<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indosdm.com &#187; Knowledge Management</title>
	<atom:link href="http://indosdm.com/category/organizational-development/knowledge-management/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indosdm.com</link>
	<description>Portal HR &#124; HR Direktori &#124; Artikel MSDM &#124; Diskusi HRD</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 06:40:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>KOMPETENSI KARYAWAN DALAM ORGANISASI PEMBELAJARAN</title>
		<link>http://indosdm.com/kompetensi-karyawan-dalam-organisasi-pembelajaran</link>
		<comments>http://indosdm.com/kompetensi-karyawan-dalam-organisasi-pembelajaran#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Jun 2009 18:06:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Corporate Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Knowledge Management]]></category>
		<category><![CDATA[Skills/Competencies]]></category>
		<category><![CDATA[KOMPETENSI KARYAWAN]]></category>
		<category><![CDATA[organisasi pembelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=2256</guid>
		<description><![CDATA[Kalau perusahaan disebut sebagai organisasi pembelajaran, manajemen puncak sudah menempatkan upaya pengembangan kompetensi karyawan sebagai tugas rutinnya.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/langkah-strategis-mewujudkan-perusahaan-sebagai-organisasi-pembelajaran' rel='bookmark' title='LANGKAH STRATEGIS MEWUJUDKAN PERUSAHAAN SEBAGAI ORGANISASI PEMBELAJARAN'>LANGKAH STRATEGIS MEWUJUDKAN PERUSAHAAN SEBAGAI ORGANISASI PEMBELAJARAN</a> <small>Dalam organisasi pembelajaran terjadi proses pemberian kesempatan kepada setiap karyawan...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/organisasi-pembelajaran-vs-krisis-moneter-global' rel='bookmark' title='ORGANISASI PEMBELAJARAN VS KRISIS MONETER GLOBAL'>ORGANISASI PEMBELAJARAN VS KRISIS MONETER GLOBAL</a> <small>Tantangan yang dihadapi perusahaan saat kini adalah membuat kemajuan yang...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/pengembangan-kapasitas-organisasi-pembelajaran' rel='bookmark' title='PENGEMBANGAN KAPASITAS ORGANISASI PEMBELAJARAN'>PENGEMBANGAN KAPASITAS ORGANISASI PEMBELAJARAN</a> <small>Gaya yang dapat mempengaruhi organisasi dalam mengembangkan gagasan-gagasan meliputi eksperimen,...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img class="aligncenter size-full wp-image-2257" style="margin: 10px; float: left;" title="sjafri-new" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2009/06/sjafri-new.jpg" alt="sjafri-new" width="200" height="214" />Perubahan dunia berpengaruh terhadap organisasi bisnis dan sekaligus terhadap kompetensi karyawan. Karyawan semakin dipandang sebagai aset yang sangat penting dari suatu perusahaan. Semakin banyak tantangan bisnis yang dihadapi perusahaan maka kedudukan karyawan menjadi semakin sangat strategis. Keunggulan kompetitif suatu perusahaan sangat bergantung pada mutu sumberdaya manusia karyawan. Artinya ketika perusahaan akan menghadapi proses pengubahan atau terlibat dalam menciptakan ubahan maka karyawan diposisikan sebagai pemain utama perusahaan.</p>
<p align="justify">Perusahaan akan selalu memikat, mengembangkan dan mempertahankan karyawan yang berketerampilan inovatif. Dan agar karyawan tetap bertahan bekerja di perusahaannya maka diperlukan lingkungan pembelajaran yang berkelanjutan. Bagaimana misalnya para karyawan secara bertahap dikembangkan potensi dirinya untuk memiliki pemikiran kompetitif, sinergis dan pemikiran global. Dengan demikian perusahaan akan semakin siap dalam menghadapi setiap proses perubahan lokal dan global. Hal demikian tampak jelas di suatu organisasi pembelajaran (learning organization)</p>
<p align="justify">Perusahaan akan terus mengembangkan potensi karyawan yang memiliki kompetensi atau standar sektor ekonomi nasional dan global. Ciri-ciri kompetensi karyawan dimaksud adalah memiliki pengetahuan, kapabilitas dan sikap inisiatif dan inovatif dalam berbagai dimensi pekerjaan:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Keterampilan dan sikap dalam memecahkan masalah yang berorientasi pada efisiensi, produktivitas, mutu, dan kepedulian terhadap dampak lingkungan.</li>
<li>Keterampilan dan sikap dalam berkomunikasi horisontal dan vertikal serta  membangun jejaring kerja internal.</li>
<li>Keterampilan dan sikap dalam pengendalian emosi diri, membangun persahabatan dan obyektivitas persepsi.</li>
<li>Sikap dalam mau belajar secara berkelanjutan.</li>
<li>Keterampilan dan sikap dalam pengembangan diri untuk mengaitkan kompetensi pekerjaan dengan kompetensi pribadi individu.</li>
<li>Keterampilan dan sikap maju untuk mencari cara-cara baru dalam mengoptimumkan pelayanan mutu terhadap pelanggan.</li>
<li>Keterampilan dan sikap saling memperkuat (sinergitas) antarkaryawan untuk selalu meningkatkan mutu produk dan mutu pelayanan pada pelanggan.</li>
</ol>
<p align="justify">Kalau perusahaan disebut sebagai organisasi pembelajaran, manajemen puncak sudah menempatkan upaya pengembangan kompetensi karyawan sebagai tugas rutinnya. Karyawan diberi kesempatan untuk mengembangkan dirinya melalui bursa gagasan yang diselenggarakan oleh manajemen puncak. Dari situ pihak manajemen bisa mengamati siapa saja karyawan yang memiliki pengetahuan, ketrampilan, sikap dan talenta tinggi. Dan kemudian dikaitkan dengan kinerjanya. Lalu dapat ditentukan siapa saja yang disiapkan untuk menempati posisi jabatan yang lebih tinggi. Sementara mereka yang berada pada kinerja yang di bawah standar diberi kesempatan untuk meningkuti pelatihan dan pengembangan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan asli artikel ini dan artikel menarik lain tentang MSDM dapat juga diakses langsung melalui link:  <a title="KOMPETENSI KARYAWAN DALAM ORGANISASI PEMBELAJARAN" href="http://ronawajah.wordpress.com/2009/06/07/kompetensi-karyawan-dalam-organisasi-pembelajaran/">KOMPETENSI KARYAWAN DALAM ORGANISASI PEMBELAJARAN</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kontributor:</strong><br />
<img style="margin: 10px; float: left;" title="Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira" src="../wp-content/uploads/2008/10/sjafri-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /><strong>Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira</strong> seorang blogger yang produktif, beliau adalah Guru Besar di Institut Pertanian Bogor yang mengasuh berbagai mata kuliah di tingkat S1 sampai S3 untuk mata kuliah, di antaranya: MSDM Strategik, Ekonomi Sumberdaya Manusia, Teori Organisasi Lanjutan, Perencanaan SDM, Manajemen Kinerja, Manajemen Pelatihan, Manajemen Program Komunikasi. MSDM Internasional, Manajemen Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan,</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau adalah salah seorang pemrakarsa berdirinya Program Doctor bidang Bisnis dan dan saat ini masih aktif berbagi ilmu di Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (MB-IPB).<br />
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang diri dan pemikiran-pemikiran beliau, silakan kunjungi Blog beliau di <a href="http://ronawajah.wordpress.com/tentang-tb-sjafri-mangkuprawira/">Rona Wajah</a></p>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/pendekatan-elegan-perusahaan-manager-dan-karyawan-dalam-penguatan-daya-saing-bisnis" rel="bookmark" class="wherego_title">PENDEKATAN ELEGAN PERUSAHAAN, MANAGER DAN KARYAWAN DALAM PENGUATAN DAYA SAING BISNIS</a></li><li><a href="http://indosdm.com/brainstormings-vs-focus-group-discussion-dalam-teori-dan-praktek" rel="bookmark" class="wherego_title">Brainstormings vs Focus Group Discussion Dalam Teori dan  Praktek</a></li><li><a href="http://indosdm.com/perkembangan-dan-evolusi-teori-balanced-scorecard" rel="bookmark" class="wherego_title">Perkembangan dan Evolusi Teori Balanced Scorecard</a></li><li><a href="http://indosdm.com/manajer-memperkecil-paradoksial-potensi-diri-karyawan" rel="bookmark" class="wherego_title">MANAJER: MEMPERKECIL PARADOKSIAL POTENSI DIRI KARYAWAN</a></li><li><a href="http://indosdm.com/kamus-kompetensi-kesadaran-organisasi-organization-awareness" rel="bookmark" class="wherego_title">Kamus Kompetensi: Kesadaran Organisasi (Organization Awareness)</a></li><li><a href="http://indosdm.com/mengatasi-masalah-karyawan-dan-karyawan-bermasalah" rel="bookmark" class="wherego_title">MENGATASI MASALAH KARYAWAN DAN KARYAWAN BERMASALAH</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=2256&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/langkah-strategis-mewujudkan-perusahaan-sebagai-organisasi-pembelajaran' rel='bookmark' title='LANGKAH STRATEGIS MEWUJUDKAN PERUSAHAAN SEBAGAI ORGANISASI PEMBELAJARAN'>LANGKAH STRATEGIS MEWUJUDKAN PERUSAHAAN SEBAGAI ORGANISASI PEMBELAJARAN</a> <small>Dalam organisasi pembelajaran terjadi proses pemberian kesempatan kepada setiap karyawan...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/organisasi-pembelajaran-vs-krisis-moneter-global' rel='bookmark' title='ORGANISASI PEMBELAJARAN VS KRISIS MONETER GLOBAL'>ORGANISASI PEMBELAJARAN VS KRISIS MONETER GLOBAL</a> <small>Tantangan yang dihadapi perusahaan saat kini adalah membuat kemajuan yang...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/pengembangan-kapasitas-organisasi-pembelajaran' rel='bookmark' title='PENGEMBANGAN KAPASITAS ORGANISASI PEMBELAJARAN'>PENGEMBANGAN KAPASITAS ORGANISASI PEMBELAJARAN</a> <small>Gaya yang dapat mempengaruhi organisasi dalam mengembangkan gagasan-gagasan meliputi eksperimen,...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/kompetensi-karyawan-dalam-organisasi-pembelajaran/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PENGEMBANGAN KAPASITAS ORGANISASI PEMBELAJARAN</title>
		<link>http://indosdm.com/pengembangan-kapasitas-organisasi-pembelajaran</link>
		<comments>http://indosdm.com/pengembangan-kapasitas-organisasi-pembelajaran#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Feb 2009 23:13:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Creativity & Innovation]]></category>
		<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Knowledge Management]]></category>
		<category><![CDATA[Kapasitas Pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[learning organization]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan berkelanjutan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=1780</guid>
		<description><![CDATA[Gaya yang dapat mempengaruhi organisasi dalam mengembangkan gagasan-gagasan meliputi eksperimen, kemahiran kompetensi, patok duga, dan perbaikan berkelanjutan.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/organisasi-pembelajaran-vs-krisis-moneter-global' rel='bookmark' title='ORGANISASI PEMBELAJARAN VS KRISIS MONETER GLOBAL'>ORGANISASI PEMBELAJARAN VS KRISIS MONETER GLOBAL</a> <small>Tantangan yang dihadapi perusahaan saat kini adalah membuat kemajuan yang...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/deskripsi-tugas-manajer-pengembangan-organisasi-od-manager' rel='bookmark' title='Deskripsi Tugas Manajer Pengembangan Organisasi (OD Manager)'>Deskripsi Tugas Manajer Pengembangan Organisasi (OD Manager)</a> <small>Di bawah ini dijabarkan berbagai detail tugas-tugas khas seorang manajer...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/pengaruh-budaya-perusahaan-gaya-manajemen-dan-pengembangan-tim-terhadap-kinerja-karyawan' rel='bookmark' title='Pengaruh budaya perusahaan, gaya manajemen, dan pengembangan tim terhadap kinerja karyawan'>Pengaruh budaya perusahaan, gaya manajemen, dan pengembangan tim terhadap kinerja karyawan</a> <small>Penelitian Ilmiah yang dilakukan kepada 250 responden dari 2 perusahaan...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Organisasi, dalam hal ini perusahaan,  sebagai entitas juga memiliki kapasitas untuk belajar. Dave Ulrich dan Norm Smallwood (How leaders build values;2003), dalam penelitiannya terhadap organisasi pembelajaran menemukan empat gaya pembelajaran. Gaya yang dapat mempengaruhi organisasi dalam mengembangkan gagasan-gagasan meliputi eksperimen, kemahiran kompetensi, patok duga, dan perbaikan berkelanjutan.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><img class="aligncenter size-full wp-image-1782" style="margin: 10px; float: left;" title="learning" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2009/02/learning.jpg" alt="learning" width="200" height="208" />Dalam  gaya pembelajaran berupa  eksperimen, beberapa organisasi melakukan kegiatan pembelajaran dengan mencoba banyak gagasan baru dan siap menerima hasil eksperimen berupa proses dan produk baru. Sumber utama pembelajaran adalah pengalaman langsung dari pelanggan dan karyawan. Tujuannya adalah mencapai prestasi pembelajaran organisasi yang unggul melalui eksperimen terkendali dari dalam dan luar organisasi. Eksploitasi pengalaman dari yang lain tidak dilakukan.  3M, Sony, Hewlett-Packard, dan Unilever adalah perusahaan yang terkenal dalam kegiatan eksperimennya. Mereka mengikuti prinsip-prinsip dasar yang meliputi:</p>
<ul style="text-align: justify;" type="square">
<li>Kami secara reguler-tetap mencari gagasan baru      malahan sebelum gagasan lama  dilaksanakan.</li>
<li>Kami secara reguler-tetap mencari cara-cara baru      dalam bekerja.</li>
<li>Kami mencoba menerapkan banyak gagasan; kami ingin      terkenal sebagai pelaku  eksperimen dalam industri kami.</li>
<li>Kami ingin menjadi yang pertama masuk ke pasar dengan      gagasan atau konsep baru.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Gaya pembelajaran dalam bentuk kemahiran kompetensi sangat dibutuhkan apabila perusahaan ingin terus maju. Beberapa perusahaan mendorong para individu dan tim untuk mendapatkan kompetensi. Pembelajaran adalah aspek sangat penting dari strategi bisnis.Fokusnya pada pengalaman pihak lain dan eksplorasi kemungkinan ada sesuatu yang baru. Dengan menginvestasi sumberdaya manusia dalam pelatihan dan pengembangan, organisasi menyediakan  bahan terpilih dan konsep kepada para individu melalui konsultan, manajer lini, dan lembaga pendidikan tinggi. Tujuannya  adalah membantu para karyawan memperoleh pengetahuan relevan yang dapat mempercepat asimiliasi pengetahuan baru dan menstimulasi mereka untuk mengembangkan produk dan proses inovatif. Motorola dan GE adalah perusahaan yang dikenal dengan strategi kemahiran kompetensinya. Prinsip-prinsip yang dipakainya adalah:</p>
<ul style="text-align: justify;" type="square">
<li>Kami mendorong tiap individu dan tim  untuk      mendapatkan kompetensi baru.</li>
<li>Kami belajar dengan menggunakan-menyewa orang dari      perusahaan lain yang memiliki ketrampilan yang kami butuhkan.</li>
<li>Pembelajaran adalah bagian sangat penting dari      strategi bisnis kami.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Selain dua gaya terdahulu, maka perusahaan juga melakukan patok-duga (benchmarking). Perusahaan belajar dengan mengamati bagaimana perusahaan lainnya beroperasi dan mereka mencoba untuk mengadop dan menyesuaikan pengetahuan  dalam perusahaan mereka. Pembelajaran datang dari perusahaan yang telah menunjukkan performa unggul atau mengembangkan praktek terbaiknya dalam proses yang spesifik.</p>
<p style="text-align: justify;">Perusahaan yang melakukan patok duga utamanya belajar dari pengalaman perusahaan lain dan mengeksploitasi keberhasilan dalam penggunaan teknologi dan proses yang sudah ada. Sumsung, Xerox, dan Miliken adalah contoh perusahaan yang banyak dikenal  melakukan gaya patok-duga. Prinsip-prinsip yang digunakannya meliputi:</p>
<ul style="text-align: justify;" type="square">
<li>Kami belajar dari organisasi lain, masuk ke pasar      produk atau menerapkan suatu proses yang telah teruji.</li>
<li>Kami belajar dengan mengamati apa yang dilakukan      perusahaan lain. Kami belajar dengan memfokuskan pengamatan kami pada      kegiatan spesifik yang telah berhasil dikerjakan perusahaan lain.</li>
<li>Kami terutama melakukan patok-duga tentang      persaingan, mengukur kemajuan kami dibandingkan kinerja pesaing.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Gaya pembelajaran berikutnya adalah perbaikan berkelanjutan.  Perusahaan lain belajar dalam perbaikan secara teratur pada apa yang telah dikerjakan sebelumnya dan mengarahkan tiap langkah sebelum bergerak ke langkah baru melalui suatu proses dengan pendekatan Six Sigma. Mereka sering menekankan pada keterlibatan kelompok karyawan (siklus pengendalian mutu atau kelompok pengambilan keputusan) dan diorganisasikan untuk memecahkan masalah yang terdapat pada pelanggan internal dan eksternal. Perusahaan seperti ini mengandalkan pada pembelajaran melalui pengalaman langsung dan eksploitasi praktek yang ada. Toyota, Honeywell, dan Honda adalah bentuk perusahaan yang selalu melakukan perbaikan berkelanjutan dengan prinsip-prinsip sebagai berikut.</p>
<ul style="text-align: justify;" type="square">
<li>Kami menguasai gagasan baru sebelum bergerak pada      tahap berikutnya.</li>
<li>Kami meningkatkan cara kami melaksanakan pekerjaan      hingga kami memiliki mana pendekatan yang benar.</li>
<li>Kami ingin dikenal sebagai kumpulan akhli teknik      terbaik dalam industri kami.</li>
<li>Kami terutama melakukan patok-duga pada diri kami      sendiri, mengukur kemajuan dibanding kinerja sebelumnya.</li>
<li>Kami menggunakan Six Sigma dan alat penilai mutu      lainnya untuk perbaikan berkelanjutan bagaimana kami melakukan pekerjaan      kami.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Bagaimana pemimpin perusahaan memilih gaya pembelajarannya? Apakah semua gaya atau kombinasi yang akan diterapkan perusahaan? Atau pilih salah satu yang dinilai terbaik sesuai dengan kondisi internal dan eksternal?. Misalnya, pemimpin perusahaan dapat menelaah atau menilai mana dari empat gaya yang paling lazim diterapkan di tiap unit produksi. Kemudian dicari mana yang paling layak diterapkan. Dalam hal ini gaya eksperimen sebaiknya didukung oleh gaya kemahiran kompetensi. Namun gaya tersebut juga harus terkait dengan perbaikan berkelanjutan dan tidak mengabaikan gaya patok-duga. Hal-hal itulah yang dikenal sebagai pendekatan gaya pembelajaran ganda dalam menemukan gagasan-gagasan baru tentang proses dan produksi.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Tulisan asli dari artikel ini dan tulisan-tulisan menarik lainnya tentang MSDM dan <em>Organizational Development</em> dapat juga diakses langsung melalui: <a title="Permalink for : PENGEMBANGAN KAPASITAS ORGANISASI PEMBELAJARAN" href="http://ronawajah.wordpress.com/2008/07/14/pengembangan-kapasitas-organisasi-pembelajaran/">PENGEMBANGAN KAPASITAS ORGANISASI PEMBELAJARAN</a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Kontributor:</strong><br />
<img style="margin: 10px; float: left;" title="Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/10/sjafri-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /><strong>Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira</strong> seorang blogger yang produktif, beliau adalah Guru Besar di Institut Pertanian Bogor yang mengasuh berbagai mata kuliah di tingkat S1 sampai S3 untuk mata kuliah, di antaranya: MSDM Strategik, Ekonomi Sumberdaya Manusia, Teori Organisasi Lanjutan, Perencanaan SDM, Manajemen Kinerja, Manajemen Pelatihan, Manajemen Program Komunikasi. MSDM Internasional, Manajemen Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan,</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau adalah salah seorang pemrakarsa berdirinya Program Doctor bidang Bisnis dan dan saat ini masih aktif berbagi ilmu di Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (MB-IPB).<br />
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang diri dan pemikiran-pemikiran beliau, silakan kunjungi Blog beliau di <a href="http://ronawajah.wordpress.com/tentang-tb-sjafri-mangkuprawira/">Rona Wajah</a></p>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/brainstormings-vs-focus-group-discussion-dalam-teori-dan-praktek" rel="bookmark" class="wherego_title">Brainstormings vs Focus Group Discussion Dalam Teori dan  Praktek</a></li><li><a href="http://indosdm.com/organisasi-pembelajaran-vs-krisis-moneter-global" rel="bookmark" class="wherego_title">ORGANISASI PEMBELAJARAN VS KRISIS MONETER GLOBAL</a></li><li><a href="http://indosdm.com/deskripsi-tugas-manajer-pengembangan-organisasi-od-manager" rel="bookmark" class="wherego_title">Deskripsi Tugas Manajer Pengembangan Organisasi (OD Manager)</a></li><li><a href="http://indosdm.com/evaluasi-pengembangan-sdm-roi-atau-roe" rel="bookmark" class="wherego_title">EVALUASI PENGEMBANGAN SDM : ROI ATAU ROE?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/kamus-kompetensi-pengembangan-orang-lain-people-development" rel="bookmark" class="wherego_title">Kamus Kompetensi: Pengembangan Orang Lain (People Development)</a></li><li><a href="http://indosdm.com/pengembangan-kepemimpinan-myopia" rel="bookmark" class="wherego_title">PENGEMBANGAN KEPEMIMPINAN : MYOPIA</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=1780&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/organisasi-pembelajaran-vs-krisis-moneter-global' rel='bookmark' title='ORGANISASI PEMBELAJARAN VS KRISIS MONETER GLOBAL'>ORGANISASI PEMBELAJARAN VS KRISIS MONETER GLOBAL</a> <small>Tantangan yang dihadapi perusahaan saat kini adalah membuat kemajuan yang...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/deskripsi-tugas-manajer-pengembangan-organisasi-od-manager' rel='bookmark' title='Deskripsi Tugas Manajer Pengembangan Organisasi (OD Manager)'>Deskripsi Tugas Manajer Pengembangan Organisasi (OD Manager)</a> <small>Di bawah ini dijabarkan berbagai detail tugas-tugas khas seorang manajer...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/pengaruh-budaya-perusahaan-gaya-manajemen-dan-pengembangan-tim-terhadap-kinerja-karyawan' rel='bookmark' title='Pengaruh budaya perusahaan, gaya manajemen, dan pengembangan tim terhadap kinerja karyawan'>Pengaruh budaya perusahaan, gaya manajemen, dan pengembangan tim terhadap kinerja karyawan</a> <small>Penelitian Ilmiah yang dilakukan kepada 250 responden dari 2 perusahaan...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/pengembangan-kapasitas-organisasi-pembelajaran/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

