang mengasuh berbagai mata kuliah di tingkat S1 sampai S3 untuk mata kuliah, di antaranya: MSDM Strategik, Ekonomi Sumberdaya Manusia, Teori Organisasi Lanjutan, Perencanaan SDM, Manajemen Kinerja, Manajemen Pelatihan, Manajemen Program Komunikasi. MSDM Internasional, Manajemen Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan,</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau adalah salah seorang pemrakarsa berdirinya Program Doctor bidang Bisnis dan dan saat ini masih aktif berbagi ilmu di Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (MB-IPB).<br />
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang diri dan pemikiran-pemikiran beliau, silakan kunjungi Blog beliau di <a href="http://ronawajah.wordpress.com/tentang-tb-sjafri-mangkuprawira/">Rona Wajah</a></p>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/pemberdayaan-dan-partisipasi-karyawan-apakah-sama" rel="bookmark" class="wherego_title">PEMBERDAYAAN DAN PARTISIPASI KARYAWAN : APAKAH SAMA?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/tindak-lanjut-orientasi-karyawan" rel="bookmark" class="wherego_title">TINDAK LANJUT ORIENTASI KARYAWAN</a></li><li><a href="http://indosdm.com/investasi-kekuatan-karyawan" rel="bookmark" class="wherego_title">INVESTASI KEKUATAN KARYAWAN</a></li><li><a href="http://indosdm.com/model-pengembangan-dinamika-kelompok-karyawan" rel="bookmark" class="wherego_title">MODEL PENGEMBANGAN DINAMIKA KELOMPOK KARYAWAN</a></li><li><a href="http://indosdm.com/pengembangan-diri-menjadi-profesional-yang-diburu-di-pasar-kerja" rel="bookmark" class="wherego_title">Pengembangan diri menjadi profesional yang diburu di pasar kerja</a></li><li><a href="http://indosdm.com/respek-karyawan-kepada-manajer" rel="bookmark" class="wherego_title">RESPEK KARYAWAN KEPADA MANAJER</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=2242&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/penempatan-karyawan-antarunit' rel='bookmark' title='PENEMPATAN KARYAWAN ANTARUNIT'>PENEMPATAN KARYAWAN ANTARUNIT</a> <small>Sering terjadi penugasan kembali karyawan yang ada untuk menempati posisi...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/tindak-lanjut-orientasi-karyawan' rel='bookmark' title='TINDAK LANJUT ORIENTASI KARYAWAN'>TINDAK LANJUT ORIENTASI KARYAWAN</a> <small>Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan program orientasi adalah bagaimana...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/pemberdayaan-dan-partisipasi-karyawan-apakah-sama' rel='bookmark' title='PEMBERDAYAAN DAN PARTISIPASI KARYAWAN : APAKAH SAMA?'>PEMBERDAYAAN DAN PARTISIPASI KARYAWAN : APAKAH SAMA?</a> <small>elain pemberdayaan ada istilah pengembangan partisipasi karyawan yang kedengarannya bermakna...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/manfaat-magang-bagi-karyawan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AGP Corporation: Cara Jepang menginternalisasikan nilai-nilai perusahaan dan keterampilan melalui pelatihan</title>
		<link>http://indosdm.com/agp-corporation-cara-jepang-menginternalisasikan-nilai-nilai-perusahaan-dan-keterampilan-melalui-pelatihan</link>
		<comments>http://indosdm.com/agp-corporation-cara-jepang-menginternalisasikan-nilai-nilai-perusahaan-dan-keterampilan-melalui-pelatihan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 22:47:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Corporate Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing Articles]]></category>
		<category><![CDATA[corporate philospy]]></category>
		<category><![CDATA[corporate value]]></category>
		<category><![CDATA[etika perusahaan]]></category>
		<category><![CDATA[nilai-nilai perusahaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=1664</guid>
		<description><![CDATA[Dalam menangani pekerjanya, AGP mempunyai dasar filosofi yang menghargai kemanusiaan dan moral. Semua pekerja harus punya nilai dan etika yang sama untuk mencapai tujuan perusahaan
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/9-desain-program-pelatihan-di-tempat-kerja-not-just-skill-but-new-behavior' rel='bookmark' title='9 Desain program pelatihan di tempat kerja (on the job training)'>9 Desain program pelatihan di tempat kerja (on the job training)</a> <small>Pelatihan bagi pekerja pada umumnya ditujukan pada pengembangan ketrampilan tertentu...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/kep101menvi2004-tentang-tata-cara-perijinan-perusahaan-penyedia-jasa-pekerjaburuh' rel='bookmark' title='KEP.101/MEN/VI/2004 &#8211; Tentang TATA CARA PERIJINAN PERUSAHAAN PENYEDIA JASA PEKERJA/BURUH'>KEP.101/MEN/VI/2004 &#8211; Tentang TATA CARA PERIJINAN PERUSAHAAN PENYEDIA JASA PEKERJA/BURUH</a> <small>KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR :...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/cara-memilih-vendor-outsourcing' rel='bookmark' title='Cara Memilih Vendor Outsourcing'>Cara Memilih Vendor Outsourcing</a> <small>Perusahaan yang telah mendapatkan calon - calon vendor dari berbagai...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="size-full wp-image-1665 alignleft" style="margin: 10px 30px; float: left;" title="japanese-training" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2009/02/japanese-training.jpg" alt="japanese-training" width="200" height="204" />AGP Corporation dibangun tahun 1965, masa dimana berkembangnya transportasi udara yang menggunakan pesawat jet. Perusahaan bergerak dibidang aviasi industri dengan tiga kegiatan utama:</p>
<ol>
<li>Power dan Energy,</li>
<li>perawatan yang berhubungan dengan pesawat termasuk baggage handling dan penanganan penumpang dan</li>
<li>pengembangan dan penjualan kelengkapan makanan untuk rumah sakit dan fasilitas umum.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Dalam menangani pekerjanya, AGP mempunyai dasar filosofi yang menghargai kemanusiaan dan moral. Kadangkala kita menilai orang berdasarkan perasaan bukan hasil kerjanya, atau rasa suka atau tidak suka. Padahal ini bisa berpengaruh besar terhadap karir seseorang. Semua pekerja harus punya nilai dan etika yang sama untuk mencapai tujuan perusahaan</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Bagaimana dasar-dasar perancangan program pelatihan yang dapat membantu internalisasi filosofi / nilai-nilai perusahaan dan sekaligus keterampilan ini:</p>
<ul style="text-align: justify;" type="square">
<li>Pada saat pekerja baru diterima di AGP, pelatihan      yang diberikan menitik beratkan pada pemberian dasar etika, moral yang      membentuk prilaku yang sesuai dengan nilai dan etika perusahaan baru      dilanjutkan dengan pelatihan keahlian.</li>
<li>Setiap pelatihan dirancang khusus sesuai kebutuhannya      dan usia pekerjaannya, sebab jika pelatihan dilakukan dengan tidak      mengindahkan tahapan dan kebutuhan maka akan merugikan individual dan      organisasi.</li>
<li>Berfikir dan bertindak harus merupakan kombinasi, jangan      berfikir apa yang harus dilakukan tapi berfikir apa yang dibutuhkan. Pada      dasarnya aksi terdiri dari pengetahuan dan ketrampilan, ditambah dengan      ingatan dan pengetahuan.</li>
<li>Dilain pihak pekerja juga dibekali dengan pelatihan      yang berhubungan dengan kepekaan atau awareness, termasuk prilaku, untuk      mengembangkan kemampuan tentang kepekaan terhadap bahaya., karena dalam      bisnis ini keamanan adalah nomor satu.</li>
<li>Pelatihan untuk ketrampilan adalah bagaimana      melaksanakan kegiatan rutin dengan benar dan sesuai prosedur.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Tulisan ini merupakan study kasus yang dibahas pada tanggal 28 Januari 2009, OVTA, Chiba Jepang dengan tema: Pelaksanaan &#8220;Workplace Learning &#8221; di AGP Corporation Japan</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tulisan asli artikel ini dan artikel menarik lain tentang Pengembangan diri dan Korporasi dapat juga diakses melalui link : <a href="http://iftidayasar.blogspot.com/2009/01/workplace-learning.html">Workplace Learning</a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Kontributor:</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-1373" style="margin: 10px; float: left;" title="iftida" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/10/iftida-150x150.jpg" alt="iftida" width="150" height="150" /></strong><strong>Iftida Yasar, SH, M.Si</strong> adalah alumni Fakultas Hukum UNPAD dan lulusan Magister Psikologi UI. Beliau adalah seorang entrepreneur dan konsultan SDM yang sangat dikenal dalam bidang hubungan industrial, terutama dalam bidang penempatan tenaga kerja / outsourcing, training baik klasikal / outbound, dan sebagai pengasuh di majalah bertemakan HRM</p>
<p style="text-align: justify;">Selain sebagai Presiden Direktur di Persaels, sebuah perusahaan jasa bidang outsourcing, berbagai jabatan dalam aktivitasnya di bidang human development dipercaya pada beliau, diantaranya: Ketua Komite Tetap Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri pada Kamar Dagang dan Industri, Sebagai Wakil Sekertaris Umum APINDO, dan Penasehat ABADI (Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia)</p>
<p style="text-align: justify;">Di sela-sela jabatan yang lebih bersifat formal di atas, Beliau juga banyak terlibat dalam berbagai aktivitas sosial yang menyangkut: Women issues, Labour issues, Youth issues, dan kegiatan masyarakat lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/rainbow-plan-reformasi-pendidikan-di-jepang" rel="bookmark" class="wherego_title">Rainbow Plan: Reformasi pendidikan di Jepang</a></li><li><a href="http://indosdm.com/kep-48men2004-tata-cara-pembuatan-dan-pengesahan-peraturan-perusahaan-serta-pembuatan-dan-pendaftaran-perjanjian-kerja-bersama" rel="bookmark" class="wherego_title">KEP. 48/MEN/2004 &#8211; TATA CARA PEMBUATAN DAN  PENGESAHAN  PERATURAN PERUSAHAAN SERTA PEMBUATAN DAN PENDAFTARAN  PERJANJIAN KERJA BERSAMA</a></li><li><a href="http://indosdm.com/pendekatan-elegan-perusahaan-manager-dan-karyawan-dalam-penguatan-daya-saing-bisnis" rel="bookmark" class="wherego_title">PENDEKATAN ELEGAN PERUSAHAAN, MANAGER DAN KARYAWAN DALAM PENGUATAN DAYA SAING BISNIS</a></li><li><a href="http://indosdm.com/keterampilan-mendengar" rel="bookmark" class="wherego_title">Keterampilan Mendengar</a></li><li><a href="http://indosdm.com/kompetensi-karyawan-dalam-organisasi-pembelajaran" rel="bookmark" class="wherego_title">KOMPETENSI KARYAWAN DALAM ORGANISASI PEMBELAJARAN</a></li><li><a href="http://indosdm.com/pentingnya-pelatihan-berbasis-kompetensi-di-perusahaan" rel="bookmark" class="wherego_title">Pentingnya Pelatihan Berbasis Kompetensi di Perusahaan</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=1664&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/9-desain-program-pelatihan-di-tempat-kerja-not-just-skill-but-new-behavior' rel='bookmark' title='9 Desain program pelatihan di tempat kerja (on the job training)'>9 Desain program pelatihan di tempat kerja (on the job training)</a> <small>Pelatihan bagi pekerja pada umumnya ditujukan pada pengembangan ketrampilan tertentu...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/kep101menvi2004-tentang-tata-cara-perijinan-perusahaan-penyedia-jasa-pekerjaburuh' rel='bookmark' title='KEP.101/MEN/VI/2004 &#8211; Tentang TATA CARA PERIJINAN PERUSAHAAN PENYEDIA JASA PEKERJA/BURUH'>KEP.101/MEN/VI/2004 &#8211; Tentang TATA CARA PERIJINAN PERUSAHAAN PENYEDIA JASA PEKERJA/BURUH</a> <small>KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR :...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/cara-memilih-vendor-outsourcing' rel='bookmark' title='Cara Memilih Vendor Outsourcing'>Cara Memilih Vendor Outsourcing</a> <small>Perusahaan yang telah mendapatkan calon - calon vendor dari berbagai...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/agp-corporation-cara-jepang-menginternalisasikan-nilai-nilai-perusahaan-dan-keterampilan-melalui-pelatihan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>9 Desain program pelatihan di tempat kerja (on the job training)</title>
		<link>http://indosdm.com/9-desain-program-pelatihan-di-tempat-kerja-not-just-skill-but-new-behavior</link>
		<comments>http://indosdm.com/9-desain-program-pelatihan-di-tempat-kerja-not-just-skill-but-new-behavior#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 08:15:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Approaches & Systems (not software)]]></category>
		<category><![CDATA[Corporate Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[on the job training]]></category>
		<category><![CDATA[Training di tempat kerja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=1513</guid>
		<description><![CDATA[Pelatihan bagi pekerja pada umumnya ditujukan pada pengembangan ketrampilan tertentu yang bertujuan mengikuti perkembangan teknologi baru atau suatu produk baru. Dr.David Lancester, ILO consultant dari UK, dikatakan bahwa desain suatu program pelatihan di tempat kerja dapat dilakukan dengan berbagai cara. Sembilan di antaranya dapat dibaca pada tulisan ini.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/mempersiapkan-program-orientasi-karyawan-baru' rel='bookmark' title='Mempersiapkan Program Orientasi Karyawan Baru'>Mempersiapkan Program Orientasi Karyawan Baru</a> <small>Tujuan dari program orientasi karyawan baru adalah menyiapkan mental bagi...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/jenis-dan-metode-pelaksanaan-training' rel='bookmark' title='Jenis Dan Metode Pelaksanaan Training'>Jenis Dan Metode Pelaksanaan Training</a> <small>Berbagai Jenis Training Setelah mendapatkan hasil analisa kebutuhan training, kita...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-membuat-perjanjian-kerja-outsource' rel='bookmark' title='Bagaimana Membuat Perjanjian Kerja Outsource?'>Bagaimana Membuat Perjanjian Kerja Outsource?</a> <small>Dalam pembuatan perjanjian kerjasama antara perusahaan outsourcing dengan perusahaan pengguna,...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1514" style="margin: 10px; float: left;" title="jobtraining" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2009/02/jobtraining.jpg" alt="jobtraining" width="200" height="213" />Pelatihan bagi pekerja pada umumnya ditujukan pada pengembangan ketrampilan tertentu yang bertujuan mengikuti perkembangan teknologi baru atau suatu produk baru. Sebetulnya yang dibangun dalam berbagai pelatihan pengembangan ketrampilan adalah juga membangun sikap baru untuk selalu konsisten mampu mengikuti berbagai perkembangan di perusahaan. Perubahan produk baru, perkembangan nilai perusahaan dan juga &#8220;<em>Corporate Culture</em>&#8221; sangat ditentukan keberhasilannnya dengan kemauan dari pekerja tersebut untuk selalu mempunyai semangat meningkatkan diri.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari materi Dr.David Lancester, ILO consultant dari UK, dikatakan bahwa desain suatu program pelatihan di tempat kerja dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya;</p>
<p style="text-align: justify;">
<ol style="text-align: justify;" type="1">
<li>Mengembangkan kemampuan karyawan dengan memberikan      beberapa tugas, bukan hanya satu tugas, disini dapat terlihat bagaimana      kemampuannya menjalankan berbagai tugas (multi tasks),</li>
<li>Melakukan rotasi pekerjaan agar dapat dipertahankan      tingkat ketrampilan,</li>
<li>Membagi pekerjaan orang lain untuk dikerjakan      bersama, agar dapat dipertahankan tingkat ketrampilan yang merata</li>
<li>Job shadowing, disini bisa saja seorang pekerja      yunior menjadi asisten dari pekerja senior atau sebaliknya pekerja senior      mempelajari apa yang dilakukan oleh pekerja yuniornya,</li>
<li>Membuat suatu tim untuk melakukan pekerjaan bersama,</li>
<li>Memperluas pekerjaan seseorang, misalnya dengan      memberikan kewenangan tambahan seorang operator mesin untuk bertanggung      jawab terhadap perawatan mesin yang digunakannya.,</li>
<li>Seorang karyawan menjadi mentor atau pendamping dari      karyawan yang baru masuk,</li>
<li>Melibatkan seseorang untuk melakukan pekerjaan yang      sifatnya projek sementara,</li>
<li>Memberi kesempatan bagi seseorang menjadi ketua tim      dari proyek diluar pekerjaannya, ini untuk mengetahui juga apakah ia cocok      atau mempunyai minat dibidang lainnya dan juga kualitas kepemimpinannya.      Bisa saja pekerja yang lebih yunior menjadi ketua team dengan anggota      pekerja yang sudah senior bahkan bosnya sendiri.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Jadi dengan menggunakan berbagai pendekatan untuk meningkatkan ketrampilan ditempat kerja dapat dicapai suatu bentuk standar pelatihan kerja. Adanya pelatihan ditempat kerja juga dapat bermanfaat untuk menarik karyawan baru yang ingin bergabung karena mengetahui di perusahaan itu mempunyai pelatihan kerja yang baik. Begitu juga pekerja lama mereka betah ditempat kerja karena selalu mendapat kesempatan mengembangkan diri.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tulisan asli dari artikel ini dan tulisan-tulisan menarik lain tentang  Training &amp; MSDM dapat di akses juga melalui: <a href="http://iftidayasar.blogspot.com/2009/02/not-just-skill-but-new-behavior.html">not just skill but new behavior</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kontributor:</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><img class="aligncenter size-thumbnail wp-image-1373" style="margin: 10px; float: left;" title="iftida" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/10/iftida-150x150.jpg" alt="iftida" width="150" height="150" /></strong><strong>Iftida Yasar, SH, M.Si</strong> adalah alumni Fakultas Hukum UNPAD dan lulusan Magister Psikologi UI. Beliau adalah seorang entrepreneur dan konsultan SDM yang sangat dikenal dalam bidang hubungan industrial, terutama dalam bidang penempatan tenaga kerja / outsourcing, training baik klasikal / outbound, dan sebagai pengasuh di majalah bertemakan HRM</p>
<p style="text-align: justify;">Selain sebagai Presiden Direktur di Persaels, sebuah perusahaan jasa bidang outsourcing, berbagai jabatan dalam aktivitasnya di bidang human development dipercaya pada beliau, diantaranya: Ketua Komite Tetap Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri pada Kamar Dagang dan Industri, Sebagai Wakil Sekertaris Umum APINDO, dan Penasehat ABADI (Asosiasi Bisnis Alih Daya Indonesia)</p>
<p style="text-align: justify;">Di sela-sela jabatan yang lebih bersifat formal di atas, Beliau juga banyak terlibat dalam berbagai aktivitas sosial yang menyangkut: Women issues, Labour issues, Youth issues, dan kegiatan masyarakat lainnya.</p>
<p style="text-align: justify;">
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/jenis-dan-metode-pelaksanaan-training" rel="bookmark" class="wherego_title">Jenis Dan Metode Pelaksanaan Training</a></li><li><a href="http://indosdm.com/posting-informasi-lowongan-kerja-gratis-di-portal-kerja-komunitas-karirlink" rel="bookmark" class="wherego_title">Posting Informasi Lowongan Kerja Gratis di Portal Kerja Komunitas Karirlink</a></li><li><a href="http://indosdm.com/studi-baru-menunjukkan-pekerja-lebih-tua-hidup-paling-sehat-sedangkan-para-pekerja-di-usia-30-tahunan-paling-beresiko-terhadap-penyakit" rel="bookmark" class="wherego_title">Studi Baru Menunjukkan Pekerja Lebih Tua Hidup Paling sehat, Sedangkan Para Pekerja di usia 30 tahunan Paling Beresiko Terhadap Penyakit</a></li><li><a href="http://indosdm.com/peraturan-pemerintah-nomor-79-tahun-1998-tentang-penyelenggaraan-program-jaminan-sosial-tenaga-kerja" rel="bookmark" class="wherego_title">PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 79 TAHUN 1998 &#8211; TENTANG PENYELENGGARAAN PROGRAM JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA</a></li><li><a href="http://indosdm.com/pengantar-5s-di-tempat-kerja-tips-menerapkan-5s" rel="bookmark" class="wherego_title">Pengantar 5S di Tempat Kerja &#8211; Tips Menerapkan 5S</a></li><li><a href="http://indosdm.com/pengantar-5s-di-tempat-kerja-seiri-seiton-seiso-seiketsu-shitsuke" rel="bookmark" class="wherego_title">Pengantar 5S di Tempat Kerja &#8211; Seiri &#8211; Seiton &#8211; Seiso &#8211; Seiketsu &#8211; Shitsuke</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=1513&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/mempersiapkan-program-orientasi-karyawan-baru' rel='bookmark' title='Mempersiapkan Program Orientasi Karyawan Baru'>Mempersiapkan Program Orientasi Karyawan Baru</a> <small>Tujuan dari program orientasi karyawan baru adalah menyiapkan mental bagi...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/jenis-dan-metode-pelaksanaan-training' rel='bookmark' title='Jenis Dan Metode Pelaksanaan Training'>Jenis Dan Metode Pelaksanaan Training</a> <small>Berbagai Jenis Training Setelah mendapatkan hasil analisa kebutuhan training, kita...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-membuat-perjanjian-kerja-outsource' rel='bookmark' title='Bagaimana Membuat Perjanjian Kerja Outsource?'>Bagaimana Membuat Perjanjian Kerja Outsource?</a> <small>Dalam pembuatan perjanjian kerjasama antara perusahaan outsourcing dengan perusahaan pengguna,...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/9-desain-program-pelatihan-di-tempat-kerja-not-just-skill-but-new-behavior/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

