<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indosdm.com &#187; Leadership Competencies</title>
	<atom:link href="http://indosdm.com/category/leadership/leadership-competencies/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indosdm.com</link>
	<description>Portal HR &#124; HR Direktori &#124; Artikel MSDM &#124; Diskusi HRD</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 06:40:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Coaching and Counseling: Tips Memberi Umpan Balik Efektif &amp; kata kunci</title>
		<link>http://indosdm.com/coaching-and-counseling-tips-memberi-umpan-balik-efektif-kata-kunci</link>
		<comments>http://indosdm.com/coaching-and-counseling-tips-memberi-umpan-balik-efektif-kata-kunci#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 00:33:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Feedback Processes]]></category>
		<category><![CDATA[Leadership Competencies]]></category>
		<category><![CDATA[Leading Others]]></category>
		<category><![CDATA[Coaching & Counseling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=1839</guid>
		<description><![CDATA[Dalam melakukan coaching atau counseling, kemampuan memberikan umpan balik yang efektif memegang peranan penting dalam keberhasilannya.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-and-counseling-hambatan-dan-gejala-gejala-kebutuhan' rel='bookmark' title='Coaching and Counseling: Hambatan dan Gejala-gejala kebutuhan'>Coaching and Counseling: Hambatan dan Gejala-gejala kebutuhan</a> <small>Hal yang biasanya menghambat dalam memberikan coaching & counseling, gejala...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-and-counseling-tips-keberhasilan-dan-pantangan' rel='bookmark' title='Coaching and Counseling: Tips Keberhasilan dan Pantangan'>Coaching and Counseling: Tips Keberhasilan dan Pantangan</a> <small>Coaching and Counseling: Tips Keberhasilan dan Pantangan Tulisan 3 dari...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-dan-counseling' rel='bookmark' title='Coaching dan Counseling'>Coaching dan Counseling</a> <small>Coaching &amp; Counseling merupakan kegiatan yang sangat penting peranannya dalam...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tulisan 4 dari 4 tulisan</strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" style="vertical-align: middle;" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2009/02/coaching.jpg" alt="coaching" width="200" height="206" /></p>
<blockquote><p><strong>Dalam melakukan <em>coaching</em> atau <em>counseling</em>, kemampuan memberikan umpan balik yang efektif memegang peranan penting dalam keberhasilannya.</strong></p></blockquote>
<blockquote><p><strong>Memberikan Umpan Balik</strong></p>
<p>Umpan balik <strong>terburuk</strong> bersifat <strong><em>personal</em></strong> dan <strong><em>menilai</em></strong>.</p>
<p>Umpan balik paling <strong>efektif</strong> bersifat <strong><em>obyektif </em></strong>dan <strong><em>deskriptif</em></strong></p></blockquote>
<blockquote><p><strong>Contoh Umpan Balik</strong></p>
<p>Mulai dari yang terburuk (personal dan menilai -A) hingga yang paling efektif (obyektif dan deskriptif-E)</p>
<ol type="A">
<li>&#8220;Kamu tidak berguna&#8221;</li>
<li>&#8220;Laporan ini tidak berguna&#8221;</li>
<li>&#8221; Isi laporan Anda jelas dan ringkas, tetapi      susunan dan penyajiannya terlalu rendah mutunya untuk kelompok pembaca      yang ditargetkan&#8221;</li>
<li>Bagaimana pendapat Anda tentang laporan itu?&#8221;</li>
<li>&#8220;Apa tujuan dasar laporan Anda?&#8221;. &#8221; Menurut Anda,      sejauh mana draft ini mencapai hal itu?&#8221;. &#8221; Hal lain apa yang Anda rasa      perlu ditekankan?&#8221;. &#8220;Siapa yang Anda lihat sebagai pembaca yang dituju?&#8221;</li>
</ol>
</blockquote>
<blockquote><p><strong><em>Tips </em>Memberikan Umpan Balik yang Efektif</strong></p>
<ul>
<li> Fokus pada perilaku bukan pada orangnya.</li>
<li> Hindari Menyampaikan sesuatu yang global, tetapi spesifik, realistis, menyertakan batas waktu.</li>
<li> Gunakan bahasa &#8216;saya&#8217; ketimbang &#8216;anda&#8217;. Kata &#8216;anda/kamu&#8217; cenderung memancing &#8216;<em>defensiveness</em>&#8216;.</li>
</ul>
</blockquote>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<blockquote><p><strong><em>Pertimbangkan</em></strong><em> </em>sebelum memberi umpan balik:</p>
<ul>
<li> Inikah <em>waktu </em>yang tepat untuk memberi umpan balik?</li>
<li> Inikah <em>tempat</em> yang tepat untuk memberi umpan balik?</li>
<li> Inikah <em>orang </em>yang tepat untuk mendapatkan umpan balik ini?</li>
<li> Apakah <em>cara </em>yang terbaik untuk mengkomunikasikan pesan saya?</li>
<li> Apakah umpan balik saya benar-benar masuk di akal dan valid?</li>
<li> Masalah apa yang mungkin muncul jika saya menyampaikan umpan balik ini?</li>
<li> Apakah umpan balik ini bisa menghancurkan hubungan yang ada?</li>
</ul>
</blockquote>
<blockquote><p><strong>6 Tahap dalam Memberi Umpan Balik</strong></p>
<ol type="1">
<li>Ceritakan      pada karyawan apa yang telah       diamati dan dicermati.</li>
<li>Jelaskan      apa yang anda rasakan mengenai perilaku karyawan dan dampaknya.</li>
<li>Umpan balik      yang &#8216;memohon&#8217;.</li>
<li>Tunjukkan      dukungan dan mintalah pendapatnya mengenai jalan keluarnya.</li>
<li>Dapatkan      komitmennya untuk meningkatkan diri.</li>
<li>Berikan      &#8216;reafirmasi&#8217; mengenai hal yang berkaitan dengan harga dirinya.</li>
</ol>
</blockquote>
<blockquote><p><strong>KATA KUNCI <em>COACHING</em> AND <em>COUNSELING</em></strong></p>
<p><strong>B</strong> ersikaplah hormat terhadap karyawan</p>
<p><strong>I </strong> nginkan untuk menjadi atasan yang baik baginya</p>
<p><strong>J </strong> adilah teladan baginya</p>
<p><strong>A</strong> rahkan karyawan untuk bertanggung jawab terhadap keputusannya   sendiri</p>
<p><strong>K</strong> embangkan bahasa tubuh dan situasi yang hangat-mendukung</p></blockquote>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/pengakuan-atas-prestasi-karyawan" rel="bookmark" class="wherego_title">PENGAKUAN ATAS PRESTASI KARYAWAN</a></li><li><a href="http://indosdm.com/team-building-games-hands-knot" rel="bookmark" class="wherego_title">Team Building Games: Hands Knot</a></li><li><a href="http://indosdm.com/mengelola-rapat-yang-efektif-effective-meeting" rel="bookmark" class="wherego_title">Mengelola rapat yang efektif (Effective Meeting)</a></li><li><a href="http://indosdm.com/tips-trik-membuat-cv-yang-memenangkan-perhatian-pemberi-kerja" rel="bookmark" class="wherego_title">Tips &#038; trik membuat CV yang memenangkan perhatian pemberi kerja</a></li><li><a href="http://indosdm.com/komunikasi-dalam-coaching" rel="bookmark" class="wherego_title">Komunikasi dalam Coaching</a></li><li><a href="http://indosdm.com/menulis-laporan-yang-efektif" rel="bookmark" class="wherego_title">MENULIS LAPORAN YANG EFEKTIF</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=1839&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-and-counseling-hambatan-dan-gejala-gejala-kebutuhan' rel='bookmark' title='Coaching and Counseling: Hambatan dan Gejala-gejala kebutuhan'>Coaching and Counseling: Hambatan dan Gejala-gejala kebutuhan</a> <small>Hal yang biasanya menghambat dalam memberikan coaching & counseling, gejala...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-and-counseling-tips-keberhasilan-dan-pantangan' rel='bookmark' title='Coaching and Counseling: Tips Keberhasilan dan Pantangan'>Coaching and Counseling: Tips Keberhasilan dan Pantangan</a> <small>Coaching and Counseling: Tips Keberhasilan dan Pantangan Tulisan 3 dari...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-dan-counseling' rel='bookmark' title='Coaching dan Counseling'>Coaching dan Counseling</a> <small>Coaching &amp; Counseling merupakan kegiatan yang sangat penting peranannya dalam...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/coaching-and-counseling-tips-memberi-umpan-balik-efektif-kata-kunci/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Coaching and Counseling: Tips Keberhasilan dan Pantangan</title>
		<link>http://indosdm.com/coaching-and-counseling-tips-keberhasilan-dan-pantangan</link>
		<comments>http://indosdm.com/coaching-and-counseling-tips-keberhasilan-dan-pantangan#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 00:25:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Feedback Processes]]></category>
		<category><![CDATA[Leadership Competencies]]></category>
		<category><![CDATA[Leading Others]]></category>
		<category><![CDATA[Coaching & Counseling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=1836</guid>
		<description><![CDATA[Coaching and Counseling: Tips Keberhasilan dan Pantangan
Tulisan 3 dari 4 tulisan
Mengembangkan tanggung jawab pribadi karyawan yang bersangkutan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Untuk itu dibutuhkan penghargaan dan dukungan. Penghargaan dan dukungan dapat dirasakan oleh karyawan jika kita bisa mengekspresikan dengan kata-kata dan bahasa tubuh yang tepat.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-and-counseling-pengertian-kebutuhan' rel='bookmark' title='Coaching and Counseling: Pengertian &amp; Kebutuhan'>Coaching and Counseling: Pengertian &#038; Kebutuhan</a> <small>Tulisan 1 dari 4 tulisan Pengertian Coaching & Counseling, situasi...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-and-counseling-hambatan-dan-gejala-gejala-kebutuhan' rel='bookmark' title='Coaching and Counseling: Hambatan dan Gejala-gejala kebutuhan'>Coaching and Counseling: Hambatan dan Gejala-gejala kebutuhan</a> <small>Hal yang biasanya menghambat dalam memberikan coaching & counseling, gejala...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-dan-counseling' rel='bookmark' title='Coaching dan Counseling'>Coaching dan Counseling</a> <small>Coaching &amp; Counseling merupakan kegiatan yang sangat penting peranannya dalam...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tulisan 3 dari 4 tulisan</strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" style="vertical-align: middle;" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2009/02/coaching.jpg" alt="coaching" width="200" height="206" /></p>
<p style="text-align: justify;">
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Tips Coaching Yang Berhasil</strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li> Perlakukan karyawan dengan hangat dan ramah</li>
<li> Jelaskan maksud dan tujuan pertemuan ini</li>
<li> Jelaskan kinerja yang membutuhkan penyempurnaan</li>
<li> Dengar apa yang dikatakan karyawan dan pahami perasaannya</li>
<li> Galilah pendapat karyawan tentang upaya penyempurnaan.</li>
<li> Bertanyalah dengan pertanyaan terbuka untuk memacu karyawan untuk menganalisis masalah secara spesifik</li>
<li> Tunjukkan perhargaan anda</li>
<li> Berikan usulan seperlunya</li>
<li> Sepakati hal yang telah disetujui bersama</li>
<li> Buat jadual pertemuan berikutnya.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
</blockquote>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Pantangan Untuk Coaching Yang Sukses : </em></strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li> Tidak bisa menjelaskan masalah yang terjadi</li>
<li> Tidak tahu apa yang diharapkan sebagai bagian dari perubahan</li>
<li> Tidak punya data yang memadai tentang kinerja saat ini</li>
<li> Bias</li>
<li> Tidak fleksibel</li>
<li> Kehilangan kendali saat karyawan membela diri</li>
<li> Kaku dan memaksa kehendak ketika ditanya contoh prestasi yang dituntut</li>
<li> Tidak menggali alternatif dari karyawan</li>
<li> Tidak mencatat masalah prestasi yang dihadapi</li>
<li> Tidak mampu membuat karyawan bertanggung jawab</li>
<li> Gagal meminta peningkatan prestasi.</li>
</ul>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Tips Counseling Yang Berhasil</em></strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li> Perlakukan karyawan dengan hangat dan ramah</li>
<li> Jelaskan maksud dan tujuan pertemuan</li>
<li> Bertanyalah dengan pertanyaan terbuka tentang hal yang dirasakan dan dipikirkan karyawan</li>
<li> Doronglah karyawan untk mengungkapkan alternatif pemecahan masalah</li>
<li> Galilah pendapat karyawan tentang konsekuensi alternatif pemecahan masalah</li>
<li> Hindari memberikan keputusan</li>
<li> Perlihatkan empati dan kepercayaan anda</li>
<li> Berikan dukungan mental</li>
<li> Teruskan pada bag SDM atau ahli lain jika masalah tidak dapat diselesaikan</li>
<li> Ikhtisar pertemuan dan kesepakatan.</li>
</ul>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Pantangan Untuk Counseling yang berhasil</strong> <strong></strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li> Sudah berprasangka</li>
<li> Tidak berhasil memahami sudut pandang karyawan</li>
<li> Memberikan instruksi kepada karyawan tentang hal yang harus dilakukan</li>
<li> Bertindak sebagai ahli jiwa</li>
<li> Menunjukkan sikap yang menyepelekan masalah karyawan.</li>
<li> Tidak mendengarkan keluhan, tetapi langsung memberikan instruksi penyelesaian masalah</li>
<li> Tidak fokus</li>
<li> Tidak berupaya minta bantuan ahli atau bagian SDM pada kasus yang sebetulnya membutuhkan bantuan.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Yang terpenting dalam keberhasilan <em>coaching</em> dan <em>counseling</em> adalah:</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Mengembangkan <strong><em>tanggung jawab pribadi</em></strong> karyawan yang bersangkutan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Untuk itu dibutuhkan penghargaan dan dukungan. Penghargaan dan dukungan dapat dirasakan oleh karyawan jika kita bisa mengekspresikan dengan kata-kata dan bahasa tubuh yang tepat.</p>
<p style="text-align: justify;">
</blockquote>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/pengantar-5s-di-tempat-kerja-tips-menerapkan-5s" rel="bookmark" class="wherego_title">Pengantar 5S di Tempat Kerja &#8211; Tips Menerapkan 5S</a></li><li><a href="http://indosdm.com/manajer-membangun-persaingan-atau-kebersamaan" rel="bookmark" class="wherego_title">MANAJER: MEMBANGUN PERSAINGAN ATAU KEBERSAMAAN?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/manajer-dapatkan-kekuatan-kepemimpinan-anda" rel="bookmark" class="wherego_title">MANAJER: DAPATKAN KEKUATAN KEPEMIMPINAN ANDA</a></li><li><a href="http://indosdm.com/tim-kerja-yang-sesungguhnya" rel="bookmark" class="wherego_title">TIM KERJA YANG SESUNGGUHNYA</a></li><li><a href="http://indosdm.com/sdm-dan-keberhasilan-pemasaran" rel="bookmark" class="wherego_title">SDM DAN KEBERHASILAN PEMASARAN</a></li><li><a href="http://indosdm.com/coaching-dan-counseling" rel="bookmark" class="wherego_title">Coaching dan Counseling</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=1836&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-and-counseling-pengertian-kebutuhan' rel='bookmark' title='Coaching and Counseling: Pengertian &amp; Kebutuhan'>Coaching and Counseling: Pengertian &#038; Kebutuhan</a> <small>Tulisan 1 dari 4 tulisan Pengertian Coaching & Counseling, situasi...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-and-counseling-hambatan-dan-gejala-gejala-kebutuhan' rel='bookmark' title='Coaching and Counseling: Hambatan dan Gejala-gejala kebutuhan'>Coaching and Counseling: Hambatan dan Gejala-gejala kebutuhan</a> <small>Hal yang biasanya menghambat dalam memberikan coaching & counseling, gejala...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-dan-counseling' rel='bookmark' title='Coaching dan Counseling'>Coaching dan Counseling</a> <small>Coaching &amp; Counseling merupakan kegiatan yang sangat penting peranannya dalam...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/coaching-and-counseling-tips-keberhasilan-dan-pantangan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Coaching and Counseling: Hambatan dan Gejala-gejala kebutuhan</title>
		<link>http://indosdm.com/coaching-and-counseling-hambatan-dan-gejala-gejala-kebutuhan</link>
		<comments>http://indosdm.com/coaching-and-counseling-hambatan-dan-gejala-gejala-kebutuhan#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 00:15:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Feedback Processes]]></category>
		<category><![CDATA[Leadership Competencies]]></category>
		<category><![CDATA[Leading Others]]></category>
		<category><![CDATA[Coaching & Counseling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=1833</guid>
		<description><![CDATA[Hal yang biasanya menghambat dalam memberikan coaching &#038; counseling, gejala Menurunnya Prestasi, Penyebab Munculnya Masalah Kinerja, Kurang Termotivasi, Masalah Pribadi Yang Mempengaruhi Prestasi Kerja
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-and-counseling-pengertian-kebutuhan' rel='bookmark' title='Coaching and Counseling: Pengertian &amp; Kebutuhan'>Coaching and Counseling: Pengertian &#038; Kebutuhan</a> <small>Tulisan 1 dari 4 tulisan Pengertian Coaching & Counseling, situasi...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-dan-counseling' rel='bookmark' title='Coaching dan Counseling'>Coaching dan Counseling</a> <small>Coaching &amp; Counseling merupakan kegiatan yang sangat penting peranannya dalam...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/memotivasi-karyawan' rel='bookmark' title='Memotivasi Karyawan'>Memotivasi Karyawan</a> <small>CIRI-CIRI MENURUNNYA MOTIVASI KERJA KARYAWAN Mengurangi waktu kerja Bekerja lebih...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tulisan 2 dari 4 tulisan</strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" style="vertical-align: middle;" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2009/02/coaching.jpg" alt="Coaching" width="200" height="206" /></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Hal yang biasanya menghambat dalam memberikan <em>coaching</em></strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li> Merasa tidak punya waktu</li>
<li> Tidak tahu cara menyampaikan umpan balik</li>
<li> Tidak ingin membuat karyawan takut dan bingung</li>
<li> Kegiatan <em>coaching</em> membuat saya canggung</li>
<li> Saya tidak pernah <em>di&#8217;coaching&#8217;</em> jadi saya juga tidak tahu caranya</li>
<li> Saya punya banyak bawahan</li>
<li> Saya tidak tahu sasaran dalam melakukan <em>coaching</em></li>
<li> Karyawan tidak suka diberi umpan balik</li>
<li> Karyawan seharusnya menyelesaikan masalahnya sendiri</li>
<li> Karyawan tidak minta bantuan dan nampaknya tidak butuh bantuan</li>
<li> Kinerja karyawan &#8216;hampir&#8217; selalu diterima</li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Hambatan mana yang anda miliki?</em></strong></p>
</blockquote>
<blockquote><p><strong>Hal-hal yang biasanya menghambat dalam memberikan <em>counseling</em></strong></p>
<ul>
<li> Merasa tidak punya waktu</li>
<li> Merasa tidak bisa melakukannya</li>
<li> Berpikir bahwa <em>coaching</em> adalah pekerjaan psikolog</li>
<li> Khawatir terjadi konflik</li>
<li> Merasa karyawan tidak suka nasehat</li>
<li> Merasa tidak perlu khawatir</li>
<li> Tiadak peduli</li>
<li> Tidak nyaman dan takut menyampaikan hal yang dirasakan</li>
<li> Takut salah memberikan saran dan takut disalahkan</li>
<li> Merasa karir karyawan adalah urusan pribadinya</li>
<li> Takut tidak bisa menghadapi keluhan, frustrasi dan ketidakpuasan karyawan</li>
</ul>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Hambatan mana yang anda miliki?</em></strong></p>
</blockquote>
<blockquote><p><strong>Gejala Menurunnya Prestasi</strong></p>
<ul>
<li> Produktivitas berkurang</li>
<li> Kualitas kerja menurun</li>
<li> Tidak menepati jadual</li>
<li> Ada penundaan tugas</li>
<li> Menggantungkan diri pada orang lain &amp; meninggalkan kerja tanpa izin</li>
<li> Sering absen</li>
<li> Tidak ada inisiatif</li>
<li> Selalu mengeluh</li>
<li> Memiliki hubungan kurang baik dengan pelanggan.</li>
<li> Tidak mau bekerja sama</li>
<li> Membesar-besarkan masalah sepele</li>
<li> Cepat marah</li>
<li> Selalu mengeluh</li>
<li> Melempar kesalahan pada karyawan lain</li>
<li> Kurang persiapan dalam rapat dan presentasi</li>
<li> Tidak dapat memfokuskan diri pada tugas penting.</li>
</ul>
</blockquote>
<blockquote><p><strong>Penyebab Munculnya Masalah Kinerja</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<ul type="disc">
<li><em>Kurang      trampil</em>: tidak tahu      cara melaksanakannya</li>
<li><em>Kurang      motivasi</em>: tidak mau      melakukannya</li>
<li><em>Kurang      sumber daya</em>: tidak      memiliki sumber daya yang diperlukan</li>
</ul>
</blockquote>
<blockquote><p><strong>Kurang Termotivasi</strong></p>
<ul>
<li> Sering menjadi penyebab munculnya masalah dalam kinerja</li>
<li> Perlu diselediki benar apakah turunnya kinerja benar-benar karena masalah kurangnya motivasi. Selidikilah dengan bertanya:</li>
</ul>
<ol>
<li>Apakah anda yakin karyawan menginginkan pekerjaan ini?</li>
<li>Apakah pekerjaan benar sesuai dengan ketrampilan, nilai dan keinginan karyawan.</li>
<li>Apakah anda percaya bahwa karyawan mampu mencapai yang lebih baik.</li>
<li>Apakah anda sudah cukup memberikan umpan balik  efektif kepada karyawan?</li>
<li>Apakah memang ada penurunan prestasi?</li>
</ol>
</blockquote>
<blockquote><p><strong>Masalah Pribadi Yang Mempengaruhi Prestasi Kerja</strong></p>
<ul style="text-align: justify;" type="disc">
<li>Depresi</li>
<li>Kesedihan</li>
<li>Perselisihan</li>
<li>Ketergantungan</li>
</ul>
</blockquote>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/10-kesalahan-utama-dalam-presentasi" rel="bookmark" class="wherego_title">10 Kesalahan Utama Dalam Presentasi</a></li><li><a href="http://indosdm.com/analisa-kebutuhan-training" rel="bookmark" class="wherego_title">Analisa Kebutuhan Training</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-memotivasi-orang-lain" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Memotivasi Orang Lain?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/pengakuan-atas-prestasi-karyawan" rel="bookmark" class="wherego_title">PENGAKUAN ATAS PRESTASI KARYAWAN</a></li><li><a href="http://indosdm.com/memilih-gaya-manajemen" rel="bookmark" class="wherego_title">Memilih Gaya Manajemen</a></li><li><a href="http://indosdm.com/coaching-dan-counseling" rel="bookmark" class="wherego_title">Coaching dan Counseling</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=1833&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-and-counseling-pengertian-kebutuhan' rel='bookmark' title='Coaching and Counseling: Pengertian &amp; Kebutuhan'>Coaching and Counseling: Pengertian &#038; Kebutuhan</a> <small>Tulisan 1 dari 4 tulisan Pengertian Coaching & Counseling, situasi...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-dan-counseling' rel='bookmark' title='Coaching dan Counseling'>Coaching dan Counseling</a> <small>Coaching &amp; Counseling merupakan kegiatan yang sangat penting peranannya dalam...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/memotivasi-karyawan' rel='bookmark' title='Memotivasi Karyawan'>Memotivasi Karyawan</a> <small>CIRI-CIRI MENURUNNYA MOTIVASI KERJA KARYAWAN Mengurangi waktu kerja Bekerja lebih...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/coaching-and-counseling-hambatan-dan-gejala-gejala-kebutuhan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Coaching and Counseling: Pengertian &amp; Kebutuhan</title>
		<link>http://indosdm.com/coaching-and-counseling-pengertian-kebutuhan</link>
		<comments>http://indosdm.com/coaching-and-counseling-pengertian-kebutuhan#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Feb 2009 00:07:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Feedback Processes]]></category>
		<category><![CDATA[Leadership Competencies]]></category>
		<category><![CDATA[Leading Others]]></category>
		<category><![CDATA[Coaching & Counseling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=1823</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan 1 dari 4 tulisan
Pengertian Coaching &#038; Counseling, situasi Kerja yang Membutuhkan Counseling, Why Coach and Counsel?
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-dan-counseling' rel='bookmark' title='Coaching dan Counseling'>Coaching dan Counseling</a> <small>Coaching &amp; Counseling merupakan kegiatan yang sangat penting peranannya dalam...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/pengertian-training' rel='bookmark' title='Pengertian Training'>Pengertian Training</a> <small>Pengertian di bawah ini diberikan berdasarkan pemahaman praktis tentang training....</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/analisa-kebutuhan-training' rel='bookmark' title='Analisa Kebutuhan Training'>Analisa Kebutuhan Training</a> <small>Analisa Kebutuhan Training (Training Need Analysis) Analisa kebutuhan training dapat...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>Tulisan 1 dari 4 tulisan</strong></p>
<p style="text-align: center;"><img class="size-full wp-image-1825 alignnone" style="vertical-align: baseline;" title="coaching" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2009/02/coaching.jpg" alt="coaching" width="200" height="206" /></p>
<blockquote style="text-align: center;">
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Coaching</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Coaching </em>adalah proses mengarahkan yang dilakukan oleh seorang manajer untuk melatih dan memberikan orientasi kepada karyawan tentang realitas di tempat kerja dan membantu mengatasi hambatan dalam mencapai prestasi yang optimum</p>
<p style="text-align: center;">Dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan sebagai <strong>membina</strong></p>
</blockquote>
<blockquote style="text-align: center;">
<p style="text-align: justify;"><strong><em>Counseling</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Counseling</em> adalah proses pemberian dukungan oleh manajer untuk membantu seorang karyawan mengatasi masalah pribadi di tempat kerja atau masalah yang muncul akibat perubahan organisasi yang berdampak pada prestasi kerja.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam bahasa Indonesia dapat diterjemahkan sebagai <strong>membimbing</strong></p>
</blockquote>
<blockquote style="text-align: center;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Situasi Kerja yang Membutuhkan <em>Coaching</em></strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li> Orientasi dan pelatihan bagi karyawan baru</li>
<li> Adanya kebutuhan untuk mengajarkan ketrampilan dalam pekerjaan</li>
<li> Komitmen karyawan yang kurang</li>
<li> Konflik dengan rekan kerja</li>
<li> Perbaikan prestasi kerja</li>
<li> Perubahan dalam orientasi bisnis</li>
<li> Konflik karyawan dengan pelanggan</li>
<li> Evaluasi formal dan informal</li>
</ul>
</blockquote>
<p style="text-align: center;"><strong> </strong></p>
<blockquote style="text-align: center;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Situasi kerja yang membutuhkan <em>Counseling</em></strong>:</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li> Terjadi perubahan organisasi</li>
<li> PHK</li>
<li> Adanya penurunan gaji, status, atau jabatan.</li>
<li> Karyawan merasa adanya hambatan karir</li>
<li> Karyawan merasa kecewa dengan atasan</li>
<li> Ada konflik dengan rekan kerja</li>
<li> Karyawan stres, jenuh, atau terlalu banyak tanggung jawab</li>
<li> Karyawan bimbang dengan kemampuannya</li>
<li> Karyawan menghindar ketika mendapat tugas.</li>
<li> Karyawan memiliki masalah pribadi, kadang berpengaruh pada prestasi</li>
<li> Karyawan mengalami kegagalan</li>
<li> Kemampuan karyawan yang luar biasa.</li>
</ul>
</blockquote>
<blockquote style="text-align: center;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Why Coach and Counsel?<em></em></strong></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li> Meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam kerja</li>
<li> Meningkatkan pertumbuhan karyawan</li>
<li> Meningkatkan kemampuan karyawan dalam menyelesaikan masalah</li>
<li> Meningkatkan keyakinan bahwa tujuan dapat dicapai</li>
<li> Memperkaya hasil belajar karyawan</li>
<li> Meningkatkan komunikasi atasan-bawahan</li>
</ul>
</blockquote>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/kamus-kompetensi-inisiatif-initiatif" rel="bookmark" class="wherego_title">Kamus Kompetensi: Inisiatif (Initiatif)</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bilamana-training-diperlukan" rel="bookmark" class="wherego_title">Bilamana Training Diperlukan?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/mempersiapkan-program-orientasi-karyawan-baru" rel="bookmark" class="wherego_title">Mempersiapkan Program Orientasi Karyawan Baru</a></li><li><a href="http://indosdm.com/tim-kerja-yang-sesungguhnya" rel="bookmark" class="wherego_title">TIM KERJA YANG SESUNGGUHNYA</a></li><li><a href="http://indosdm.com/analisa-kebutuhan-training" rel="bookmark" class="wherego_title">Analisa Kebutuhan Training</a></li><li><a href="http://indosdm.com/pengertian-training" rel="bookmark" class="wherego_title">Pengertian Training</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=1823&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/coaching-dan-counseling' rel='bookmark' title='Coaching dan Counseling'>Coaching dan Counseling</a> <small>Coaching &amp; Counseling merupakan kegiatan yang sangat penting peranannya dalam...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/pengertian-training' rel='bookmark' title='Pengertian Training'>Pengertian Training</a> <small>Pengertian di bawah ini diberikan berdasarkan pemahaman praktis tentang training....</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/analisa-kebutuhan-training' rel='bookmark' title='Analisa Kebutuhan Training'>Analisa Kebutuhan Training</a> <small>Analisa Kebutuhan Training (Training Need Analysis) Analisa kebutuhan training dapat...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/coaching-and-counseling-pengertian-kebutuhan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MOTIVASI DAN KOMUNIKASI</title>
		<link>http://indosdm.com/motivasi-dan-komunikasi</link>
		<comments>http://indosdm.com/motivasi-dan-komunikasi#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 08:32:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership Competencies]]></category>
		<category><![CDATA[Leading Others]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[leadership skills]]></category>
		<category><![CDATA[motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=790</guid>
		<description><![CDATA[Motivasi sebagai teori  merupakan hal yang tidak sederhana untuk diparaktekan karena ia menyangkut beragam disiplin ilmu. Kegagalan dalam memotivasi bisa jadi karena lemahnya dalam berkomunikasi dengan karyawan yang antara lain dicerminkan oleh sikap manajer.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/panduan-team-briefing-untuk-pemberi-briefing-peran-manajemen-dalam-komunikasi' rel='bookmark' title='PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI'>PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI</a> <small>PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI 2  dari 11 tulisan Sebagai manajer...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal' rel='bookmark' title='KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL'>KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL</a> <small>Apakah kita termasuk orang yang kalau berkomunikasi dengan orang lain...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/how-to-motivate-employee' rel='bookmark' title='How to Motivate Employee'>How to Motivate Employee</a> <small>Salah satu isu yang kerap menjadi persoalan bagi para manajer...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/11/komunikasi-motivasi.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-791" style="margin: 10px; float: left;" title="komunikasi-motivasi" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/11/komunikasi-motivasi.jpg" alt="Komunikasi dan Motivasi" width="200" height="211" /></a>Pekerjaan seorang manajer di tempat kerjanya adalah melakukan penyeliaan terhadap para karyawannya dengan intensif. Tujuannya, agar karyawan bekerja dan berkinerja sesuai standar yang sudah ditentukan perusahaan. Untuk itu manajer harus mampu memotivasi mereka. Namun itu mudah diucapkan, sulit diterapkan. Motivasi sebagai teori  merupakan hal yang tidak sederhana untuk dipraktekan karena ia menyangkut beragam disiplin ilmu. Kegagalan dalam memotivasi bisa jadi karena lemahnya dalam berkomunikasi dengan karyawan yang antara lain dicerminkan oleh sikap manajer.</p>
<p style="text-align: justify;">Sikap manajer dalam berkomunikasi, termasuk sikap terhadap diri sendiri dan  sikap terhadap lawan bicara, sikap terhadap konten (materi pesan) dan penguasaan terhadap konten  yang akan disampaikan, serta level pengetahuan karyawan sebagai penerima pesan terhadap materi tersebut.  Manajer harus memiliki pengetahuan yang lebih baik dari karyawan atau memahami apa yang telah diketahui oleh karyawan agar dapat menentukan cara efektif penyampaian pesan dan sekaligus menentukan konten yang masih perlu disampaikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Pertimbangan terhadap semua ini akan dapat membantu manajer menyampaikan pesan yang dapat dimengerti dan dipahami oleh karyawan. Jika tidak, kegiatan komunikasi lebih mungkin menjadi gagal.  Banyak kegiatan komunikasi menjadi tidak menyenangkan hanya karena pihak-pihak yang berkomunikasi, dalam hal ini karyawan, tidak mengerti apa yang dimaksud oleh manajer. Akibatnya pihak karyawan sebagai penerima pesan tidak atau kurang punya motivasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Motivasi diibaratkan sebagai jantungnya manajemen karyawan. <em>Motivasi merupakan dorongan yang membuat karyawan melakukan sesuatu dengan cara dan untuk mencapai tujuan tertentu. </em>Tidak ada keberhasilan mengerjakan sesuatu, seperti mengelola karyawan, tanpa adanya motivasi baik dari manajer maupun dari karyawan.  Manajer membutuhkan ketrampilan untuk memahami dan menciptakan kondisi dimana semua anggota tim kerja dapat termotivasi. Ini tantangan besar karena tiap karyawan memiliki perbedaan karakteristik dan respon pada kondisi yang berbeda. Sementara, kondisi itu sendiri termasuk jenis masalah selalu berubah-ubah sepanjang waktu. Semua itu sebagai prasyarat mencapai motivasi karyawan yang efektif yang didukung lingkungan manajemen, suasana komunikasi, dan kepemimpinan yang nyaman. Sebaliknya karyawan yang tidak memiliki motivasi dicirikan antara lain oleh sering stres, sakit fisik, malas bekerja, kualitas kerja rendah, komunikasi personal yang kurang, dan masa bodoh dengan tugas pekerjaannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa motif seorang karyawan mau bekerja? Ya,  harus dipahami bahwa semua karena memiliki keinginan dan kepentingan. Manajer sendiri siap  bekerja karena memiliki beberapa keinginan:  untuk mengabdi sesuai dengan ajaran agama yaitu ibadah dan mendapat pahala, keinginan untuk hidup sejahtera, keinginan untuk mencapai posisi tertentu, keinginan akan kekuasaan, dan keinginan untuk pengakuan status sosial. Sementara karyawan disamping berkeinginan untuk mengaktualisasi diri tentunya juga  untuk meningkatkan kesejahteraan dirinya dan keluarganya. Seorang karyawan yang termotivasi biasanya bersifat energetik dan semangat dalam mengerjakan sesuatu secara konsisten dan aktif mencari peran dengan tanggung jawab yang lebih besar. Beberapa karyawan boleh jadi tidak merasa takut kalau dihadapkan pada tantangan bahkan justru termotivasi untuk mengatasinya. Seorang atau beberapa karyawan dalam tim yang motivasinya tinggi dapat membangkitkan semangat rekan-rekan lainnya dan membawanya ke arah prestasi yang semakin tinggi. Dan biasanya mereka yang memiliki motivasi sekaligus juga  memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik dan luwes dalam pergaulan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebaliknya para karyawan yang motivasinya kurang akan sering menampilkan rasa tidak senang akan tugas-tugas dan tujuannya serta cenderung masa bodoh. Akibatnya, kinerja mereka menjadi buruk dan sering melepaskan tanggung jawabnya. Mereka umumnya  datang terlambat atau tidak masuk kerja. Kecerdasan komunikasinya relatif sangat rendah dan cenderung suka memprovokasi rekan-rekan kerjanya. Mereka kerap mengeluh dan  membesar-besarkan masalah yang sebenarnya kecil. Sebagai konsekuensinya karyawan tersebut akan sulit mengatasi perubahan-perubahan yang terjadi. Kemorosotan motivasi bagai suatu infeksi yang sulit disembuhkan. Nah disinilah pihak manajer harus memiliki daya tanggap dan kepekaan tinggi terhadap karyawan seperti itu. Ajaklah mereka mengobrol dari hati ke hati. Perdalam apa saja faktor yang menyebabkan motivasi kerjanya rendah. Semakin baiknya proses komunikasi yang dibangun manajer maka semakin terbuka alasan-alasan sang karyawan bermotivasi rendah. Dari situlah lalu manajer bisa melakukan pendekatan-pendekatan personal dan manajerial lewat komunikasi yang nyaman.</p>
<p style="text-align: justify;">Artikel ini dan tulisan lain tentang tentang Pengembangan SDM dapat juga dilihat di:    <a title="Permalink for : MOTIVASI  DAN KOMUNIKASI" href="http://ronawajah.wordpress.com/2008/11/25/motivasi-dan-komunikasi/">MOTIVASI DAN KOMUNIKASI</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kontributor:</strong><br />
<img style="margin: 10px; float: left;" title="Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira" src="http://indosdm.com/wp-content/uploads/2008/10/sjafri-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /><strong>Prof. Dr. Ir. H. Sjafri Mangkuprawira</strong> seorang blogger yang produktif, beliau adalah Guru Besar di Institut Pertanian Bogor yang mengasuh berbagai mata kuliah di tingkat S1 sampai S3 untuk mata kuliah, di antaranya: MSDM Strategik, Ekonomi Sumberdaya Manusia, Teori Organisasi Lanjutan, Perencanaan SDM, Manajemen Kinerja, Manajemen Pelatihan, Manajemen Program Komunikasi. MSDM Internasional, Manajemen Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan,</p>
<p style="text-align: justify;">Beliau adalah salah seorang pemrakarsa berdirinya Program Doctor bidang Bisnis dan dan saat ini masih aktif berbagi ilmu di Program Pascasarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (MB-IPB).<br />
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang diri dan pemikiran-pemikiran beliau, silakan kunjungi Blog beliau di <a href="http://ronawajah.wordpress.com/tentang-tb-sjafri-mangkuprawira/">Rona Wajah</a></p>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/fasilitator-peranan-fungsi-dan-teknik-komunikasi" rel="bookmark" class="wherego_title">Fasilitator: Peranan, Fungsi dan Teknik Komunikasi</a></li><li><a href="http://indosdm.com/komunikasi-dalam-coaching" rel="bookmark" class="wherego_title">Komunikasi dalam Coaching</a></li><li><a href="http://indosdm.com/panduan-team-briefing-untuk-pemberi-briefing-peran-manajemen-dalam-komunikasi" rel="bookmark" class="wherego_title">PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI</a></li><li><a href="http://indosdm.com/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal" rel="bookmark" class="wherego_title">KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL</a></li><li><a href="http://indosdm.com/team-building-training-handout-komunikasi" rel="bookmark" class="wherego_title">TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Komunikasi</a></li><li><a href="http://indosdm.com/coaching-and-counseling-tips-memberi-umpan-balik-efektif-kata-kunci" rel="bookmark" class="wherego_title">Coaching and Counseling: Tips Memberi Umpan Balik Efektif &#038; kata kunci</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=790&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/panduan-team-briefing-untuk-pemberi-briefing-peran-manajemen-dalam-komunikasi' rel='bookmark' title='PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI'>PANDUAN TEAM BRIEFING UNTUK PEMBERI BRIEFING: PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI</a> <small>PERAN MANAJEMEN DALAM KOMUNIKASI 2  dari 11 tulisan Sebagai manajer...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/ketrampilan-komunikasi-antarpersonal' rel='bookmark' title='KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL'>KETRAMPILAN KOMUNIKASI ANTARPERSONAL</a> <small>Apakah kita termasuk orang yang kalau berkomunikasi dengan orang lain...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/how-to-motivate-employee' rel='bookmark' title='How to Motivate Employee'>How to Motivate Employee</a> <small>Salah satu isu yang kerap menjadi persoalan bagi para manajer...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/motivasi-dan-komunikasi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Menerapkan Sebuah Keputusan?</title>
		<link>http://indosdm.com/bagaimana-menerapkan-sebuah-keputusan</link>
		<comments>http://indosdm.com/bagaimana-menerapkan-sebuah-keputusan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 22:07:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership Competencies]]></category>
		<category><![CDATA[Decision Making]]></category>
		<category><![CDATA[Implementasi Keputusan]]></category>
		<category><![CDATA[Management tools]]></category>
		<category><![CDATA[Menerapkan pembuatan keputusan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Secara aktif mengelola orang-orang kunci, tugas, sumberdaya dan proses komunikasi untuk menerapkan keputusan dengan sukses.
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-mendelegasikan' rel='bookmark' title='Bagaimana Mendelegasikan?'>Bagaimana Mendelegasikan?</a> <small>Ringkasan: Memberikan tanggungjawab kepada orang lain secara tepat Analisa tugas...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-memotivasi-orang-lain' rel='bookmark' title='Bagaimana Memotivasi Orang Lain?'>Bagaimana Memotivasi Orang Lain?</a> <small>Ringkasan: Ingatlah bahwa yang apa memotivasi Anda mungkin dapat membuat...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-mengatasi-konflik-dalam-pengambilan-keputusan' rel='bookmark' title='Bagaimana Mengatasi Konflik dalam Pengambilan Keputusan?'>Bagaimana Mengatasi Konflik dalam Pengambilan Keputusan?</a> <small>Ringkasan Salah memahami tentang tanggungjawab adalah penyebab utama dari konflik.Hal...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ringkasan</strong></p>
<p>Secara aktif mengelola  orang-orang kunci, tugas, sumberdaya dan proses komunikasi untuk menerapkan  keputusan dengan sukses.</p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="668">
<tbody>
<tr>
<td width="191" valign="top">
<p align="left"><strong>Daftar Tugas</strong></p>
</td>
<td width="477" valign="top">Bagi keputusan menjadi tugas yang    jelas.</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0015.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Lebih    mudah untuk mendapatkan komitmen dari orang lain ketika mereka paham secara    jelas apa komitmen mereka.<strong></strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="191" valign="top">
<p align="left">
</td>
<td width="477" valign="top">
<p align="left">
</td>
</tr>
<tr>
<td width="191" valign="top">
<p align="left"><strong>Mobilisasi orang kunci</strong></p>
</td>
<td width="477" valign="top">Dapatkan agenda mereka:</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0016.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Cari    tahu apa yang penting bagi setiap orang</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0017.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Dapatkan    komitmen</p>
<ul>
<li><em>Dapatkah mereka menentang keputusan</em></li>
<li><em>Akankah mereka menawarkan dukungan, misalnya secara finansial?</em></li>
</ul>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0018.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Apakah    mereka memiliki pengaruh pribadi yang kuat?</p>
<ul>
<li><em>Apakah mereka akan mempengaruhi secara positif atau    negative terhadap oran    lain?</em></li>
</ul>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0019.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Apa    yang menggairahkan mereka?</p>
<ul>
<li><em>Mengeksplorasi kemungkinan? </em></li>
<li><em>Mencapai keberhasilan?</em></li>
<li><em>Proses    implementasi yang didefinisikan secara jelas?</em></li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="191" valign="top">
<p align="left">
</td>
<td width="477" valign="top">
<p align="left">
</td>
</tr>
<tr>
<td width="191" valign="top">
<p align="left"><strong>Komitmen sumberdaya</strong></p>
</td>
<td width="477" valign="top">Buat rencana dan alokasikan:</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0020.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Waktu</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0021.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Budget</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0022.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Orang    dengan ketrampilan yang tepat</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0023.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Sumberdaya    lain yang dibutuhkan</p>
<p>Pastikan    bahwa sumberdaya harus dijadwalkan sehingga tersedia ketika dibutuhkan dan tidak    dibiarkan sia-sia pada waktu yang lain.</td>
</tr>
<tr>
<td width="191" valign="top">
<p align="left">
</td>
<td width="477" valign="top">
<p align="left">
</td>
</tr>
<tr>
<td width="191" valign="top">
<p align="left"><strong>Komunikasikan kemajuan</strong></p>
</td>
<td width="477" valign="top">Sediakan laporan kemajuan secara    teratur, secara formal maupun informal, kepada:</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0024.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Atasan</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0025.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Rekan    kerja</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0026.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Pelanggan</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0027.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Partner    Bisnis</p>
<p>Perhatikan kekhawatiran    mereka dan bantu mereka untuk tetap positif. Revisi keputusan jika perlu.</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/pengetahuan-dasar-implementasi-5s-pendahuluan" rel="bookmark" class="wherego_title">PENGETAHUAN DASAR IMPLEMENTASI 5S: PENDAHULUAN</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-mendelegasikan" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Mendelegasikan?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-menentukan-prioritas" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Menentukan Prioritas?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-mengatasi-konflik-dalam-pengambilan-keputusan" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Mengatasi Konflik dalam Pengambilan Keputusan?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-menghibur-mereka-yang-sedih" rel="bookmark" class="wherego_title">BAGAIMANA MENGHIBUR MEREKA YANG SEDIH</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-memotivasi-orang-lain" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Memotivasi Orang Lain?</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=57&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-mendelegasikan' rel='bookmark' title='Bagaimana Mendelegasikan?'>Bagaimana Mendelegasikan?</a> <small>Ringkasan: Memberikan tanggungjawab kepada orang lain secara tepat Analisa tugas...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-memotivasi-orang-lain' rel='bookmark' title='Bagaimana Memotivasi Orang Lain?'>Bagaimana Memotivasi Orang Lain?</a> <small>Ringkasan: Ingatlah bahwa yang apa memotivasi Anda mungkin dapat membuat...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-mengatasi-konflik-dalam-pengambilan-keputusan' rel='bookmark' title='Bagaimana Mengatasi Konflik dalam Pengambilan Keputusan?'>Bagaimana Mengatasi Konflik dalam Pengambilan Keputusan?</a> <small>Ringkasan Salah memahami tentang tanggungjawab adalah penyebab utama dari konflik.Hal...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/bagaimana-menerapkan-sebuah-keputusan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Mengatasi Konflik dalam Pengambilan Keputusan?</title>
		<link>http://indosdm.com/bagaimana-mengatasi-konflik-dalam-pengambilan-keputusan</link>
		<comments>http://indosdm.com/bagaimana-mengatasi-konflik-dalam-pengambilan-keputusan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 21:59:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership Competencies]]></category>
		<category><![CDATA[Conflict Resolution]]></category>
		<category><![CDATA[Decision Making]]></category>
		<category><![CDATA[management skills training]]></category>
		<category><![CDATA[Management tools]]></category>
		<category><![CDATA[pengambilan keputusan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Ringkasan Salah memahami tentang tanggungjawab adalah penyebab utama dari konflik.Hal ini dapat menyebabkan keputusan yang kurang, terlalu banyak atau bahkan tanpa keputusan. RACI adalah teknik untuk mencegah kesalahan tersebut. Hasil dari tanggungjawab yang lebih jelas adalah: Meningkatnya produktifitas Eliminasi usaha mengulang Meningkatnya kerjasama dan teamwork Meningkatkan perencanaan &#38; komunikasi Meningkatnya motivasi TARI Tanggung jawab Individu [...]
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-mendelegasikan' rel='bookmark' title='Bagaimana Mendelegasikan?'>Bagaimana Mendelegasikan?</a> <small>Ringkasan: Memberikan tanggungjawab kepada orang lain secara tepat Analisa tugas...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-memotivasi-orang-lain' rel='bookmark' title='Bagaimana Memotivasi Orang Lain?'>Bagaimana Memotivasi Orang Lain?</a> <small>Ringkasan: Ingatlah bahwa yang apa memotivasi Anda mungkin dapat membuat...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-menentukan-prioritas' rel='bookmark' title='Bagaimana Menentukan Prioritas?'>Bagaimana Menentukan Prioritas?</a> <small>Ringkasan: Beradaptasi secara cepat terhadap prioritas yang berubah Deskripsikan konteksnya...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ringkasan</strong><br />
Salah  memahami tentang tanggungjawab adalah penyebab utama dari konflik.Hal ini dapat  menyebabkan keputusan yang kurang, terlalu banyak atau bahkan tanpa keputusan.  RACI adalah teknik untuk mencegah kesalahan tersebut.</p>
<p><strong>Hasil dari tanggungjawab yang lebih jelas adalah:</strong></p>
<ol>
<li>Meningkatnya produktifitas</li>
<li>Eliminasi  usaha mengulang</li>
<li>Meningkatnya  kerjasama dan teamwork</li>
<li>Meningkatkan perencanaan &amp; komunikasi</li>
<li>Meningkatnya motivasi</li>
</ol>
<p><strong>TARI</strong></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="669">
<tbody>
<tr>
<td width="184" valign="top">
<p align="left">Tanggung jawab</p>
</td>
<td width="485" valign="top"><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0001.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Individu    yang melakukan aktifitas.</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0002.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Sejauh    mana tanggungjawab didelegasikan ditentukan oleh orang yang memiliki    akuntabilitas.</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0003.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Tanggungjawab    dapat dibagi pada sejumlah orang.</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0004.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Delegasikan    tanggungjawab kepada level paling bawah yang memungkinkan <strong></strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="184" valign="top"></td>
<td width="485" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="184" valign="top">
<p align="left">Akuntabilitas</p>
</td>
<td width="485" valign="top"><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0005.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Individu    yang secara penuh memiliki akuntabilitas dan memiliki kekuatan untuk memveto.</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0006.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Hanya    satu orang yang memiliki akuntabilitas dalam setiap aktifitas atau keputusan.</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0007.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Delegasikan    akuntabilitas kepada level paling bawah yang memungkinkan <strong></strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="184" valign="top"></td>
<td width="485" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="184" valign="top">
<p align="left">Runding</p>
</td>
<td width="485" valign="top"><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0008.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Individu    yang diajak berunding sebelum keputusan akhir.</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0009.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Komunikasi    2 arah; meteka dapat mempengaruhi</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0010.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Selain    karena sejajar, Anda harus berunding dengan sebanyak mungkin orang untuk    memaksimalkan kualitas pengambilan keputusan, dan jumlah komitmen yang    didapat untuk keputusan akhir <strong></strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="184" valign="top"></td>
<td width="485" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td width="184" valign="top">
<p align="left">Informasikan</p>
</td>
<td width="485" valign="top"><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0011.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Individu    yang perlu diinformasikan setelah pengambilan keputusan</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0012.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Komunikasi    satu arah. Mereka tidak dapat mempengaruhi</p>
<p><img src="../../../Application Data/Macromedia/Dreamweaver 8/OfficeImageTemp/clip_image001_0013.gif" alt="*" width="12" height="12" /> Identifikasi    jumlah minimum dan maksimum dari orang yang harus Anda ionformasikan <strong></strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Bagaimana menggunakan TARI </strong></p>
<ol>
<li>Gambar sebuah tabel. Tulis daftar  keputusan yang diambil selama aktifitas yang relevan pada sisi kiri, dan huruf  TARI pada bagian atas. Sertakan kolom kelima untuk jangka waktu.</li>
<li>Tuliskan orang yang bertanggungjawab  penuh atas setiap keputusam dan tambahkan nama oaring terkait di bawah T, R dan  I.</li>
<li>Pastikan bahwa setiap orang memahami  bagiannya dalam proses</li>
<li>Review, monitor, dan pastikan tuntasnya.</li>
</ol>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-memotivasi-orang-lain" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Memotivasi Orang Lain?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-menggunakan-enam-topi-berpikir" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Menggunakan Enam Topi Berpikir ?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-menentukan-prioritas" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Menentukan Prioritas?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-mendelegasikan" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Mendelegasikan?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-menerapkan-sebuah-keputusan" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Menerapkan Sebuah Keputusan?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/brainstormings-vs-focus-group-discussion-dalam-teori-dan-praktek" rel="bookmark" class="wherego_title">Brainstormings vs Focus Group Discussion Dalam Teori dan  Praktek</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=56&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-mendelegasikan' rel='bookmark' title='Bagaimana Mendelegasikan?'>Bagaimana Mendelegasikan?</a> <small>Ringkasan: Memberikan tanggungjawab kepada orang lain secara tepat Analisa tugas...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-memotivasi-orang-lain' rel='bookmark' title='Bagaimana Memotivasi Orang Lain?'>Bagaimana Memotivasi Orang Lain?</a> <small>Ringkasan: Ingatlah bahwa yang apa memotivasi Anda mungkin dapat membuat...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-menentukan-prioritas' rel='bookmark' title='Bagaimana Menentukan Prioritas?'>Bagaimana Menentukan Prioritas?</a> <small>Ringkasan: Beradaptasi secara cepat terhadap prioritas yang berubah Deskripsikan konteksnya...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/bagaimana-mengatasi-konflik-dalam-pengambilan-keputusan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Menggunakan Enam Topi Berpikir ?</title>
		<link>http://indosdm.com/bagaimana-menggunakan-enam-topi-berpikir</link>
		<comments>http://indosdm.com/bagaimana-menggunakan-enam-topi-berpikir#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2008 21:44:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership Competencies]]></category>
		<category><![CDATA[Edward De Bono]]></category>
		<category><![CDATA[Enam Topi Berpikir]]></category>
		<category><![CDATA[leader]]></category>
		<category><![CDATA[Leadership]]></category>
		<category><![CDATA[leadership skills]]></category>
		<category><![CDATA[Management tools]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=55</guid>
		<description><![CDATA[Enam Topi Berpikir Edward De Bono Topi yang berbeda menyediakan peran berpikir yang berbeda pula. Orang dapat berbangga dengan menggunakan ‘Topi Berpikir’ yang berbeda. Tanpa formalitas dari suatu topi, beberapa pemikir akan terjebak dalam satu cara berpikir secara permanen. PUTIH: Netral; fakta murni, jumlah dan informasi BIRU: Transparan seperti air, jernih, tenang dan terkontrol; konduktor [...]
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-menentukan-prioritas' rel='bookmark' title='Bagaimana Menentukan Prioritas?'>Bagaimana Menentukan Prioritas?</a> <small>Ringkasan: Beradaptasi secara cepat terhadap prioritas yang berubah Deskripsikan konteksnya...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-memotivasi-orang-lain' rel='bookmark' title='Bagaimana Memotivasi Orang Lain?'>Bagaimana Memotivasi Orang Lain?</a> <small>Ringkasan: Ingatlah bahwa yang apa memotivasi Anda mungkin dapat membuat...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-mendelegasikan' rel='bookmark' title='Bagaimana Mendelegasikan?'>Bagaimana Mendelegasikan?</a> <small>Ringkasan: Memberikan tanggungjawab kepada orang lain secara tepat Analisa tugas...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Enam Topi Berpikir Edward De Bono </strong></p>
<p>Topi  yang berbeda menyediakan peran berpikir yang berbeda pula. Orang dapat berbangga  dengan menggunakan ‘Topi Berpikir’ yang berbeda. Tanpa formalitas dari suatu  topi, beberapa pemikir akan terjebak dalam satu cara berpikir secara permanen.</p>
<ul>
<li>PUTIH:  Netral; fakta murni, jumlah dan informasi</li>
<li>BIRU: Transparan seperti air, jernih,  tenang dan terkontrol; konduktor orkestra; manager proses; berpikir tentang  berpikir</li>
<li>MERAH :  emosi dan perasaan, naluri dan intuisi</li>
<li>HITAM:  Pengacara; penilaian negatif, mengapa hal tersebut tidak akan berjalan</li>
<li>KUNING  : Sinar matahari; cerah dan optimis, positif, konstruktif, kesempatan.</li>
<li>IJAU  : Subur; menumbuhkan bibit dari benih baru; kreatifitas yang melimpah</li>
</ul>
<p><strong>PROSES</strong></p>
<ul>
<li>Pemikiran TOPI BIRU  menetapkan focus pertemuan, mengidentifikasi sasaran, menetapkan proses yang akan digunakan.</li>
<li>Pemikiran Topi PUTIH  menyediakan fakta yang obyektif dan netral.</li>
<li>Pemikiran Topi HIJAU digunakan untuk pemikiran kreatif,. Mencari ide baru atau alternative baru. Melampaui yang terlihat – berpikir lateral, menumbuhkan konsep dan persepsi baru.</li>
<li>Pemikiran Topi KUNING berpusat pada penilaian positif. Mencari alas an mengapa sesuatu dapat berjalan.</li>
<li>Pemikiran Topi HITAM berpusat pada penilaian negative. Tidak meliputi perasaan negatif, karena hal itu merupakan bagian dari pemikiran topi merah.</li>
<li>PEMIKIRAN TOPI MERAH memungkinakan pemikir untuk mengekspresikan perasaannya, seperti takut, tidak suka, dan lebih mendasar lagi seperti kecurigaan, dugaan dan intuisi.</li>
</ul>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/coaching-and-counseling-tips-memberi-umpan-balik-efektif-kata-kunci" rel="bookmark" class="wherego_title">Coaching and Counseling: Tips Memberi Umpan Balik Efektif &#038; kata kunci</a></li><li><a href="http://indosdm.com/coaching-and-counseling-tips-keberhasilan-dan-pantangan" rel="bookmark" class="wherego_title">Coaching and Counseling: Tips Keberhasilan dan Pantangan</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-memotivasi-orang-lain" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Memotivasi Orang Lain?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-menentukan-prioritas" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Menentukan Prioritas?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-menyiapkan-diri-pascalengser-jabatan" rel="bookmark" class="wherego_title">BAGAIMANA MENYIAPKAN DIRI PASCALENGSER JABATAN</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-mengatasi-konflik-dalam-pengambilan-keputusan" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Mengatasi Konflik dalam Pengambilan Keputusan?</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=55&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-menentukan-prioritas' rel='bookmark' title='Bagaimana Menentukan Prioritas?'>Bagaimana Menentukan Prioritas?</a> <small>Ringkasan: Beradaptasi secara cepat terhadap prioritas yang berubah Deskripsikan konteksnya...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-memotivasi-orang-lain' rel='bookmark' title='Bagaimana Memotivasi Orang Lain?'>Bagaimana Memotivasi Orang Lain?</a> <small>Ringkasan: Ingatlah bahwa yang apa memotivasi Anda mungkin dapat membuat...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-mendelegasikan' rel='bookmark' title='Bagaimana Mendelegasikan?'>Bagaimana Mendelegasikan?</a> <small>Ringkasan: Memberikan tanggungjawab kepada orang lain secara tepat Analisa tugas...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/bagaimana-menggunakan-enam-topi-berpikir/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PROBLEM SOLVING &amp; DECISION MAKING &#8211; Pengenalan Prosdem</title>
		<link>http://indosdm.com/problem-solving-decision-making-pengenalan-prosdem</link>
		<comments>http://indosdm.com/problem-solving-decision-making-pengenalan-prosdem#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jul 2008 23:45:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership Competencies]]></category>
		<category><![CDATA[leadership skills]]></category>
		<category><![CDATA[pemecahan masalah]]></category>
		<category><![CDATA[pengambilan keputusan]]></category>
		<category><![CDATA[Prosdem]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=54</guid>
		<description><![CDATA[PROBLEM SOLVING &#38; DECISION MAKING &#8211; Pengenalan Prosdem Introduction Memahami kembali cara-cara pembahasan masalah Mempertajam Kualitas Proses Berpikir Sistematis Hakekat hidup adalah pengambilan keputusan. Apa yang kita lakukan setiap saat adalah sebuah keputusan. Setiap manajer bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja yang telah ditetapkan sebelumnya. Ada 4 pertanyaan pokok ketika seorang manajer menghadapi permasalahan : Apa [...]
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-pengenalan-diri-dan-sesama' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Pengenalan Diri dan Sesama'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Pengenalan Diri dan Sesama</a> <small>DIRI atau KEPRIBADIAN adalah sifat-sifat yang ada pada diri seseorang,...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-mendelegasikan' rel='bookmark' title='Bagaimana Mendelegasikan?'>Bagaimana Mendelegasikan?</a> <small>Ringkasan: Memberikan tanggungjawab kepada orang lain secara tepat Analisa tugas...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/10-kesalahan-utama-dalam-presentasi' rel='bookmark' title='10 Kesalahan Utama Dalam Presentasi'>10 Kesalahan Utama Dalam Presentasi</a> <small>10 Kesalahan Utama Dalam Presentasi Tidak tepat waktu Materi tidak...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PROBLEM SOLVING &amp; DECISION MAKING &#8211; Pengenalan Prosdem</p>
<p><strong>Introduction</strong></p>
<ul>
<li> Memahami kembali cara-cara pembahasan masalah</li>
<li>Mempertajam Kualitas Proses Berpikir Sistematis</li>
</ul>
<p align="justify">Hakekat hidup adalah pengambilan keputusan. Apa yang kita lakukan setiap saat adalah sebuah keputusan. Setiap manajer bertanggungjawab atas pencapaian hasil kerja yang telah ditetapkan sebelumnya. Ada 4 pertanyaan pokok ketika seorang manajer menghadapi permasalahan :</p>
<ul>
<li> Apa yang sedang terjadi?</li>
<li>Mengapa hal tersebut terjadi?</li>
<li>Apa yang harus dilakukan?</li>
<li>Adakah hambatan dalam pelaksanaan tindakan?</li>
</ul>
<p><strong>Dua hal kunci dalam Problem Solving &amp; Decision Making (Prosdem)</strong></p>
<table border="1" width="530">
<tbody>
<tr>
<td colspan="2">
<div>
<h1>KUALITAS KEPUTUSAN</h1>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="266">
<div><strong>MEMPERBAIKI KUALITAS<br />
MASUKAN</strong></div>
</td>
<td width="248">
<div><strong>MEMPERBAIKI KUALITAS PROSES</strong></div>
</td>
</tr>
<tr>
<td>
<ul>
<li>Informasi yang benar</li>
<li>Waktu yang sesuai</li>
<li>Relevan</li>
</ul>
</td>
<td>Proses berfikir sistematis</p>
<ul>
<li>SA   &#8211; Situation Analysis</li>
<li>PA   &#8211; Problem Analysis</li>
<li>DA  &#8211; Decision Analysis</li>
<li>PPA &#8211; Potential Problem Analysis</li>
</ul>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>MEMPERBAIKI KUALITAS<br />
MASUKAN</strong></p>
<p><strong> Informasi Yang Benar</strong></p>
<ul>
<li> Sumbernya benar dan dapat dipercaya</li>
<li>informasinya</li>
</ul>
<p><strong> Waktu</strong></p>
<ul>
<li> Informasi terkini</li>
<li>Waktunya benar</li>
</ul>
<p><strong> Relevant</strong></p>
<ul>
<li> Berdasarkan fakta</li>
<li>berkaitan dengan masalah yang dihadapi</li>
</ul>
<p><strong>MEMPERBAIKI KUALITAS PROSES</strong></p>
<p><strong>Analisis Persoalan Potensial (APP)</strong></p>
<ul>
<li>Rencana Kegiatan
<ul>
<li>Langkah-langkah</li>
<li>Waktu</li>
</ul>
</li>
<li>Antisipasi Persoalan</li>
<li>Menetapkan prioritas
<ul>
<li>Kemungkinan</li>
<li>Kegawatan</li>
</ul>
</li>
<li>Antisipasi Sebab    Yang Mungkin
<ul>
<li>Kemungkinan</li>
</ul>
</li>
<li>Memilih Tindakan
<ul>
<li>Preventif : Menghilangkan sebab</li>
<li>Protektif : Meminimumkan akibat</li>
</ul>
</li>
<li>Melengkapi Informasi
<ul>
<li>Laporan</li>
<li>Pemicu Tindakan</li>
<li>Protektif</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><strong>Analisis Keputusan (AK)</strong></p>
<ul>
<li>Rumusan Persoalan
<ul>
<li>Tujuan : Tingkat</li>
</ul>
</li>
<li>Menetapkan kriteria
<ul>
<li>Hasil : Sumberdaya</li>
</ul>
</li>
<li>Mengelompokan<br />
sasaran</p>
<ul>
<li>Mutlak : membatasi</li>
<li>Keinginan : bobot</li>
</ul>
</li>
<li>Mengembangkan alternatif
<ul>
<li>Jumlah :Urutan</li>
</ul>
</li>
<li>Membandingkan &amp;<br />
Memilih</p>
<ul>
<li>Mutlak : Ya / tidak</li>
<li>Keinginan : Relatif</li>
<li>Akibat yang merugikan</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><strong>Analisis Persoalan (AP)</strong></p>
<ul>
<li> Rumusan Deviasi persoalan
<ul>
<li>Aktual Vs Standard</li>
</ul>
</li>
<li>Merinci fakta -<br />
Bukan Fakta (Apa, dimana,kapan, luas)</li>
<li>Mengembangkan sebab-sebab yang<br />
mungkin</p>
<ul>
<li>Perbedaan &amp; Perubahan</li>
</ul>
</li>
<li>Menguji untuk menemukan sebab yang paling mungkin
<ul>
<li>Menjelaskan Fakta dan bukan fakta</li>
</ul>
</li>
<li>Verifikasi
<ul>
<li>Logis</li>
<li>Realitas</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><strong>Analisis<br />
Situasi (AS)</strong></p>
<ul>
<li> Mengenali<br />
situasi</li>
<li>Memisahkan Prioritas</li>
<li>Melokasi AP, AK<br />
atau APP</li>
</ul>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/team-building-training-handout-pengenalan-diri-dan-sesama" rel="bookmark" class="wherego_title">TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Pengenalan Diri dan Sesama</a></li><li><a href="http://indosdm.com/coaching-and-counseling-hambatan-dan-gejala-gejala-kebutuhan" rel="bookmark" class="wherego_title">Coaching and Counseling: Hambatan dan Gejala-gejala kebutuhan</a></li><li><a href="http://indosdm.com/coaching-and-counseling-pengertian-kebutuhan" rel="bookmark" class="wherego_title">Coaching and Counseling: Pengertian &#038; Kebutuhan</a></li><li><a href="http://indosdm.com/informasi-seminar-dan-training-september-2010-plus" rel="bookmark" class="wherego_title">Informasi Seminar dan Training September 2010 Plus</a></li><li><a href="http://indosdm.com/kamus-kompetensi-mengambil-keputusan-decision-making" rel="bookmark" class="wherego_title">Kamus Kompetensi: Mengambil Keputusan (Decision Making)</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-menggunakan-enam-topi-berpikir" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Menggunakan Enam Topi Berpikir ?</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=54&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/team-building-training-handout-pengenalan-diri-dan-sesama' rel='bookmark' title='TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Pengenalan Diri dan Sesama'>TEAM BUILDING TRAINING &#8211; Handout Pengenalan Diri dan Sesama</a> <small>DIRI atau KEPRIBADIAN adalah sifat-sifat yang ada pada diri seseorang,...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-mendelegasikan' rel='bookmark' title='Bagaimana Mendelegasikan?'>Bagaimana Mendelegasikan?</a> <small>Ringkasan: Memberikan tanggungjawab kepada orang lain secara tepat Analisa tugas...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/10-kesalahan-utama-dalam-presentasi' rel='bookmark' title='10 Kesalahan Utama Dalam Presentasi'>10 Kesalahan Utama Dalam Presentasi</a> <small>10 Kesalahan Utama Dalam Presentasi Tidak tepat waktu Materi tidak...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/problem-solving-decision-making-pengenalan-prosdem/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Mendelegasikan?</title>
		<link>http://indosdm.com/bagaimana-mendelegasikan</link>
		<comments>http://indosdm.com/bagaimana-mendelegasikan#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 04:11:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Chief Editor</dc:creator>
				<category><![CDATA[Leadership Competencies]]></category>
		<category><![CDATA[How to delegates]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemimpinan]]></category>
		<category><![CDATA[Leadership]]></category>
		<category><![CDATA[Management tools]]></category>
		<category><![CDATA[mendelegasikan pekerjaan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indosdm.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Ringkasan: Memberikan tanggungjawab kepada orang lain secara tepat Analisa tugas Untuk setiap tugas: aruskah didelegasikan atau lebih baik Anda lakukan sendiri? Seberapa kompleks tugas tersebut? Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya? Pilih Orangnya Untuk setiap anggota tim: Ukur ketrampilan, minat, dan kebutuhan pengembangan Alokasikan tugas yang akan menantang dan memotivasi Identifikasi orang yang ingin [...]
Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-memotivasi-orang-lain' rel='bookmark' title='Bagaimana Memotivasi Orang Lain?'>Bagaimana Memotivasi Orang Lain?</a> <small>Ringkasan: Ingatlah bahwa yang apa memotivasi Anda mungkin dapat membuat...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-menentukan-prioritas' rel='bookmark' title='Bagaimana Menentukan Prioritas?'>Bagaimana Menentukan Prioritas?</a> <small>Ringkasan: Beradaptasi secara cepat terhadap prioritas yang berubah Deskripsikan konteksnya...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/memilih-gaya-manajemen' rel='bookmark' title='Memilih Gaya Manajemen'>Memilih Gaya Manajemen</a> <small>Apakah anda sekarang sedang mencari-cari gaya manajemen yang dapat anda...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ringkasan: Memberikan tanggungjawab kepada orang lain secara tepat</p>
<p><strong>Analisa tugas</strong></p>
<p>Untuk setiap tugas:</p>
<ul>
<li>aruskah didelegasikan atau lebih baik Anda lakukan sendiri?</li>
<li>Seberapa kompleks tugas tersebut?</li>
<li>Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya?</li>
</ul>
<p><strong>Pilih Orangnya </strong></p>
<p>Untuk setiap anggota tim:</p>
<ul>
<li>Ukur ketrampilan, minat, dan kebutuhan pengembangan</li>
<li>Alokasikan tugas yang akan menantang dan memotivasi</li>
<li>Identifikasi orang yang ingin Anda delegasikan dan pertimbangkan kompetensi dan kepercayaan dirinya:
<ul>
<li>Untuk kompetensi yang rendah, rencanakan training/coaching</li>
<li>Untuk kepercayaan diri yang rendah, dukung ia secara teratur</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><strong>Jelaskan pada orang yang bersangkutan </strong></p>
<ul>
<li>Definisikan sasaran yang SMART untuk tugas</li>
<li>Pastikan waktu yang diberikan sesuai dengan beban kerja orang tersebut.</li>
</ul>
<p><strong>Pantau prosesnya </strong></p>
<p><strong>Setujui tingkat tanggungjawab untuk pengambilan keputusan yang Anda berikan</strong></p>
<ul>
<li>TOTAL       –  PERGI DAN LAKSANAKAN SEPENUHNYA</li>
<li>INFORMASI – PERGI DAN BERITAHU</li>
<li>KONSULTASI – TANYAKAN DAN PERGI (periksa keputusan utama)</li>
<li>PERIKSA – TIDAK /PERGI (Bicarakan setiap ide)</li>
</ul>
<p><strong>Dukung Orangnya</strong></p>
<ul>
<li>Tawarkan coaching yang terus menerus</li>
<li>Catat kemajuan mereka secara informal</li>
</ul>
<p><strong>Review Hasilnya</strong></p>
<p>Review hasilnya:</p>
<ul>
<li>Untuk tugas – sudahkan mencapai 100%?  Apakah dibutuhkan revisi?</li>
<li>Untuk orang – Ketrampilan apa yang telah dikembangkan oleh mereka?</li>
<li>Reviewlah secara positif – berharap untuk mendapat kabar baik</li>
</ul>
<div id="wherego_related"><h3>Readers who viewed this page, also viewed:</h3><ul><li><a href="http://indosdm.com/coaching-and-counseling-tips-memberi-umpan-balik-efektif-kata-kunci" rel="bookmark" class="wherego_title">Coaching and Counseling: Tips Memberi Umpan Balik Efektif &#038; kata kunci</a></li><li><a href="http://indosdm.com/memilih-gaya-manajemen" rel="bookmark" class="wherego_title">Memilih Gaya Manajemen</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-memotivasi-orang-lain" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Memotivasi Orang Lain?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-menentukan-prioritas" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Menentukan Prioritas?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-membuat-perjanjian-kerja-outsource" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Membuat Perjanjian Kerja Outsource?</a></li><li><a href="http://indosdm.com/bagaimana-mengatasi-konflik-dalam-pengambilan-keputusan" rel="bookmark" class="wherego_title">Bagaimana Mengatasi Konflik dalam Pengambilan Keputusan?</a></li><li>Powered by <a href="http://ajaydsouza.com/wordpress/plugins/where-did-they-go-from-here/">Where did they go from here?</a></li></ul></div><img src="http://indosdm.com/?ak_action=api_record_view&id=34&type=feed" alt="" /><p>Related posts:<ol>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-memotivasi-orang-lain' rel='bookmark' title='Bagaimana Memotivasi Orang Lain?'>Bagaimana Memotivasi Orang Lain?</a> <small>Ringkasan: Ingatlah bahwa yang apa memotivasi Anda mungkin dapat membuat...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/bagaimana-menentukan-prioritas' rel='bookmark' title='Bagaimana Menentukan Prioritas?'>Bagaimana Menentukan Prioritas?</a> <small>Ringkasan: Beradaptasi secara cepat terhadap prioritas yang berubah Deskripsikan konteksnya...</small></li>
<li><a href='http://indosdm.com/memilih-gaya-manajemen' rel='bookmark' title='Memilih Gaya Manajemen'>Memilih Gaya Manajemen</a> <small>Apakah anda sekarang sedang mencari-cari gaya manajemen yang dapat anda...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://yarpp.org'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indosdm.com/bagaimana-mendelegasikan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

